Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi di Puskesmas Kalipucang
View through CrossRef
Abstract. Hypertension is a complex disease because it can damage many organ systems. The prevalence of hypertension in Indonesia is still increasing until now. The increase in cases is due to hypertension being a multifactorial disease. The risk factors for hypertension are classified as modifiable and non-modifiable. Therefore, researchers are interested in studying the description of the characteristics of hypertensive patients at the Kalipucang Health Center. This study used an analytic observational method with a cross-sectional design. The sampling technique is consecutive sampling. Patient data was taken from the Kalipucang Health Center medical records. Obtained data on hypertension patients as many as 129 patients. The results showed that the majority of hypertension patients at the Kalipucang Health Center were aged ≥60 (68.2%), women (93.8%), obesity 1 (35.7%), and stage 1 hypertension (46.5%). It was concluded that the characteristics of hypertension patients at the Kalipucang Health Center were ≥60 years old, female, obese 1, and had stage 1 hypertension.
Abstrak. Hipertensi adalah penyakit yang bersifat kompleks karena dapat merusak banyak sistem organ. Sampai saat ini prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia masih terus meningkat. Peningkatan kasus disebabkan karena hipertensi merupakan penyakit yang bersifat multifaktorial. Faktor risiko hipertensi dibedakan menjadi dapat dimodifikasi dan tidak dapat dimodifikasi. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti tentang gambaran karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan consecutive sampling. Data pasien diambil dari data rekam medis di Puskesmas Kalipucang sehingga diperoleh data pasien hipertensi sebanyak 129 pasien. Hasil menunjukan bahwa mayoritas pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang berusia ≥60 (68,2%), Wanita (93,8%), Obesitas 1 (35,7%), dan hipertensi stage 1 (46,5%). Disimpulkan bahwa gambaran karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang adalah berusia ≥60, wanita, obesitas 1, dan memiliki hipertensi stage 1.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi di Puskesmas Kalipucang
Description:
Abstract.
Hypertension is a complex disease because it can damage many organ systems.
The prevalence of hypertension in Indonesia is still increasing until now.
The increase in cases is due to hypertension being a multifactorial disease.
The risk factors for hypertension are classified as modifiable and non-modifiable.
Therefore, researchers are interested in studying the description of the characteristics of hypertensive patients at the Kalipucang Health Center.
This study used an analytic observational method with a cross-sectional design.
The sampling technique is consecutive sampling.
Patient data was taken from the Kalipucang Health Center medical records.
Obtained data on hypertension patients as many as 129 patients.
The results showed that the majority of hypertension patients at the Kalipucang Health Center were aged ≥60 (68.
2%), women (93.
8%), obesity 1 (35.
7%), and stage 1 hypertension (46.
5%).
It was concluded that the characteristics of hypertension patients at the Kalipucang Health Center were ≥60 years old, female, obese 1, and had stage 1 hypertension.
Abstrak.
Hipertensi adalah penyakit yang bersifat kompleks karena dapat merusak banyak sistem organ.
Sampai saat ini prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia masih terus meningkat.
Peningkatan kasus disebabkan karena hipertensi merupakan penyakit yang bersifat multifaktorial.
Faktor risiko hipertensi dibedakan menjadi dapat dimodifikasi dan tidak dapat dimodifikasi.
Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti tentang gambaran karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang.
Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional.
Teknik pengambilan sampel yaitu dengan consecutive sampling.
Data pasien diambil dari data rekam medis di Puskesmas Kalipucang sehingga diperoleh data pasien hipertensi sebanyak 129 pasien.
Hasil menunjukan bahwa mayoritas pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang berusia ≥60 (68,2%), Wanita (93,8%), Obesitas 1 (35,7%), dan hipertensi stage 1 (46,5%).
Disimpulkan bahwa gambaran karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang adalah berusia ≥60, wanita, obesitas 1, dan memiliki hipertensi stage 1.
.
Related Results
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang ...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima. P...
GAMBARAN TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RST. DR. ASMIR SALATIGA
GAMBARAN TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RST. DR. ASMIR SALATIGA
Peningkatan tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik ≥140 mmHg/ ≥90 mmHg setelah dua kali pengukuran secara terpisah dapat disebut sebagai hipertensi. Pengobatan hiperten...
Rokok Dan Hipertensi
Rokok Dan Hipertensi
Hypertension was one of the non-communicable diseases that may cause death in Indonesia. Through Healthy Indonesia Program with Family Approach (PIS-PK), the public health centers ...
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien adalah hasil penilaian pasien terhadap pel...
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
Terkait dengan penatalaksanaan pandemi Corona virus disesase-19 (Covid-19), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan pedoman bagi tenaga kesehatan tentang pengelom...
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT DI PUSKESMAS KARANG INTAN 2 KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR DESCRIPTION OF PATIENT SATISFACTION LEVELS ON DRUG INFORMATION SERVICES AT KARANG INTAN HEALTH CENTER 2, KARANG INTAN DI
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT DI PUSKESMAS KARANG INTAN 2 KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR DESCRIPTION OF PATIENT SATISFACTION LEVELS ON DRUG INFORMATION SERVICES AT KARANG INTAN HEALTH CENTER 2, KARANG INTAN DI
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP
PELAYANAN INFORMASI OBAT DI PUSKESMAS KARANG
INTAN 2 KECAMATAN KARANG INTAN
KABUPATEN BANJAR
DESCRIPTION OF PATIENT SATISFACTION LEVEL...

