Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Pasir Pontianak Pada Variasi Komposisi Dengan Tambahan CTF – 9A
View through CrossRef
Pasir merupakan salah satu material penting dalam pembuatan beton. Spesifikasi pasir yang dimiliki tentu sangat berkaitan erat dengan mutu beton yang akan dihasilkan. Secara umum kandungan lumpur di dalam pasir merupakan salah satu persyaratan penting dalam upaya menghasilkan mutu beton sesuai yang diharapkan (kadar lumpur < 5%). Di tengah kesulitan wika beton pabrik Bogor dalam melakukan pengadaan pasir di daerah jawa maka dilakukan upaya pengadaan yang di datangkan dari luar jawa yaitu Pontianak. Secara karakteristik pasir Pontianak gradasi, SSD, absorsi dan kadar lumpur masih memenuhi persyaratan, namun dari kandungan organik masih melebihi standar. Dengan data tersebut dilakukan penelitian untuk mencari komposisi yang paling optimal untuk dicampurkan dengan penggunaan pasir galunggung dan abu batu yang saat ini digunakan PPB Bogor. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa komposisi 50% pasir ex-Pontianak dan 50% abu batu ex-Cigudeg merupakan komposisi yang paling optimal untuk mencapai mutu beton rencana dan menghasilkan visual yang baik. Selain itu, penggunaan additive CTF-9A juga diperlukan untuk meningkatkan daya lekat antar agregat yang berjalan lambat akibat adanya kadar organik pada material pasir.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Pengaruh Pasir Pontianak Pada Variasi Komposisi Dengan Tambahan CTF – 9A
Description:
Pasir merupakan salah satu material penting dalam pembuatan beton.
Spesifikasi pasir yang dimiliki tentu sangat berkaitan erat dengan mutu beton yang akan dihasilkan.
Secara umum kandungan lumpur di dalam pasir merupakan salah satu persyaratan penting dalam upaya menghasilkan mutu beton sesuai yang diharapkan (kadar lumpur < 5%).
Di tengah kesulitan wika beton pabrik Bogor dalam melakukan pengadaan pasir di daerah jawa maka dilakukan upaya pengadaan yang di datangkan dari luar jawa yaitu Pontianak.
Secara karakteristik pasir Pontianak gradasi, SSD, absorsi dan kadar lumpur masih memenuhi persyaratan, namun dari kandungan organik masih melebihi standar.
Dengan data tersebut dilakukan penelitian untuk mencari komposisi yang paling optimal untuk dicampurkan dengan penggunaan pasir galunggung dan abu batu yang saat ini digunakan PPB Bogor.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa komposisi 50% pasir ex-Pontianak dan 50% abu batu ex-Cigudeg merupakan komposisi yang paling optimal untuk mencapai mutu beton rencana dan menghasilkan visual yang baik.
Selain itu, penggunaan additive CTF-9A juga diperlukan untuk meningkatkan daya lekat antar agregat yang berjalan lambat akibat adanya kadar organik pada material pasir.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Kajian Pengaruh Gradasi LGA 50/30 dan LGA 5/20 pada Campuran Laston AC-WC terhadap Deformasi Permanen
Kajian Pengaruh Gradasi LGA 50/30 dan LGA 5/20 pada Campuran Laston AC-WC terhadap Deformasi Permanen
Asbuton sebagai sumber kekayaan alam di Indonesia yang jumlahnya sangat besar,dengan deposit diperkirakan lebih dari 650 juta ton sampai saat ini belum termanfaatkan secara optimal...
PEMANFAATAN LIMBAH POPOK BAYI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PEMBUATAN PAVING BLOCK
PEMANFAATAN LIMBAH POPOK BAYI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PEMBUATAN PAVING BLOCK
Popok bayi terbuat dari plastik dan campuran bahan kimia untuk menampung sisa-sisa metabolisme seperti air seni dan feses. Solusi dalam memanfaatkan limbah popok adalah dengan cara...
EFEKTIVITAS FASILITASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KOTA PONTIANAK
EFEKTIVITAS FASILITASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KOTA PONTIANAK
Abstract This research aims to describe and analyze the effectiveness of facilitation for preventing and handling narcotics abuse in Pontianak City and to explain the obstacles to ...
PERAN PERS PADA MASA ORDE BARU DI PONTIANAK TAHUN 1966-1974
PERAN PERS PADA MASA ORDE BARU DI PONTIANAK TAHUN 1966-1974
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat peran pers pada masa Orde Baru di Pontianak tahun 1966-197...
SEDIMENTASI PASIR SEPANJANG PANTAI KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
SEDIMENTASI PASIR SEPANJANG PANTAI KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Pesisir Kulon Progo secara fisiografi merupakan bagian dari zona pegunungan selatan Jawa, berbatasan disebelah timur nya adalah zona Solo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menget...
ANALISIS KANDUNGAN LUMPUR DAN KANDUNGAN ORGANIS PASIR QUARRY JEPARA (KALI TEMPUR, KALI TENGGULI DAN KALI BATEALIT)
ANALISIS KANDUNGAN LUMPUR DAN KANDUNGAN ORGANIS PASIR QUARRY JEPARA (KALI TEMPUR, KALI TENGGULI DAN KALI BATEALIT)
Dalam penelitian ini akan mencoba menganalisis kandungan lumpur dan kandungan organis dari pasir quarry jepara yakni Kali Tempur, kali Batealit dan Kali Tengguli, tujuan dari penel...
POTENSI GASTRONOMI WISATA DALAM PEMAJUAN KEBUDAYAAN DI KOTA PONTIANAK
POTENSI GASTRONOMI WISATA DALAM PEMAJUAN KEBUDAYAAN DI KOTA PONTIANAK
This study aims to determine and analyze whether tourism gastronomy has the potential to increase cultural advancement in Pontianak City. Regarding the promotion of culture, with t...

