Javascript must be enabled to continue!
METODE QEC UNTUK PENILAIAN POSTUR TUBUH PEKERJA DI MENARA LOGAM
View through CrossRef
Tuntutan pekerjaan, minimnya pengetahuan serta keterbatasan menyebabkan pekerja tidak memperhatikan postur tubuh saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah suatu jenis pekerjaan memiliki risiko cedera sistem muskuloskeletal secara keseluruhan. Metode yang digunakan untuk menilai postur tubuh pekerja adalah QEC. Metode QEC mempertimbangkan pendapat pekerja yang dianalisis. Penelitian diawali dengan observasi langsung untuk melihat dan mengamati postur tubuh pekerja saat bekerja, kemudian mengumpulkan data dengan mengisi lembar kuisioner QEC oleh pekerja dan pengamat, memasukkan data kuisioner ke QEC Calculation Tool Template untuk mendapatkan nilai exposure score, lalu menghitung nilai exposure level pekerja bagian pengelasan dan pengecatan. Hasil perhitungan sebanyak 85,7% pekerja memiliki nilai exposure level >70% yang berarti perlu penyelidikan dan perubahan secepatnya. Sedangkan 14,3% memiliki nilai exposure level sebesar 69, 3% yang berarti perlu penyelidikan dan perubahan segera. Saran yang diberikan untuk meminimalisir risiko cedera adalah memberikan pelatihan K3, merancang meja dan kursi ergonomis serta dapat diatur ketinggiannya.
Universitas Mercu Buana
Title: METODE QEC UNTUK PENILAIAN POSTUR TUBUH PEKERJA DI MENARA LOGAM
Description:
Tuntutan pekerjaan, minimnya pengetahuan serta keterbatasan menyebabkan pekerja tidak memperhatikan postur tubuh saat bekerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah suatu jenis pekerjaan memiliki risiko cedera sistem muskuloskeletal secara keseluruhan.
Metode yang digunakan untuk menilai postur tubuh pekerja adalah QEC.
Metode QEC mempertimbangkan pendapat pekerja yang dianalisis.
Penelitian diawali dengan observasi langsung untuk melihat dan mengamati postur tubuh pekerja saat bekerja, kemudian mengumpulkan data dengan mengisi lembar kuisioner QEC oleh pekerja dan pengamat, memasukkan data kuisioner ke QEC Calculation Tool Template untuk mendapatkan nilai exposure score, lalu menghitung nilai exposure level pekerja bagian pengelasan dan pengecatan.
Hasil perhitungan sebanyak 85,7% pekerja memiliki nilai exposure level >70% yang berarti perlu penyelidikan dan perubahan secepatnya.
Sedangkan 14,3% memiliki nilai exposure level sebesar 69, 3% yang berarti perlu penyelidikan dan perubahan segera.
Saran yang diberikan untuk meminimalisir risiko cedera adalah memberikan pelatihan K3, merancang meja dan kursi ergonomis serta dapat diatur ketinggiannya.
Related Results
Evaluasi Postur Kerja dengan Metode Rapid Entire Body Assessment untuk Peningkatan Produktivitas pada UMKM Keripik
Evaluasi Postur Kerja dengan Metode Rapid Entire Body Assessment untuk Peningkatan Produktivitas pada UMKM Keripik
Suatu sistem kerja yang saling berpengaruh antara satu dengan yang lainnya. Salah satu bagian dari sistem kerja yaitu pekerja yang sikap dan posisi kerjanya tidak ergonomis. Sikap ...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Analisis Gangguan Postur Kerja Dengan Metode Nordic Body Map Pada Pegawai Disdukcapil Kutai Kartanegara
Analisis Gangguan Postur Kerja Dengan Metode Nordic Body Map Pada Pegawai Disdukcapil Kutai Kartanegara
Abstrak: Pegawai kantoran sering mengalami gangguan postur karena aktivitas kerja yang membutuhkan duduk ataupun berdiri beberapa jam dalam sehari. Postur kerja yang buruk seperti ...
Analisis postur kerja pada anak disaat mengoperasikan smartphone menggunakan metode RULA
Analisis postur kerja pada anak disaat mengoperasikan smartphone menggunakan metode RULA
Musculoskeletal Disorders (MSD) merupakan keluhan kesehatan yang membutuhkan tindakan dan solusi perbaikan yang berkelanjutan. Munculnya MSD disebabkan oleh postur yang buruk selam...
USULAN DESAIN ERGONOMIS UNTUK ALAT PERAJANG PISANG BERDASARKAN EVALUASI POSTUR KERJA DI INDOCHIPS ALESHA TRIMULYA
USULAN DESAIN ERGONOMIS UNTUK ALAT PERAJANG PISANG BERDASARKAN EVALUASI POSTUR KERJA DI INDOCHIPS ALESHA TRIMULYA
UMKM Indochips Alesha Trimulya adalah usaha di sektor manufaktur yang fokus pada produksi keripik, khususnya keripik pisang dan talas. Permasalahan yang terjadi pekerja sering terl...
HUBUNGAN POSTUR TUBUH DAN LAMA BERDIRI DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA DI CIKARANG
HUBUNGAN POSTUR TUBUH DAN LAMA BERDIRI DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA DI CIKARANG
Low back pain (LBP) merupakan sebuah sindrom klinis ditandai dengan timbulnya gejala nyeri di sekitar punggung bawah yang tanpa atau dapat disertai penjalaran pada tungkai bawah. P...
AMBIGUITAS TUBUH PEREMPUAN DALAM PRAKTIK SURROGATE MOTHER DALAM NOVEL A HOUSE FOR HAPPY MOTHER KARYA AMULYA MALLADI
AMBIGUITAS TUBUH PEREMPUAN DALAM PRAKTIK SURROGATE MOTHER DALAM NOVEL A HOUSE FOR HAPPY MOTHER KARYA AMULYA MALLADI
The research was aimed at describing the ambiguity of women’s bodies involved in surrogate motherhood in the novel "A House for Happy Mothers" by Amulya Malladi. The theory in this...

