Javascript must be enabled to continue!
Penerapan MTBS di puskesmas dan skrining tumbuh kembang balita disertai edukasi keluarga pada kunjungan rumah di wilayah puskesmas Bantul
View through CrossRef
Tumbuh kembang yang sehat pada balita tampak pada fisik yang sehat, keamanan yang optimal serta mental dan emosional yang sejahtera. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan balita adalah pelayanan kesehatan balita sehat dan pelayanan kesehatan balita sakit. Sasaran pengabdian sebanyak 65 balita di puskesmas-puskesmas wilayah Kabupaten Bantul dengan tujuan mengetahui masalah kesehatan dengan MTBS, mengetahui tumbuh kembang balita dengan skrining Denver II dan meningkatkan pengetahuan keluarga dengan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah metode MTBSdan skrining DDST. Hasil MTBS didapatkan sebanyak 57% balita mengalami masalah kesehatan batuk-pilek, status gizi BB/U adalah normal sebanyak 79%, status gizi berdasrkan TB/U adalah normal sebanyak 63%. Hasil skrining Denver II didapatkan 100% normal. Kegiatan pengelolaan MTBS, skrining tumbuh kembang dan edukasi pada kunjungan rumah memberikan manfaat bagi kesehatan balita dan keluarga
Title: Penerapan MTBS di puskesmas dan skrining tumbuh kembang balita disertai edukasi keluarga pada kunjungan rumah di wilayah puskesmas Bantul
Description:
Tumbuh kembang yang sehat pada balita tampak pada fisik yang sehat, keamanan yang optimal serta mental dan emosional yang sejahtera.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan balita adalah pelayanan kesehatan balita sehat dan pelayanan kesehatan balita sakit.
Sasaran pengabdian sebanyak 65 balita di puskesmas-puskesmas wilayah Kabupaten Bantul dengan tujuan mengetahui masalah kesehatan dengan MTBS, mengetahui tumbuh kembang balita dengan skrining Denver II dan meningkatkan pengetahuan keluarga dengan edukasi kesehatan.
Metode yang digunakan adalah metode MTBSdan skrining DDST.
Hasil MTBS didapatkan sebanyak 57% balita mengalami masalah kesehatan batuk-pilek, status gizi BB/U adalah normal sebanyak 79%, status gizi berdasrkan TB/U adalah normal sebanyak 63%.
Hasil skrining Denver II didapatkan 100% normal.
Kegiatan pengelolaan MTBS, skrining tumbuh kembang dan edukasi pada kunjungan rumah memberikan manfaat bagi kesehatan balita dan keluarga.
Related Results
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
Intervensi pijat balita sebagai upaya preventif dalam stimulasi tumbuh kembang balita
Intervensi pijat balita sebagai upaya preventif dalam stimulasi tumbuh kembang balita
Permasalahan tumbuh kembang pada bayi dan balita merupakan hal yang urgent yang perlu segera di tindak lanjuti. Hal ini dikarenakan beberapa faktor diantaranya ibu balita yang belu...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Karanganyar Kota Semarang
Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Karanganyar Kota Semarang
Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan utama di wilayah Puskesmas Karanganyar, Kota Semarang. Hasil penelusuran data sekunder bulan November 2019 menunjukkan 119 balita...
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENIMBANGAN BALITA DIPOSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP TEGINENENG KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2020
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENIMBANGAN BALITA DIPOSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP TEGINENENG KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2020
Pemanfaatan pelayanan kesehatan salah satunya dapat dilihat dari cakupan penimbangan balita di posyandu (D/S). Pada tahun 2018, persentase rata-rata balita umur 6-59 bulan yang dit...
HUBUNGAN PENGETAHUAN KADER DALAM DETEKSI TUMBANG BALITA DAN EDUKASI KESEHATAN LINGKUNGAN BAGI KELUARGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA
HUBUNGAN PENGETAHUAN KADER DALAM DETEKSI TUMBANG BALITA DAN EDUKASI KESEHATAN LINGKUNGAN BAGI KELUARGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA
Stunting adalah balita yang memiliki status gizi kurang baik yang diukur panjang atau tinggi badan menurut umur jika dibandingkan pada standar buku WHO (World Health Organization),...
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Terjadinya Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Sewon II Bantul
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Terjadinya Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Sewon II Bantul
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabutapten Bantul, data demam Berdarah Dengue dari seluruh Puskesmas di kabupaten Bantul Tahun 2017 menunjukan Puskesmas Sewon II menempati urutan ...
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Latar belakang: Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada Tahun 2018 prevalensi balita underweight di Kabupaten Way Kanan sebesar 19,57%. Kunjungan balita ke Posyand...

