Javascript must be enabled to continue!
PENGAMANAN CITRA SIDIK JARI MENGGUNAKAN KRIPTOGRAFI DAN STEGANOGRAFI FRAKTAL
View through CrossRef
Banyak data multimedia penting yang bertransmisi di internet, seperti data sidik jari, dan perlu dilakukan pengamanan terhadap data tersebut. Pengamanan citra sidik jari dilakukan dengan cara dienkripsi kemudian disembunyikan dengan metode fraktal. Enkripsi dan dekripsi dilakukan dengan menggunakan citra himpunan Mandelbrot. Kemudian citra terenkrip disembunyikan menggunakan citra sampul berupa citra himpunan Julia. Proses enkripsi dilakukan dengan mengubah nilai bit ke-2 setiap piksel dari citra sidik jari kemudian ditambahkan nilai warna dari citra fraktalnya sehingga diperoleh citra terenkrip. Proses dekripsi adalah proses kebalikannya sehingga diperoleh citra sidik jari awal. Sedangkan proses penyembunyian citra terenkrip yang sudah dikonversi dalam bentuk matriks biner ke dalam citra sampul menggunakan manipulasi warna sehingga dihasilkan citra stego yang secara visual sama dengan citra sampulnya dan diharapkan tahan terhadap serangan. Digunakan 10 citra uji sidik jari dari situs Kaggle dan 5 citra fraktal Mandelbrot serta 5 citra himpunan Julia. Hasil analisis citra terenkripsi menghasilkan nilai NPCR adalah 100% dan nilai rerata UACI adalah 40,99%. Hasil analisis citra stego menghasilkan rerata RMSE bernilai 0,22 dan rerata PSNR bernilai 61,297 terhadap citra sampul. Waktu proses enkripsi dan dekripsi reratanya adalah 0,14 detik, sedangkan waktu proses penyembunyian dan pengambilan citra reratanya adalah 4,54 detik
Title: PENGAMANAN CITRA SIDIK JARI MENGGUNAKAN KRIPTOGRAFI DAN STEGANOGRAFI FRAKTAL
Description:
Banyak data multimedia penting yang bertransmisi di internet, seperti data sidik jari, dan perlu dilakukan pengamanan terhadap data tersebut.
Pengamanan citra sidik jari dilakukan dengan cara dienkripsi kemudian disembunyikan dengan metode fraktal.
Enkripsi dan dekripsi dilakukan dengan menggunakan citra himpunan Mandelbrot.
Kemudian citra terenkrip disembunyikan menggunakan citra sampul berupa citra himpunan Julia.
Proses enkripsi dilakukan dengan mengubah nilai bit ke-2 setiap piksel dari citra sidik jari kemudian ditambahkan nilai warna dari citra fraktalnya sehingga diperoleh citra terenkrip.
Proses dekripsi adalah proses kebalikannya sehingga diperoleh citra sidik jari awal.
Sedangkan proses penyembunyian citra terenkrip yang sudah dikonversi dalam bentuk matriks biner ke dalam citra sampul menggunakan manipulasi warna sehingga dihasilkan citra stego yang secara visual sama dengan citra sampulnya dan diharapkan tahan terhadap serangan.
Digunakan 10 citra uji sidik jari dari situs Kaggle dan 5 citra fraktal Mandelbrot serta 5 citra himpunan Julia.
Hasil analisis citra terenkripsi menghasilkan nilai NPCR adalah 100% dan nilai rerata UACI adalah 40,99%.
Hasil analisis citra stego menghasilkan rerata RMSE bernilai 0,22 dan rerata PSNR bernilai 61,297 terhadap citra sampul.
Waktu proses enkripsi dan dekripsi reratanya adalah 0,14 detik, sedangkan waktu proses penyembunyian dan pengambilan citra reratanya adalah 4,54 detik.
Related Results
Transfer Jari Kedua Jari Kaki untuk Rekonstruksi Jari Pertama Jari Tangan Setelah Trauma Listrik (Laporan Kasus)
Transfer Jari Kedua Jari Kaki untuk Rekonstruksi Jari Pertama Jari Tangan Setelah Trauma Listrik (Laporan Kasus)
Latar belakang: jari pertama memiliki peran yang sangat penting pada fungsi tangan. Rekonstruksi jari pertama jari tangan dapat dilakukan menggunakan jari pertama jari. Jari kedua ...
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
PERBEDAAN KARAKTERISTIK SIDIK JARI POPULASI MONGOLOID JAWA DAN AUSTROMELANOSOID PAPUA DI INDONESIA
PERBEDAAN KARAKTERISTIK SIDIK JARI POPULASI MONGOLOID JAWA DAN AUSTROMELANOSOID PAPUA DI INDONESIA
ABSTRAK
Sidik jari tangan berperan penting untuk mengidentifikasi seseorang, karena setiap orang memiliki sidik jari yang berbeda. Sidik jari merupakan salah satu data primer sela...
ANALISIS DISTRIBUSI TEKANAN FLUIDA CAIR YANG MELALUI ELBOW 90O DENGAN VARIASI JARI-JARI KELENGKUNGAN
ANALISIS DISTRIBUSI TEKANAN FLUIDA CAIR YANG MELALUI ELBOW 90O DENGAN VARIASI JARI-JARI KELENGKUNGAN
Penggunaan pipa dalam suatu sistem saluran fluida banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Efisiensi dari suatu sistem saluran akan tercapai maksimal apabila desain atau peranc...
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
Steganografi dengan metode fraktal (fractal steganography) adalah teknik menyembunyikan informasi atau pesan, yang dapat berupa citra rahasia, dalam suatu citra sampul (cover image...
PENGGUNAAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) PADA TEKNOLOGI MOBIL MASA DEPAN MENGGUNAKAN SIDIK JARI
PENGGUNAAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) PADA TEKNOLOGI MOBIL MASA DEPAN MENGGUNAKAN SIDIK JARI
Manusia tak lepas dari aktifitas sehari-hari. Seorang pekerja harus berangkat ke kantor untuk bekerja. Seorang pelajar harus berangkat ke kampus ataupun ke sekolah untuk belajar, d...
Analisis Keselamatan Jalan Pada Tikungan Berdasarkan Jari-jari dan Kemiringan Melintang Tikungan
Analisis Keselamatan Jalan Pada Tikungan Berdasarkan Jari-jari dan Kemiringan Melintang Tikungan
Jari-jari dan kemiringan melintang tikungan merupakan faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas bila tidak sesuai dengan standar. Ruas jalan Mataram-Senggigi-Pemenang yang ...
PERANCANGAN WEB EDUKASI KRIPTOGRAFI DASAR
PERANCANGAN WEB EDUKASI KRIPTOGRAFI DASAR
<p><em>Cryptography is a science or art that is useful for maintaining the confidentiality of letters by converting messages into forms that are no longer understood (S...

