Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Pemberian PMT terhadap Kejadian Underweight Di Kabupaten Sukoharjo

View through CrossRef
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan program intervensi untuk menyelesaikan masalah gizi pada balita. PMT diberikan setiap hari berupa makanan lengkap atau kudapan dengan mengutamakan kandungan energi, protein, dan lemak. Kandungan zat gizi makro dalam PMT mampu meningkatkan berat badan pada balita sehingga dapat menurunkan permasalahan underweight. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pemberian PMT terhadap kejadian underweight pada balita. Metode penelitian menggunakan rancangan pre-experiment dengan pre and post-test design. Penelitian dilakukan di Kabupaten Sukoharjo pada 86 balita underweight dan severely underweight yang diambil menggunakan metode multistage sampling. Data PMT didapatkan dari hasil menu oleh Ahli Gizi Puskesmas Polokarto dan Mojolaban. Data underweight dan severely underweight diambil dari hasil pemantauan selama 90 hari pemberian PMT oleh Dinas Kesehatan Sukoharjo. Pengolahan data menggunakan aplikasi WHO Anthro untuk menganalisis indikator BB/U, aplikasi SPSS versi 20 untuk melihat hasil distribusi frekuensi dan uji paired sample t-test untuk menganalisis efektivitas PMT terhadap kejadian underweight. Rata-rata nilai Z-Score BB/U pada balita sebelum diberi PMT -2,73 dan setelah diberi PMT -2,48. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p (0.001). PMT efektif menurunkan kejadian underweight di Kabupaten Sukoharjo. Kata kunci : status gizi, underweight, balita, PMT
Title: Efektivitas Pemberian PMT terhadap Kejadian Underweight Di Kabupaten Sukoharjo
Description:
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan program intervensi untuk menyelesaikan masalah gizi pada balita.
PMT diberikan setiap hari berupa makanan lengkap atau kudapan dengan mengutamakan kandungan energi, protein, dan lemak.
Kandungan zat gizi makro dalam PMT mampu meningkatkan berat badan pada balita sehingga dapat menurunkan permasalahan underweight.
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pemberian PMT terhadap kejadian underweight pada balita.
Metode penelitian menggunakan rancangan pre-experiment dengan pre and post-test design.
Penelitian dilakukan di Kabupaten Sukoharjo pada 86 balita underweight dan severely underweight yang diambil menggunakan metode multistage sampling.
Data PMT didapatkan dari hasil menu oleh Ahli Gizi Puskesmas Polokarto dan Mojolaban.
Data underweight dan severely underweight diambil dari hasil pemantauan selama 90 hari pemberian PMT oleh Dinas Kesehatan Sukoharjo.
Pengolahan data menggunakan aplikasi WHO Anthro untuk menganalisis indikator BB/U, aplikasi SPSS versi 20 untuk melihat hasil distribusi frekuensi dan uji paired sample t-test untuk menganalisis efektivitas PMT terhadap kejadian underweight.
Rata-rata nilai Z-Score BB/U pada balita sebelum diberi PMT -2,73 dan setelah diberi PMT -2,48.
Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p (0.
001).
PMT efektif menurunkan kejadian underweight di Kabupaten Sukoharjo.
 Kata kunci : status gizi, underweight, balita, PMT.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
<p><span>Tari <span><em>Bedhaya Sukoharjo </em><span>garap padat merupakan bentuk tari <span><em>bedhaya </em><span>yang...
Hubungan Pengetahuan Ibu Mengenai Gizi dengan Kepatuhan PMT pada Balita Berat Badan Kurang
Hubungan Pengetahuan Ibu Mengenai Gizi dengan Kepatuhan PMT pada Balita Berat Badan Kurang
Absract. Underweight in children under five remains a concern; in Bandung City (2023) 7,866 children were classified as underweight (8.34%), and Andir District increased from 5.66%...
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...
Nomogram for predicting the overall survival of underweight patients with colorectal cancer: a clinical study
Nomogram for predicting the overall survival of underweight patients with colorectal cancer: a clinical study
Abstract Background An underweight individual is defined as one whose Body Mass Index (BMI) is < 18.5 kg/m2. Currently, the prognosis in patients...

Back to Top