Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kekuatan Dinding Batako dengan Campuran Limbah Serat Pinang (Areca Catechu L.)
View through CrossRef
Penelitian mengenai penambahan serat kulit buah pinang terhadap batako ini bertujuan untuk mengetahui berapa kuat tekan maksimal darii batako yang menggunakan penambahan serat. Untuk mengetahuii komposisi optimum dari pengaruh penambahan serat kulit buah pinang pada pasangan dinding batako. mengetahui apakah pengaruh dari penambahan serat kulit buah pinang pada batako mampu untuk menahan beban saat di aplikasikan ke dinding. Penelitian ini termasuk kedalam jenis eksperimen. Pada penelitian ini batako yang digunakan sebagai benda uji adalah batako dengan campuran limbah serat kulit buah pinang dengan persentase penambahan yaitu 0%, 5%, 10%, 15%. Batako yang digunakan berukuran 30 x 14 x 9 Cm, dengan perbandingan yang digunakan adalah 1:5 dan batako yang akan di uji adalah batako yang sudah berumur 28 hari. Ukururan sampel benda uji untuk pengujian kuat tekan dinding adalah 41 x 41 cm dan ukuran sampel benda uji untuk pengujian kuat geser diagonal dinding batako adalah 29 x 29 cm dengan umur sampel 14 hari. Kemudian dilakukan pengujian untuk membandingkan dengan hasil yang diperoleh adalah Batako dengan penambahan serat kulit buah pinang mengalami peningkatan kuat tekannya. Batako dengan penambahan serat kulit buah pinang pada persentase 0% dan 5% termasuk pada mutu III, untuk persentase 10% dan 15% termasuk pada mutu II.
Title: Analisis Kekuatan Dinding Batako dengan Campuran Limbah Serat Pinang (Areca Catechu L.)
Description:
Penelitian mengenai penambahan serat kulit buah pinang terhadap batako ini bertujuan untuk mengetahui berapa kuat tekan maksimal darii batako yang menggunakan penambahan serat.
Untuk mengetahuii komposisi optimum dari pengaruh penambahan serat kulit buah pinang pada pasangan dinding batako.
mengetahui apakah pengaruh dari penambahan serat kulit buah pinang pada batako mampu untuk menahan beban saat di aplikasikan ke dinding.
Penelitian ini termasuk kedalam jenis eksperimen.
Pada penelitian ini batako yang digunakan sebagai benda uji adalah batako dengan campuran limbah serat kulit buah pinang dengan persentase penambahan yaitu 0%, 5%, 10%, 15%.
Batako yang digunakan berukuran 30 x 14 x 9 Cm, dengan perbandingan yang digunakan adalah 1:5 dan batako yang akan di uji adalah batako yang sudah berumur 28 hari.
Ukururan sampel benda uji untuk pengujian kuat tekan dinding adalah 41 x 41 cm dan ukuran sampel benda uji untuk pengujian kuat geser diagonal dinding batako adalah 29 x 29 cm dengan umur sampel 14 hari.
Kemudian dilakukan pengujian untuk membandingkan dengan hasil yang diperoleh adalah Batako dengan penambahan serat kulit buah pinang mengalami peningkatan kuat tekannya.
Batako dengan penambahan serat kulit buah pinang pada persentase 0% dan 5% termasuk pada mutu III, untuk persentase 10% dan 15% termasuk pada mutu II.
Related Results
Business Behavior Model And Business Performance Of Areca Nut Farmers In Tanjung Jabung Timur District And Tanjung Jabung Barat
Business Behavior Model And Business Performance Of Areca Nut Farmers In Tanjung Jabung Timur District And Tanjung Jabung Barat
In its development, the Pinang commodity is a leading regional commodity in Jambi Province in general, and Tanjabtim and Tanjabbar districts in particular. Tanjung Jabung Timur and...
MARSHALL CHARACTERISTIC OF SPLIT MASTIC ASPHALT WITH CELLULOSE KAPUK FIBER ADDITION
MARSHALL CHARACTERISTIC OF SPLIT MASTIC ASPHALT WITH CELLULOSE KAPUK FIBER ADDITION
Split Mastic Asphalt (SMA) mixture is mostly used on heavy traffic roads. SMA mixture has high percentage of coarse aggregate, it is better able to withstand deformation due to he...
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Saat ini penggunaan polimer di dunia industri semakin berkembang, salah satunya dengan dibentuk menjadi komposit polimer. Matriks yang dapat digunakan dalam pembuatan komposit sala...
Pertumbuhan dan Produktivitas Lahan Tumpang Sari Tanaman Pinang (Areca catechu L.) dan Kopi (Coffea sp.)
Pertumbuhan dan Produktivitas Lahan Tumpang Sari Tanaman Pinang (Areca catechu L.) dan Kopi (Coffea sp.)
ABSTRAKTumpang sari tanaman pinang dengan tanaman kopi merupakan sebuah kombinasi efektif untuk pemanfaatan lahan. Penanaman kopi dapat dilakukan di antara barisan pinang, sehingga...
Studi Literatur Aktivitas Antelmintik dari Biji Pinang (Areca catechu L.)
Studi Literatur Aktivitas Antelmintik dari Biji Pinang (Areca catechu L.)
Abstract. Worm infection is a disease that includes Neglected Tropical Disease (NTD). This disease can affect all ages, but in preschoolers, it is more common. Ascariasis are chron...
STUDI EXPERIMENTAL PEMBUATAN BATAKO MENGGUNAKAN LIMBAH BOTOL PLASTIK (PET)
STUDI EXPERIMENTAL PEMBUATAN BATAKO MENGGUNAKAN LIMBAH BOTOL PLASTIK (PET)
Pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan campuran batako adalah salah satu solusi untuk mengurangi dampak penggunaan limbah botol plastik yang semakin besar. Penelitian ini bertuju...
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem kepengarangan dalam serat-serat wulang Pakubuwono (PB) IX. Data penelitian berupa kata dan kalimat yang menunjukkan sistem kepengara...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...

