Javascript must be enabled to continue!
Inti pati dan nilai kartun rejabhad dalam majalah gila-gila
View through CrossRef
ABSTRAK Majalah kartun tidak hanya dinilai melalui luaran sahaja namun mempunyai inti pati dan aspek nilai melalui pendekatan cerita yang di bawa sama ada daripada ekspresi watak kartun yang menampilkan makna-makna yang tersurat. Kajian ini menganalisis kartun Rejabhad dalam majalah Gila-Gila, sebuah majalah kartun yang menjadi wadah hiburan dan kesukaan masyarakat menggunakan pendekatan konsep inti pati dan nilai. Objektif kajian ini adalah untuk menganalisis inti pati dan aspek nilai dalam kartun Periwira Mat Gila, Tan Tin Tun, Selendang Siti Rugayah dan Amal anak Periwira Mat Gila oleh kartunis Rejabhad. Metodologi kajian ini bersifat kualitatif, melibatkan analisis kandungan kartun tersebut. Analisis juga tertumpu pada jalan cerita dialog yang digunakan bahasa dan pemilihan kata, watak, lakaran imej, isyarat serta simbol-simbol yang dipaparkan menerusi kaedah deskripsi, analisis, interpretasi dan penilaian oleh Teori Edmund Burke Feldman (1994). Dapatan kajian ini menunjukkan bahawa inti pati penceritaan dan aspek nilai dalam kartun Rejabhad dapat membentuk pendekatan moral dalam kalangan masyarakat dan memberi sumbangan kepada agama, bangsa dan tanah air. Selain itu, pendekatan nilai dalam kartun memupuk elemen pengajaran, pengalaman dan pengetahuan daripada pelbagai ragam kehidupan masyarakat dari aspek positif dan negatif. Implikasi kajian ini ialah kartun perlu dikaji secara mendalam kerana mempunyai nilai-nilai yang tersirat, mempunyai nilainya menerusi kiasan, sama ada menggunakan unsur-unsur simbolik atau menerusi dialog-dialog yang dipaparkan dalam jalan cerita. Kajian ini diharap dapat memberi impak dari sudut ilmiah dalam industrikartun tempatan terhadap pelajar, penyelidik, ahli sarjana, kartunis, ahli seni, pembaca kartun, pengumpul dan masyarakat umum. Kata kunci: kartun; inti pati; nilai; Rejabhad; majalah Gila-Gila ABSTRACT Cartoon magazines are not only analysed based on their extrinsic features; they also contain intrinsic substance and values that can be shared vis-à-vis stories through explicit characters’ expressions. This paper utilised the concept of substance and value to study cartoons produced by Rejabhad in the magazine Gila-Gila, a highly adored entertainment medium. It aims to analyse the cartoonist’s works titled Periwira Mat Gila, Tan Tin Tun, Selendang Siti Rugayah and Amal anak Periwira Mat Gila. The paper utilized a qualitative methodology that involved content analysis, focusing on the plot in dialogues, language, word selection, characters, sketches, gestures and symbols through the approach of description, analysis, interpretation and evaluation proposed by Edmund Burke Feldman (1994). Results showed that the substance and values promoted in Rejabhad cartoons can shape the morals of a community, thereby contributing towards race, religion and country. In addition, the value-based approach can foster the elements of lessons learnt, experience and knowledge derived from a motley of negative and positive occurrences in the community. Overall, cartoons should be studied in depth because they contain intrinsic values taught through allusions in symbolism and dialogue. Consequently, this paper hopes to provide an academic impact on the local cartoon industry, be it towards students, educators, scholars, cartoonists, artists, readers, collectors and the public alike. Keywords: cartoon; substance; values; Rejabhad; Gila-Gila magazine
Title: Inti pati dan nilai kartun rejabhad dalam majalah gila-gila
Description:
ABSTRAK Majalah kartun tidak hanya dinilai melalui luaran sahaja namun mempunyai inti pati dan aspek nilai melalui pendekatan cerita yang di bawa sama ada daripada ekspresi watak kartun yang menampilkan makna-makna yang tersurat.
Kajian ini menganalisis kartun Rejabhad dalam majalah Gila-Gila, sebuah majalah kartun yang menjadi wadah hiburan dan kesukaan masyarakat menggunakan pendekatan konsep inti pati dan nilai.
Objektif kajian ini adalah untuk menganalisis inti pati dan aspek nilai dalam kartun Periwira Mat Gila, Tan Tin Tun, Selendang Siti Rugayah dan Amal anak Periwira Mat Gila oleh kartunis Rejabhad.
Metodologi kajian ini bersifat kualitatif, melibatkan analisis kandungan kartun tersebut.
Analisis juga tertumpu pada jalan cerita dialog yang digunakan bahasa dan pemilihan kata, watak, lakaran imej, isyarat serta simbol-simbol yang dipaparkan menerusi kaedah deskripsi, analisis, interpretasi dan penilaian oleh Teori Edmund Burke Feldman (1994).
