Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Dukungan Sosial Penghargaan Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyintas Kekerasan Verbal di Surabaya
View through CrossRef
Latar belakang: Kekerasan verbal banyak terjadi pada lingkungan yang luas, korban yang paling mendasar yakni usia anak-anak hingga berlanjut pada usia remaja, karena faktor penyebab yang terjadi di usia dini akan terus berlanjut pada usia remaja hingga dewasa, akibatnya kekerasan verbal akan menumbuhkan risiko lebih besar dan dampak berkepanjangan. Lembaga PBB untuk anak-anak menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kekerasan pada anak tertinggi se-Asia Tenggara. Data tersebut dikeluarkan oleh Wahana Visi Indonesia pada bulan Juli 2020 dengan hasil 33,8% anak masih mengalami kekerasan verbal.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dukungan sosial penghargaan yang diberikan dalam upaya meningkatkan penerimaan diri remaja penyintas kekerasan verbal di Surabaya.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data langsung melalui wawancara mendalam. Informan penelitian yaitu remaja penyintas kekerasan verbal di Surabaya yang terhubung dengan komunitas Rumah Remaja Surabaya. Data yang didapatkan akan dianalisis secara kualitatif dan menggunakan metode triangulasi sumber untuk memeriksa keabsahan data.
Hasil: Sebagian besar informan penelitian utama mengatakan bahwa mereka mendapatkan pujian dan pengertian dari beberapa lingkungannya. Selain itu, seluruh informan penelitian utama mengatakan bahwa mereka mendapatkan dukungan diterima di lingkungan tinggalnya diantaranya karena mereka tidak kembali disalahkan atau dipojokkan, dimengerti, dan mendukung remaja penyintas dalam melalui hal sulit pasca kekerasan verbal terjadi. Sumber dukungan ini bisa berasal dari keluarga dan teman.
Kesimpulan: Penyintas kekerasan verbal di Surabaya mendapatkan dukungan penghargaan berupa pujian, dimengerti dan diterima lingkungan tinggal, sebagian besar dukungan penghargaan berasal dari teman dan keluarga.
Universitas Muhammadiyah Palu
Title: Pengaruh Dukungan Sosial Penghargaan Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyintas Kekerasan Verbal di Surabaya
Description:
Latar belakang: Kekerasan verbal banyak terjadi pada lingkungan yang luas, korban yang paling mendasar yakni usia anak-anak hingga berlanjut pada usia remaja, karena faktor penyebab yang terjadi di usia dini akan terus berlanjut pada usia remaja hingga dewasa, akibatnya kekerasan verbal akan menumbuhkan risiko lebih besar dan dampak berkepanjangan.
Lembaga PBB untuk anak-anak menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kekerasan pada anak tertinggi se-Asia Tenggara.
Data tersebut dikeluarkan oleh Wahana Visi Indonesia pada bulan Juli 2020 dengan hasil 33,8% anak masih mengalami kekerasan verbal.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dukungan sosial penghargaan yang diberikan dalam upaya meningkatkan penerimaan diri remaja penyintas kekerasan verbal di Surabaya.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data langsung melalui wawancara mendalam.
Informan penelitian yaitu remaja penyintas kekerasan verbal di Surabaya yang terhubung dengan komunitas Rumah Remaja Surabaya.
Data yang didapatkan akan dianalisis secara kualitatif dan menggunakan metode triangulasi sumber untuk memeriksa keabsahan data.
Hasil: Sebagian besar informan penelitian utama mengatakan bahwa mereka mendapatkan pujian dan pengertian dari beberapa lingkungannya.
Selain itu, seluruh informan penelitian utama mengatakan bahwa mereka mendapatkan dukungan diterima di lingkungan tinggalnya diantaranya karena mereka tidak kembali disalahkan atau dipojokkan, dimengerti, dan mendukung remaja penyintas dalam melalui hal sulit pasca kekerasan verbal terjadi.
Sumber dukungan ini bisa berasal dari keluarga dan teman.
Kesimpulan: Penyintas kekerasan verbal di Surabaya mendapatkan dukungan penghargaan berupa pujian, dimengerti dan diterima lingkungan tinggal, sebagian besar dukungan penghargaan berasal dari teman dan keluarga.
.
Related Results
Pengaruh Dukungan Sosial Instrumental terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyintas Kekerasan Verbal di Surabaya
Pengaruh Dukungan Sosial Instrumental terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyintas Kekerasan Verbal di Surabaya
Latar belakang: Kekerasan verbal yang terjadi di Indonesia mengalami peningkatan pada masa pandemi COVID-19. UNICEF menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kekerasan pada anak ...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Pappaseng Tellu Riala Sappo: Resiliensi Remaja Penyintas Bunuh Diri Di Kota Daeng Dalam Perspektif Teori Grotberg
Pappaseng Tellu Riala Sappo: Resiliensi Remaja Penyintas Bunuh Diri Di Kota Daeng Dalam Perspektif Teori Grotberg
Abstrak: Remaja penyintas bunuh diri merupakan remaja yang pernah berniat dan mencoba bunuh diri namun berhasil selamat dan bisa bertahan sampai sekarang. Resiliensi merupakan kema...
Pengaruh Dukungan Sosial Informasi Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyitas Kekerasan Verbal di Surabaya
Pengaruh Dukungan Sosial Informasi Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyitas Kekerasan Verbal di Surabaya
Latar belakang: Kekerasan verbal seringkali terjadi pada usia anak-anak. Menururt Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, Kementrian Kesehatan Republ...
Pengaruh Dukungan Sosial Emosional Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyitas Kekerasan Verbal di Surabaya
Pengaruh Dukungan Sosial Emosional Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyitas Kekerasan Verbal di Surabaya
Latar belakang: Dari survey yang dihasilkan oleh KPAI bahwa anak sering menyatakan mengalami kekerasan verbal dari kedua orang tua seperti mendapat perlakuan dimarahi 56%, dibandin...
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI
Latar Belakang: Tingginya angka perceraan di Indonesia memberikan dampak psikologis terhadap anak khususnya remaja. Remaja yang terkena dampak perceraian orangtua sangat membutuhka...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Quality of Life Perempuan Penyintas Kekerasan Seksual: Studi Kualitatif
Quality of Life Perempuan Penyintas Kekerasan Seksual: Studi Kualitatif
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana keadaan quality of life perempuan penyintas kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pen...

