Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DESKRIPSI KESULITAN BELAJAR KIMIA PADA MATERI ASAM BASA DALAM PEMBELAJARAN INTERAKTIF

View through CrossRef
The teaching of acid-base material has been carried out using interactive learning strategies, but students still experience learning difficulties. This study aims to describe the learning difficulties and reveal the factors causing learning difficulties experienced by students in acid-base material in interactive learning. The type of research is descriptive with a qualitative approach. The study was conducted through the analysis of daily assessment data, the distribution of questionnaires, and interviews with teachers and students to identify the factors causing learning difficulties. The results of the daily assessment analysis showed that the majority of students in class XI-F1 experienced difficulties in learning acid-base material. The level of difficulty was classified as not difficult (8.8%), slightly difficult (14.7%), moderately difficult (38.2%), difficult (32.3%), and very difficult (5.9%). Meanwhile, internal factors causing learning difficulties include physical factors (71.3%), interest (71.6%), talent (58.9%), motivation (65.6%), and study habits (81.9%). As for external factors, they include teaching methods (72.9%), study time (60.3%), school facilities (72.9%), family environment (68%), and social environment (68.4%). The results of this study are expected to prevent similar learning difficulties by considering students' talents and study time. ABSTRAKPembelajaran materi asam basa telah dilakukan dengan strategi pembelajaran interaktif, tetapi kesulitan belajar tetap dialami oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar dan mengungkapkan faktor penyebab kesulitan belajar yang dialami oleh peserta didik pada materi asam basa dalam pembelajaran interaktif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Studi ini dilakukan dengan analisis data penilaian harian, pemberian angket, dan wawancara guru juga peserta didik untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar. Hasil analisis penilaian harian menunjukkan mayoritas peserta didik kelas XI-F1 mengalami kesulitan dalam mempelajari materi asam basa. Dengan tingkat kesulitan tergolong tidak sulit dengan persentase sebesar 8,8%, sedikit sulit dengan persentase 14,7%, cukup sulit dengan persentase sebesar 38,2%, tergolong sulit dengan persentase sebesar 32,3%, dan sangat sulit sebanyak 5,9%. Sementara itu, faktor internal penyebab kesulitan belajar berupa fisik (71,3%), minat (71,6%), bakat (58,9%), motivasi (65,6%), dan kebiasaan belajar (81,9%). Sedangkan untuk faktor eksternal ada cara mengajar guru (72,9%), waktu belajar (60,3%), fasilitas sekolah (72,9%), lingkugan keluarga (68%), dan lingkungan sosial (68,4). Hasil penelitian ini diharapkan dapat mencegah kesulitan belajar serupa dengan mempertimbangkan bakat dan waktu belajar peserta didik.
Title: DESKRIPSI KESULITAN BELAJAR KIMIA PADA MATERI ASAM BASA DALAM PEMBELAJARAN INTERAKTIF
Description:
The teaching of acid-base material has been carried out using interactive learning strategies, but students still experience learning difficulties.
This study aims to describe the learning difficulties and reveal the factors causing learning difficulties experienced by students in acid-base material in interactive learning.
The type of research is descriptive with a qualitative approach.
The study was conducted through the analysis of daily assessment data, the distribution of questionnaires, and interviews with teachers and students to identify the factors causing learning difficulties.
The results of the daily assessment analysis showed that the majority of students in class XI-F1 experienced difficulties in learning acid-base material.
The level of difficulty was classified as not difficult (8.
8%), slightly difficult (14.
7%), moderately difficult (38.
2%), difficult (32.
3%), and very difficult (5.
9%).
Meanwhile, internal factors causing learning difficulties include physical factors (71.
3%), interest (71.
6%), talent (58.
9%), motivation (65.
6%), and study habits (81.
9%).
As for external factors, they include teaching methods (72.
9%), study time (60.
3%), school facilities (72.
9%), family environment (68%), and social environment (68.
4%).
The results of this study are expected to prevent similar learning difficulties by considering students' talents and study time.
ABSTRAKPembelajaran materi asam basa telah dilakukan dengan strategi pembelajaran interaktif, tetapi kesulitan belajar tetap dialami oleh peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar dan mengungkapkan faktor penyebab kesulitan belajar yang dialami oleh peserta didik pada materi asam basa dalam pembelajaran interaktif.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Studi ini dilakukan dengan analisis data penilaian harian, pemberian angket, dan wawancara guru juga peserta didik untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar.
Hasil analisis penilaian harian menunjukkan mayoritas peserta didik kelas XI-F1 mengalami kesulitan dalam mempelajari materi asam basa.
Dengan tingkat kesulitan tergolong tidak sulit dengan persentase sebesar 8,8%, sedikit sulit dengan persentase 14,7%, cukup sulit dengan persentase sebesar 38,2%, tergolong sulit dengan persentase sebesar 32,3%, dan sangat sulit sebanyak 5,9%.
Sementara itu, faktor internal penyebab kesulitan belajar berupa fisik (71,3%), minat (71,6%), bakat (58,9%), motivasi (65,6%), dan kebiasaan belajar (81,9%).
Sedangkan untuk faktor eksternal ada cara mengajar guru (72,9%), waktu belajar (60,3%), fasilitas sekolah (72,9%), lingkugan keluarga (68%), dan lingkungan sosial (68,4).
Hasil penelitian ini diharapkan dapat mencegah kesulitan belajar serupa dengan mempertimbangkan bakat dan waktu belajar peserta didik.

Related Results

Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui  kesulitan berhitung siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang. Subyek yang digunakan da...
PEMANFAATAN SUMBER PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI GURU DAN PEMBELAJARAN DI SD TANGERANG SELATAN TAHUN 2022
PEMANFAATAN SUMBER PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI GURU DAN PEMBELAJARAN DI SD TANGERANG SELATAN TAHUN 2022
Kondisi pandemi Covid-19 dan pasca-pandemi menuntut  sekolah, para guru, siswa dan orang tua siswa memiliki kemampuan literasi digital agar keterampilan abad 21 dapat dikembangkan ...
PENGANTAR KIMIA ORGANIK FISIS
PENGANTAR KIMIA ORGANIK FISIS
Buku Ajar Pengantar Kimia Organik Fisis disajikan sebagai bahan ajar dikhususkan untuk mahasiswa dalam tingkat Pertama Bersama atau mahasiswa tingkat pertama di jenjang perguruan t...
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pembelajaran di dalam kelas (indoor) menjadi salah satu model pembelajaran yangsudah lumrah di kalangan masyarakat dari zaman dulu hingga sekarang. Padahalpembelajaran bisa dilakuk...
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring ...
Kandungan Asam Laktat Dan Total Bakteri Asam Laktat Silase Jerami Jagung (Zea mays. L) Dengan Penambahan Aditif Yang Berbeda
Kandungan Asam Laktat Dan Total Bakteri Asam Laktat Silase Jerami Jagung (Zea mays. L) Dengan Penambahan Aditif Yang Berbeda
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays. L) dengan penambahan aditif yan...

Back to Top