Dapatan kajian ini menunjukkan bahawa inti pati penceritaan dan aspek nilai dalam kartun Rejabhad dapat membentuk pendekatan moral dalam kalangan masyarakat dan memberi sumbangan kepada agama, bangsa dan tanah air.
Selain itu, pendekatan nilai dalam kartun memupuk elemen pengajaran, pengalaman dan pengetahuan daripada pelbagai ragam kehidupan masyarakat dari aspek positif dan negatif.
Implikasi kajian ini ialah kartun perlu dikaji secara mendalam kerana mempunyai nilai-nilai yang tersirat, mempunyai nilainya menerusi kiasan, sama ada menggunakan unsur-unsur simbolik atau menerusi dialog-dialog yang dipaparkan dalam jalan cerita.
Kajian ini diharap dapat memberi impak dari sudut ilmiah dalam industrikartun tempatan terhadap pelajar, penyelidik, ahli sarjana, kartunis, ahli seni, pembaca kartun, pengumpul dan masyarakat umum.
Kata kunci: kartun; inti pati; nilai; Rejabhad; majalah Gila-Gila ABSTRACT Cartoon magazines are not only analysed based on their extrinsic features; they also contain intrinsic substance and values that can be shared vis-à-vis stories through explicit characters’ expressions.
This paper utilised the concept of substance and value to study cartoons produced by Rejabhad in the magazine Gila-Gila, a highly adored entertainment medium.
It aims to analyse the cartoonist’s works titled Periwira Mat Gila, Tan Tin Tun, Selendang Siti Rugayah and Amal anak Periwira Mat Gila.
The paper utilized a qualitative methodology that involved content analysis, focusing on the plot in dialogues, language, word selection, characters, sketches, gestures and symbols through the approach of description, analysis, interpretation and evaluation proposed by Edmund Burke Feldman (1994).
Results showed that the substance and values promoted in Rejabhad cartoons can shape the morals of a community, thereby contributing towards race, religion and country.
In addition, the value-based approach can foster the elements of lessons learnt, experience and knowledge derived from a motley of negative and positive occurrences in the community.
Overall, cartoons should be studied in depth because they contain intrinsic values taught through allusions in symbolism and dialogue.
Consequently, this paper hopes to provide an academic impact on the local cartoon industry, be it towards students, educators, scholars, cartoonists, artists, readers, collectors and the public alike.
Keywords: cartoon; substance; values; Rejabhad; Gila-Gila magazine.
Related Results
HUMANISME DALAM CERITA RAKYAT DI KABUPATEN PATI
HUMANISME DALAM CERITA RAKYAT DI KABUPATEN PATI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk etika humanisme sastra profetik dan faktor-faktor yang melatarbelakangi tokoh beretika humanisme di dalam cerita rakyat...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Makna Perempuan Gila pada Lagu “Rayuan Perempuan Gila” Karya Nadin Amizah
Makna Perempuan Gila pada Lagu “Rayuan Perempuan Gila” Karya Nadin Amizah
Abstract. Song lyrics have undergrone many develovements influenced by culture, technology, and social trends. Not surprisingly, with this revolution, many newcomer musicians have ...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk, NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
INOVASI MAL PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN PATI JAWA TENGAH
INOVASI MAL PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN PATI JAWA TENGAH
Kualitas layanan yang diberikan oleh pemerintah masih dianggap buruk oleh sebagian besar masyarakat. Hal tersebut dikarenakan adanya pungutan liar dan prosedur yang berbelit-belit ...
KESANTUNAN DIREKTIF DAN EKSPRESIF DALAM WACANA FILM KARTUN ADIT SOPO JARWO (DIRECTIVE AND EXPRESSIVE POLITENESS IN THE DISCOURSE OF THE CARTOON FILM OF ADIT SOPO JARWO)
KESANTUNAN DIREKTIF DAN EKSPRESIF DALAM WACANA FILM KARTUN ADIT SOPO JARWO (DIRECTIVE AND EXPRESSIVE POLITENESS IN THE DISCOURSE OF THE CARTOON FILM OF ADIT SOPO JARWO)
Kesantunan Direktif dan Ekspressif dalam Film Kartun Adit Sopo Jarwo. Kesantunan pada zamansekarang semakin berkurang, hal ini dapat disebabkan zaman yang semakin modern, kesantuna...
Breastfeeding Self Efficacy dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pati
Breastfeeding Self Efficacy dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pati
Exclusive breastfeeding is very important for babies. In Central Java there is low breastfeeding coverage, namely in Pati Regency at 75.6%. The lowest breastfeeding coverage is at ...
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan serbuk ban bekas sebagai bahan tambahan pada konstruksi jalan. Benda uji Kadar Aspal Optimum (KAO) masing-masing dibuat 3 b...

