Javascript must be enabled to continue!
KAJI EKSPERIMENTAL PEMANFAATAN KALOR BUANGAN KONDENSOR UNTUK KEBUTUHAN PENGERINGAN
View through CrossRef
Abstrak Kaji eksperimental pemanfaatan kalor buangan kondensor untuk kebutuhan pengeringan telah diteliti. Proses pendinginan dengan mesin refrigerasi siklus uap dimana kalor yang masuk ke sistem berasal dari beban pendinginan ditambah kalor hasil kerja kompresi dari kompresor biasanya dibuang ke lingkungan. Penelitian ini akan mengkaji kemungkinan pemanfaatan kalor yang dibuang ke lingkungan tersebut dengan cara pengembangan prototipe pendinginan dan pengeringan terpadu. Selain itu diharapkan akan diperoleh efek pendinginan bagi produk tertentu melalui kerja evaporator dan efek pengeringan melalui kerja kondensor. Unit pendinginan dan pengeringan terpadu menggunakan Freon R-22 dengan daya kompresor 0.5 hp (0.368 kW) dengan produk pendinginan yakni massa air 32 kg. Hasil penelitian memperlihatkan pada temperatur kondensasi 48.3 oC diperoleh temperatur lemari pengering rata-rata 37.8 oC dengan kapasitas pemanasan 914.6 W yaitu dimana ratio kompresi 6.98 dengan tekanan evaporasi 38.6 psia dan temperatur evaporasi -18.5 oC. Pada beban kerja sebesar 613.057 W diperoleh daya kompresi terpakai 307.6 W dengan COP sebesar 1.99, sedangkan laju kalor yang dilepas kondensor sebesar 920.72 W.
Title: KAJI EKSPERIMENTAL PEMANFAATAN KALOR BUANGAN KONDENSOR UNTUK KEBUTUHAN PENGERINGAN
Description:
Abstrak Kaji eksperimental pemanfaatan kalor buangan kondensor untuk kebutuhan pengeringan telah diteliti.
Proses pendinginan dengan mesin refrigerasi siklus uap dimana kalor yang masuk ke sistem berasal dari beban pendinginan ditambah kalor hasil kerja kompresi dari kompresor biasanya dibuang ke lingkungan.
Penelitian ini akan mengkaji kemungkinan pemanfaatan kalor yang dibuang ke lingkungan tersebut dengan cara pengembangan prototipe pendinginan dan pengeringan terpadu.
Selain itu diharapkan akan diperoleh efek pendinginan bagi produk tertentu melalui kerja evaporator dan efek pengeringan melalui kerja kondensor.
Unit pendinginan dan pengeringan terpadu menggunakan Freon R-22 dengan daya kompresor 0.
5 hp (0.
368 kW) dengan produk pendinginan yakni massa air 32 kg.
Hasil penelitian memperlihatkan pada temperatur kondensasi 48.
3 oC diperoleh temperatur lemari pengering rata-rata 37.
8 oC dengan kapasitas pemanasan 914.
6 W yaitu dimana ratio kompresi 6.
98 dengan tekanan evaporasi 38.
6 psia dan temperatur evaporasi -18.
5 oC.
Pada beban kerja sebesar 613.
057 W diperoleh daya kompresi terpakai 307.
6 W dengan COP sebesar 1.
99, sedangkan laju kalor yang dilepas kondensor sebesar 920.
72 W.
Related Results
Modifikasi Model Rak Alat Pengering Tipe Hybrid Pada Pengeringan Ikan Keumamah
Modifikasi Model Rak Alat Pengering Tipe Hybrid Pada Pengeringan Ikan Keumamah
Abstrak. Pengeringan hybrid merupakan pengeringan yang menggunakan dua atau lebih sumber energi untuk proses penguapan air. Teknologi ini merupakan alternatif teknologi untuk penge...
Analisis Pengaruh Temperatur dan Laju Alir Air Pendingin Terhadap Kinerja Kondensor Di PLTU Cirebon Unit 1
Analisis Pengaruh Temperatur dan Laju Alir Air Pendingin Terhadap Kinerja Kondensor Di PLTU Cirebon Unit 1
Kondensor adalah alat yang berfungsi mendinginkan atau mengkondensasikan uap keluaran turbin menjadi air. Air pendingin yang masuk ke dalam kondensor memliki nilai temperatur dan...
STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA PIPA KALOR FLEKSIBEL
STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA PIPA KALOR FLEKSIBEL
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja pipa kalor fleksibel. Pipa kalor fleksibel dibuat denganpanjang 450 mm. Bagian evaporator terbuat dari tembaga dengan panjang 150 mm,...
Proses PEMBUATAN BUBUK DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI TAMBAHAN MAKANAN FUNGSIONAL BERDASARKAN SUHU DAN LAMA PENGERINGAN YANG BERBEDA
Proses PEMBUATAN BUBUK DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI TAMBAHAN MAKANAN FUNGSIONAL BERDASARKAN SUHU DAN LAMA PENGERINGAN YANG BERBEDA
Kelor (Moringa oleifera) sudah dikenal selama berabad-abad sebagai tanaman multiguna, padat nutrisi dan berkhasiat sebagai obat. Namun pembuatan kelor menjadi tepung atau bubuk ser...
Pengaruh Kecepatan Udara Dan Kapasitas Pengeringan Pada Mesin Pengering Kerupuk Ikan Tongkol
Pengaruh Kecepatan Udara Dan Kapasitas Pengeringan Pada Mesin Pengering Kerupuk Ikan Tongkol
Penelitian tentang pengaruh kecepatan udara pengeringan kerupuk sudah pernah dilakukan oleh Siregar, M. S., Anggara, M., Aldrin, A., & Hidayat, A. (2023) yang dimana kecepatan ...
ANALISIS EKSERGI PENGERINGAN IRISAN TEMULAWAK
ANALISIS EKSERGI PENGERINGAN IRISAN TEMULAWAK
Java turmeric (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) is a medicinal plant used as raw material for making herbal medicine, its rhizome cut into slices and dried so called simplicia. Curcuma ...
PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM
PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM
PT Bukit Asam Tbk adalah perusahaan bisnis batubara yang cukup besar di Indonesia. Batubara tergolong sumber energi karena memiliki nilai kalor untuk terjadinya pembakaran. Oleh ka...
Analisis Pengaruh Perubahan Tekanan Vakum Kondensor Terhadap Performa Turbin Uap
Analisis Pengaruh Perubahan Tekanan Vakum Kondensor Terhadap Performa Turbin Uap
Vacuum pump condenser merupakan komponen yang menjaga tingkat kevakuman dalam kondensor. Turbin uap adalah satu dari beberapa komponen utama yang ada di PLTU yang harus dijaga agar...

