Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

INHALASI LEMON (CYTRUS) UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB HJ. ZURRAHMI, SST, SKM

View through CrossRef
Mual dan muntah adalah gejala yang sering didapatkan pada kehamilan trimester I. Mual muntah terjadi dengan presentasi 5,75% di Provinsi Riau dan 8,41% di Kota Pekanbaru. Pemberian inhalasi lemon merupakan salah satu cara non-farmakologis yang dapat mengurangi mual dan muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas inhalasi lemon (cytrus) untuk mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Hj. Zurrahmi, SST, SKM. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada Februari sampai Oktober 2023. Rancangan pada penelitian adalah Quasy Experiment, dengan menggunakan rancangan one group pre test dan post test design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah di PMB Hj. Zurrahmi, SST, SKM. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 12 responden. Pengukuran frekuensi mual muntah dengan menggunakan skala Pregnancy Unique Quantification of Emesis Scale (PUQE). Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Ranks Test  dan diperoleh hasil nilai P-Value 0,003<0,05. Berdasarkan hasil uji statistik tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pemberian inhalasi lemon (cytrus) efektif dalam mengurangi frekuensi mual muntah dengan nilai P-Value 0,003<0,05. Disarankan bagi ibu hamil yang menderita mual muntah agar dapat menggunakan inhalasi lemon (cytrus) sebagai alternatif mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Title: INHALASI LEMON (CYTRUS) UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB HJ. ZURRAHMI, SST, SKM
Description:
Mual dan muntah adalah gejala yang sering didapatkan pada kehamilan trimester I.
Mual muntah terjadi dengan presentasi 5,75% di Provinsi Riau dan 8,41% di Kota Pekanbaru.
Pemberian inhalasi lemon merupakan salah satu cara non-farmakologis yang dapat mengurangi mual dan muntah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas inhalasi lemon (cytrus) untuk mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Hj.
Zurrahmi, SST, SKM.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada Februari sampai Oktober 2023.
Rancangan pada penelitian adalah Quasy Experiment, dengan menggunakan rancangan one group pre test dan post test design.
Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah di PMB Hj.
Zurrahmi, SST, SKM.
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 12 responden.
Pengukuran frekuensi mual muntah dengan menggunakan skala Pregnancy Unique Quantification of Emesis Scale (PUQE).
Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Ranks Test  dan diperoleh hasil nilai P-Value 0,003<0,05.
Berdasarkan hasil uji statistik tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pemberian inhalasi lemon (cytrus) efektif dalam mengurangi frekuensi mual muntah dengan nilai P-Value 0,003<0,05.
Disarankan bagi ibu hamil yang menderita mual muntah agar dapat menggunakan inhalasi lemon (cytrus) sebagai alternatif mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I.

Related Results

Efektivitas Aroma Terapi Lemon untuk Menangani Emesis Gravidarum
Efektivitas Aroma Terapi Lemon untuk Menangani Emesis Gravidarum
Studi memperkirakan emesis gravidarum terjadi pada 50-90% kehamilan. Mual muntah pada kehamilan memberikan dampak yang signifikan bagi tubuh dimana ibu menjadi lemah, pucat dan cai...
Penurunan Mual Muntah Ibu Hamil Primipara Trimester 1 Menggunakan Air Rebusan Jahe
Penurunan Mual Muntah Ibu Hamil Primipara Trimester 1 Menggunakan Air Rebusan Jahe
Adanya kehamilan menimbulkan perubahan pada hormonal terutama hormon esterogen dan HCG (Hormon Chorionic Gonadotropin) sehingga menimbulkan rangsang adanya mual muntah terutama di ...
Terapi Akupresur Pada Ibu Hamil Dengan Emesis Gravidarum
Terapi Akupresur Pada Ibu Hamil Dengan Emesis Gravidarum
Tingkat kejadian emesis gravidarum lebih dari 80% pada wanita hamil di Indonesia mengalami mual muntah yang berlebihan. Insidensi terjadinya kasus emesis gravidarum sebesar 8 sampa...
The effectzingiber officinale PENGARUH AIR SEDUHAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I
The effectzingiber officinale PENGARUH AIR SEDUHAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I
  Latar belakang : Emesis gravidarum adalah gejala yang sering terdapat pada kehamilan trimester pertama, gejala ini biasanya terjadi enam minggu setelah hari pertama haid te...
Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Muara Bengkal
Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Muara Bengkal
Di Indonesia terdapat (50-90%) kasus emesis gravidarum yang dialami oleh ibu hamil pada primigravida (60-80%) dan (40-60%) pada multigravida. Aromaterapi merupakan pengobatan alter...
Pengaruh Aroma Terapi Papperint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I
Pengaruh Aroma Terapi Papperint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I
Abstrak : Konsepsi atau pembuahan adalah penyatuan sel telur dengan sperma yang kemudian akan berkembang menjadi embrio dan terus berkembang menjadi janin, dan lahirlah bayi. Mual ...

Back to Top