Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Laparotomi Miomektomi Mioma Uteri Wanita Usia 48 Tahun: Laporan Kasus

View through CrossRef
Latar Belakang: Mioma uteri disebut juga fibroid uterus atau leiomyoma merupakan neoplasma jinak yang berasal dari otot, dan jaringan ikatuterus, yang sering terjadi pada usia reproduksi. Diduga penyebab timbulnya mioma uteri paling banyak oleh karena stimulasi hormon estrogen yangberlebihan. Keluhan yang diakibatkan oleh mioma uteri sangat tergantung pada lokasi, arah pertumbuhan, jenis, besar dan jumlah mioma. Keluhanyang sering muncul adalah menorrhagia. Hanya sekitar 20 – 50 % saja mioma uteri menimbulkan keluhan, sedangkan sisanya tidak mengeluh apapun.Kasus: Kami melaporkan kasus perempuan usia 48 tahun dengan nyeri perut kanan bawah. Pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan pada abdomen.Pada pemeriksaan USG didapatkan kesan adanya mioma uteri intramural dengan ukuran 4,76 cm× 6,20 cm × 3,60.Pembahasan: Selanjutnya dilakukan tindakan operatif laparatomi miomektomi untuk mengambil mioma dengan tetap mempertahankan uterus. Hasilpemeriksaaan laboratorium histopatologi adalah leiomyoma tanpa disertai tanda-tanda keganasan. Selama operasi dan setelah operasi tidak adakomplikasi.Kata Kunci: Mioma uteri; fibroid uterus; miomektomi; laparotomi
Title: Laparotomi Miomektomi Mioma Uteri Wanita Usia 48 Tahun: Laporan Kasus
Description:
Latar Belakang: Mioma uteri disebut juga fibroid uterus atau leiomyoma merupakan neoplasma jinak yang berasal dari otot, dan jaringan ikatuterus, yang sering terjadi pada usia reproduksi.
Diduga penyebab timbulnya mioma uteri paling banyak oleh karena stimulasi hormon estrogen yangberlebihan.
Keluhan yang diakibatkan oleh mioma uteri sangat tergantung pada lokasi, arah pertumbuhan, jenis, besar dan jumlah mioma.
Keluhanyang sering muncul adalah menorrhagia.
Hanya sekitar 20 – 50 % saja mioma uteri menimbulkan keluhan, sedangkan sisanya tidak mengeluh apapun.
Kasus: Kami melaporkan kasus perempuan usia 48 tahun dengan nyeri perut kanan bawah.
Pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan pada abdomen.
Pada pemeriksaan USG didapatkan kesan adanya mioma uteri intramural dengan ukuran 4,76 cm× 6,20 cm × 3,60.
Pembahasan: Selanjutnya dilakukan tindakan operatif laparatomi miomektomi untuk mengambil mioma dengan tetap mempertahankan uterus.
Hasilpemeriksaaan laboratorium histopatologi adalah leiomyoma tanpa disertai tanda-tanda keganasan.
Selama operasi dan setelah operasi tidak adakomplikasi.
Kata Kunci: Mioma uteri; fibroid uterus; miomektomi; laparotomi.

Related Results

Diagnóstico de mioma pediculado torcido de ovário: uma revisão sistemática
Diagnóstico de mioma pediculado torcido de ovário: uma revisão sistemática
Objetivo: Realizar uma revisão sistemática sobre as condutas no diagnóstico de mioma pediculado torcido de ovário. Fontes de dados: Pesquisa bibliográfica nas bases de pesquisa Uni...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Investigation of the Anatomical Structure of Cervix uteri, Corpus uteri and Cornu uteri in Red foxes (Vulpes vulpes)
Investigation of the Anatomical Structure of Cervix uteri, Corpus uteri and Cornu uteri in Red foxes (Vulpes vulpes)
The Red fox (Vulpes vulpes) is the largest of the true foxes and the most abundant wild member of the carnivora. This study aimed to determine the anatomical structure of the cervi...
PEMENUHAN KEBUTUHAN ZAT FITOESTROGEN PADA WANITA USIA MENOPAUSE
PEMENUHAN KEBUTUHAN ZAT FITOESTROGEN PADA WANITA USIA MENOPAUSE
ABSTRACT  Background Menopause is a phase of female reproduction characterized by the cessation of menstruation due to decreased production of the hormone estrogen, which begins to...

Back to Top