Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH TEKNIK MASASE COUNTER PRESSURE TERHADAP INTENSITAS PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI BPM HERASDIANA

View through CrossRef
PENGARUH TEKNIK MASASE COUNTER PRESSURE TERHADAP INTENSITAS PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI BPM HERASDIANA   1Selvy Apriani, 2HEnderia Sari 1Fakultas ilmu Kesehatan Program studi D III Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang selvy.apriani.26@gmail.com 2Fakultas ilmu Kesehatan Program studi D III Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembangen sarienderia@gmail.com   ABSTRAK Proses persalinan merupakan rangkaian yang pasti dilalui oleh setiap ibu hamil, nyeri pada saat persalinan merupakan kondisi fisiologis yang secara universal di alami oleh hampir semua ibu bersalin. Manajemen nyeri persalinan dapat diterapkan secara non farmakologis tanpa penggunaan obat-obatan seperti relaksasi dan masase. Persalinan lama adalah penyebab utama kesakitan ibu selama persalinan, nyeri persalinan dapat dikelola melalui penanganan nyeri yang tepat salah satunya dengan teknik masase counter pressure. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui intensitas nyeri persalinan sebelum dan setelah dilakukan masase counter pressure serta pengaruh teknik masase counter pressure. Metode penelitian yang digunakanadalah quasi eksperiment, desain satu kelompok pre dan post test. Teknik menggunakan observasi partisipatif, yaitu melakukan pengukuran intensitas nyeri dan melakukan tindakan teknik masase counter pressure. Sample penelitian adalah ibu bersalian yang berda dalam kala I fase aktif, berjumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sample total sampling. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata nyeri sebelum masase counter pressure 7,27 dengan standar deviasi 691. Pada responden yang telah dilakukan teknik masase counter pressure rata-rata nyeri persalinan adalah 5,47 dengan standar deviasi 819. Terlihat nilai mean perbedaan antara nyeri sebelum dan sesudah teknik masase counter pressure adalah 1800 dengan standar deviasi 887. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,0001 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang significan rata-rata intensitas penurunan nyeri sebelum dan sesudah dilakukan teknik masase counter pressure. Kesimpulan terdapat pengaruh teknik masase counter pressure terhadap penurunan intensitas persalinan normal. Teknik masase counter pressure dapat diterapkan oleh bidan dalam melakukan asuhan intranatal, dapat dimasukan dalam protap penatalaksanaan nyeri persalinan.    
Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo
Title: PENGARUH TEKNIK MASASE COUNTER PRESSURE TERHADAP INTENSITAS PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI BPM HERASDIANA
Description:
PENGARUH TEKNIK MASASE COUNTER PRESSURE TERHADAP INTENSITAS PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI BPM HERASDIANA   1Selvy Apriani, 2HEnderia Sari 1Fakultas ilmu Kesehatan Program studi D III Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang selvy.
apriani.
26@gmail.
com 2Fakultas ilmu Kesehatan Program studi D III Kebidanan, Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembangen sarienderia@gmail.
com   ABSTRAK Proses persalinan merupakan rangkaian yang pasti dilalui oleh setiap ibu hamil, nyeri pada saat persalinan merupakan kondisi fisiologis yang secara universal di alami oleh hampir semua ibu bersalin.
Manajemen nyeri persalinan dapat diterapkan secara non farmakologis tanpa penggunaan obat-obatan seperti relaksasi dan masase.
Persalinan lama adalah penyebab utama kesakitan ibu selama persalinan, nyeri persalinan dapat dikelola melalui penanganan nyeri yang tepat salah satunya dengan teknik masase counter pressure.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui intensitas nyeri persalinan sebelum dan setelah dilakukan masase counter pressure serta pengaruh teknik masase counter pressure.
Metode penelitian yang digunakanadalah quasi eksperiment, desain satu kelompok pre dan post test.
Teknik menggunakan observasi partisipatif, yaitu melakukan pengukuran intensitas nyeri dan melakukan tindakan teknik masase counter pressure.
Sample penelitian adalah ibu bersalian yang berda dalam kala I fase aktif, berjumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sample total sampling.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata nyeri sebelum masase counter pressure 7,27 dengan standar deviasi 691.
Pada responden yang telah dilakukan teknik masase counter pressure rata-rata nyeri persalinan adalah 5,47 dengan standar deviasi 819.
Terlihat nilai mean perbedaan antara nyeri sebelum dan sesudah teknik masase counter pressure adalah 1800 dengan standar deviasi 887.
Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,0001 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang significan rata-rata intensitas penurunan nyeri sebelum dan sesudah dilakukan teknik masase counter pressure.
Kesimpulan terdapat pengaruh teknik masase counter pressure terhadap penurunan intensitas persalinan normal.
Teknik masase counter pressure dapat diterapkan oleh bidan dalam melakukan asuhan intranatal, dapat dimasukan dalam protap penatalaksanaan nyeri persalinan.
   .

Related Results

PEMBERIAN EDUKASI METODE BIRTH BALL UNTUK PENURUNAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI TPMB ANDINA PRIMITASARI PALEMBANG
PEMBERIAN EDUKASI METODE BIRTH BALL UNTUK PENURUNAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI TPMB ANDINA PRIMITASARI PALEMBANG
Abstrak Persalinan merupakan proses fisiologis yang hampir selalu disertai rasa nyeri akibat kontraksi uterus, dilatasi serviks, serta penurunan dan rotasi janin di jalan lahir. Pa...
Counter Pressure Massage With Pain In The First Stage Of Labor
Counter Pressure Massage With Pain In The First Stage Of Labor
Latar Belakang: Persalinan merupakan proses yang dilalui dengan berbagai cara. Pada proses nya persalinan akan menimbulkan rasa nyeri dan ketidak nyamanan. nyeri persalinan disebab...
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Latar Belakang :“Melakukan prenatal yoga selama kehamilan dapat mempengaruhi durasi waktu persalinan, dikarenakan adanya latihan olah nafas dan latihan olah tubuh yang berpengaruh ...
Pengaruh Tehknik Murottal Al-Qur’an Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di RSUD dr. Zainoel Abidin
Pengaruh Tehknik Murottal Al-Qur’an Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di RSUD dr. Zainoel Abidin
Hampir semua ibu hamil mengalami nyeri persalinan. Intensitas nyeri selama persalinan dapat mempengaruhi proses persalinan dan kesejahteraan janin. Berbagai upaya telah dilakukan u...
KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN MUSIK KLASIK TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA 1
KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN MUSIK KLASIK TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA 1
Nyeri persalinan adalah kejadian sensasi fisik yang terkait dengan kontraksi uterus, dilatasi dan penipisan serviks, serta penurunan janin selama persalinan. Nyeri persalinan mulai...
METODE MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA I
METODE MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA I
ABSTRACT Background: Pain during childbirth is a physiological condition that is generally experienced by almost all women who give birth. This pain is a subjective experience caus...

Back to Top