Javascript must be enabled to continue!
Traceability pada Rantai Pasok Pangan Halal: Review Literatur
View through CrossRef
Produk halal saat ini telah menjadi suatu trend di seluruh dunia, baik itu di negara muslim ataupun negara non-muslim. Tidak kurang dari USD650 juta transaksi produk halal terjadi di setiap tahunnya di berbagai negara diseluruh dunia. Bagi umat Muslim, mengkonsumsi produk halal baik itu dari makanan atau produk lainnya merupakan sebuah kewajiban. Untuk mempermudah konsumen mengetahui bahwa makanan yang di konsumsi tersebut halal atau tidak, baik itu makanan dalam kemasan maka dapat dilihat dari label halal yang tertera pada kemasan makanan tersebut. Pengertian Halal merupakan sesuatu yang tidak mengandung unsur ataupun bahan yang dikatakan haram atau dilarang untuk dikonsumsi oleh umat Islam, dan pengolahannya produk tersebut tidak bertentangan dengan syariat Islam. Traceability halal dapat digunakan sebagai media untuk melacak status kehalalan dari suatu produk makanan, dengan cara merekam semua informasi kegiatan dalam menghasilkan produk mulai hulu yaitu asal usul bahan baku sampai dengan hilir. Review literatur ini bertujuan untuk mengetahui sistem Traceability pada rantai pasok pangan halal. Secara khusus pembahasan meliputi definisi secara umum berkaitan dengan pangan halal, rantai pasok pangan halal dan Traceability pangan halal.
Halal products are now becoming a trend of consumption throughout the world, both in Muslim and non-Muslim countries. No less than USD650 million of halal product transactions occur every year. For Muslims consuming halal products is an obligation. To make it easier to find out which foods are consumed halal especially in packaged foods, it can be seen from the halal label listed on the food packaging. The definition of Halal is that it does not contain illicit ingredients or ingredients or is prohibited for consumption by Muslims, and its processing does not conflict with Islamic law. Halal halability can be used as a medium to track the halal status of a food product, by recording all information on activities in producing products from upstream, namely the origin of raw materials to downstream. This literature review aims to determine the Traceability system in the halal food supply chain. Specifically the discussion includes general definitions relating to halal food, halal food supply chain and halal food traceability.
Universitas Sumatera Utara
Title: Traceability pada Rantai Pasok Pangan Halal: Review Literatur
Description:
Produk halal saat ini telah menjadi suatu trend di seluruh dunia, baik itu di negara muslim ataupun negara non-muslim.
Tidak kurang dari USD650 juta transaksi produk halal terjadi di setiap tahunnya di berbagai negara diseluruh dunia.
Bagi umat Muslim, mengkonsumsi produk halal baik itu dari makanan atau produk lainnya merupakan sebuah kewajiban.
Untuk mempermudah konsumen mengetahui bahwa makanan yang di konsumsi tersebut halal atau tidak, baik itu makanan dalam kemasan maka dapat dilihat dari label halal yang tertera pada kemasan makanan tersebut.
Pengertian Halal merupakan sesuatu yang tidak mengandung unsur ataupun bahan yang dikatakan haram atau dilarang untuk dikonsumsi oleh umat Islam, dan pengolahannya produk tersebut tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Traceability halal dapat digunakan sebagai media untuk melacak status kehalalan dari suatu produk makanan, dengan cara merekam semua informasi kegiatan dalam menghasilkan produk mulai hulu yaitu asal usul bahan baku sampai dengan hilir.
Review literatur ini bertujuan untuk mengetahui sistem Traceability pada rantai pasok pangan halal.
Secara khusus pembahasan meliputi definisi secara umum berkaitan dengan pangan halal, rantai pasok pangan halal dan Traceability pangan halal.
Halal products are now becoming a trend of consumption throughout the world, both in Muslim and non-Muslim countries.
No less than USD650 million of halal product transactions occur every year.
For Muslims consuming halal products is an obligation.
To make it easier to find out which foods are consumed halal especially in packaged foods, it can be seen from the halal label listed on the food packaging.
The definition of Halal is that it does not contain illicit ingredients or ingredients or is prohibited for consumption by Muslims, and its processing does not conflict with Islamic law.
Halal halability can be used as a medium to track the halal status of a food product, by recording all information on activities in producing products from upstream, namely the origin of raw materials to downstream.
This literature review aims to determine the Traceability system in the halal food supply chain.
Specifically the discussion includes general definitions relating to halal food, halal food supply chain and halal food traceability.
.
Related Results
Analisis Dampak Kesadaran Halal dan Label Halal terhadap Niat Beli Mie Instan Korea Pada Remaja di Sumenep Melalui Sikap
Analisis Dampak Kesadaran Halal dan Label Halal terhadap Niat Beli Mie Instan Korea Pada Remaja di Sumenep Melalui Sikap
ABSTRAK
Tujuan dilangsungkannya sebuah penelitian ini ialah untuk mengkaji pengaruh kesadaran halal dan label halal terhadap niat beli mie instan Korea pada remaja di Sumenep melal...
SUPPLY CHAIN HALAL : PENGARUH TRACEABILITY (BLOCKCHAIN), SERTIFIKASI, DAN KEPATUHAN PEMASOK TERHADAP KEPERCAYAAN RANTAI PASOK (KOTA MAKASSAR, SELAWESI SELATAN)
SUPPLY CHAIN HALAL : PENGARUH TRACEABILITY (BLOCKCHAIN), SERTIFIKASI, DAN KEPATUHAN PEMASOK TERHADAP KEPERCAYAAN RANTAI PASOK (KOTA MAKASSAR, SELAWESI SELATAN)
Peningkatan kesadaran masyarakat Muslim terhadap pentingnya kehalalan produk menuntut penguatan sistem rantai pasok halal yang tidak hanya mengandalkan sertifikasi, tetapi juga men...
Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Sirup Markisa Dengan Balance Scorecard di Provinsi Sumatera Utara
Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Sirup Markisa Dengan Balance Scorecard di Provinsi Sumatera Utara
Rantai pasok markisa merupakan suatu konsep yang memiliki sistem pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi serta aliran keuangan dalam proses distribusi buah...
The Role of Halal Center in Increasing Sustainable Economy in the Halal Industry Sector
The Role of Halal Center in Increasing Sustainable Economy in the Halal Industry Sector
The role of the Indonesian Ulama Council (MUI) in halal labeling is still considered ineffective. So, the government enacted Law Number 3 of 2014 concerning Halal Product Guarantee...
Usulan Aksi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Produk Pancake Durian dengan Pendekatan House Of Risk (HOR) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)
Usulan Aksi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Produk Pancake Durian dengan Pendekatan House Of Risk (HOR) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)
Besarnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pangan yang baik dan aman untuk dikonsumsi semakin menuntut para produsen makanan untuk lebih memperhatikan aspek keamanan pangan pad...
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
<p>Beef products demand keeps increasing and its domestic supply is insufficient. Domestic beef production to meet domestic demand is one of priorities in the 2015-2019 Strat...
ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK AGROINDUSTRI APEL
ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK AGROINDUSTRI APEL
Kinerja rantai pasok sangat dipengaruhi oleh dua hal, yaitu membagi informasi dan kemampuan kolaborasi. Membagi informasi memainkan peran penting dalam mendukung kemampuan kolabora...
Model Penilaian Kinerja Rantai Pasok Hijau Agroindustri Potato Chips
Model Penilaian Kinerja Rantai Pasok Hijau Agroindustri Potato Chips
The speed and accuracy of fulfilling potato needs in the potato processing industry are needed to anticipate consumer demand. This condition is influenced by the performance of sup...

