Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Larutan Air Bubuk Kopi Robusta Terhadap Pengobatan Jerawat

View through CrossRef
Abstract. Acne vulgaris (AV) is a chronic inflammatory condition of the pilosebaceous unit, affecting 85% of medical students at Universitas Islam Bandung. Long-term antibiotic use risks bacterial resistance. Robusta coffee contains bioactive compounds such as chlorogenic acid, caffeine, and flavonoids with antibacterial properties against Cutibacterium acnes and anti-inflammatory effects. This quasi-experimental study with a pre-post-test control group design involved male students (18-25 years) with mild acne. Subjects were divided into robusta coffee infusion (5g coffee in 15ml hot water), topical clindamycin phosphate, and control groups. Acne severity was measured using the Global Acne Grading System (GAGS). The robusta coffee infusion group showed a significant decrease in GAGS scores from 16.56 ± 2.06 to 13.44 ± 1.87 (p < 0.001) with a mean reduction of 3.11 ± 0.60. The clindamycin group showed a greater reduction of 6.14 ± 1.06, while the control group only decreased by 1.57 ± 0.53. Robusta coffee powder infusion is significantly effective in reducing the severity of mild acne. Although less effective than clindamycin phosphate, robusta coffee infusion has potential as a safe natural alternative or complementary therapy with a lower risk of bacterial resistance. Abstrak. Jerawat (Acne vulgaris) merupakan kondisi inflamasi kronis pada unit pilosebasea yang dialami oleh 85% mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Penggunaan antibiotik jangka panjang berisiko menimbulkan resistensi. Kopi robusta memiliki senyawa bioaktif seperti asam klorogenat, kafein, dan flavonoid yang bersifat antibakteri terhadap Cutibacterium acnes dan antiinflamasi. Penelitian eksperimental kuasi dengan desain pre-post-test control group ini melibatkan mahasiswa laki-laki (18-25 tahun) dengan jerawat ringan. Responden dibagi menjadi kelompok infusa kopi robusta (5 gram kopi dalam 15 ml air panas), klindamisin fosfat topikal, dan kontrol. Tingkat keparahan jerawat diukur menggunakan skor Global Acne Grading System (GAGS). Kelompok infusa kopi robusta menunjukkan penurunan skor GAGS yang signifikan dari 16,56 ± 2,06 menjadi 13,44 ± 1,87 (p < 0,001) dengan selisih 3,11 ± 0,60. Kelompok klindamisin mengalami penurunan lebih besar yaitu 6,14 ± 1,06, sementara kelompok kontrol hanya turun 1,57 ± 0,53. Infusa bubuk kopi robusta efektif secara signifikan dalam menurunkan keparahan jerawat ringan. Meskipun efektivitasnya di bawah klindamisin fosfat, infusa kopi robusta berpotensi menjadi terapi alternatif atau komplementer alami yang aman dengan risiko resistensi bakteri yang rendah.
Title: Efektivitas Larutan Air Bubuk Kopi Robusta Terhadap Pengobatan Jerawat
Description:
Abstract.
Acne vulgaris (AV) is a chronic inflammatory condition of the pilosebaceous unit, affecting 85% of medical students at Universitas Islam Bandung.
Long-term antibiotic use risks bacterial resistance.
Robusta coffee contains bioactive compounds such as chlorogenic acid, caffeine, and flavonoids with antibacterial properties against Cutibacterium acnes and anti-inflammatory effects.
This quasi-experimental study with a pre-post-test control group design involved male students (18-25 years) with mild acne.
Subjects were divided into robusta coffee infusion (5g coffee in 15ml hot water), topical clindamycin phosphate, and control groups.
Acne severity was measured using the Global Acne Grading System (GAGS).
The robusta coffee infusion group showed a significant decrease in GAGS scores from 16.
56 ± 2.
06 to 13.
44 ± 1.
87 (p < 0.
001) with a mean reduction of 3.
11 ± 0.
60.
The clindamycin group showed a greater reduction of 6.
14 ± 1.
06, while the control group only decreased by 1.
57 ± 0.
53.
Robusta coffee powder infusion is significantly effective in reducing the severity of mild acne.
Although less effective than clindamycin phosphate, robusta coffee infusion has potential as a safe natural alternative or complementary therapy with a lower risk of bacterial resistance.
Abstrak.
Jerawat (Acne vulgaris) merupakan kondisi inflamasi kronis pada unit pilosebasea yang dialami oleh 85% mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung.
Penggunaan antibiotik jangka panjang berisiko menimbulkan resistensi.
Kopi robusta memiliki senyawa bioaktif seperti asam klorogenat, kafein, dan flavonoid yang bersifat antibakteri terhadap Cutibacterium acnes dan antiinflamasi.
Penelitian eksperimental kuasi dengan desain pre-post-test control group ini melibatkan mahasiswa laki-laki (18-25 tahun) dengan jerawat ringan.
Responden dibagi menjadi kelompok infusa kopi robusta (5 gram kopi dalam 15 ml air panas), klindamisin fosfat topikal, dan kontrol.
Tingkat keparahan jerawat diukur menggunakan skor Global Acne Grading System (GAGS).
Kelompok infusa kopi robusta menunjukkan penurunan skor GAGS yang signifikan dari 16,56 ± 2,06 menjadi 13,44 ± 1,87 (p < 0,001) dengan selisih 3,11 ± 0,60.
Kelompok klindamisin mengalami penurunan lebih besar yaitu 6,14 ± 1,06, sementara kelompok kontrol hanya turun 1,57 ± 0,53.
Infusa bubuk kopi robusta efektif secara signifikan dalam menurunkan keparahan jerawat ringan.
Meskipun efektivitasnya di bawah klindamisin fosfat, infusa kopi robusta berpotensi menjadi terapi alternatif atau komplementer alami yang aman dengan risiko resistensi bakteri yang rendah.

Related Results

PENERAPAN UJI MUTU PROSES PRODUKSI KOPI DI UD TENANT BERKAH LESTARI LAMPUNG SELATAN
PENERAPAN UJI MUTU PROSES PRODUKSI KOPI DI UD TENANT BERKAH LESTARI LAMPUNG SELATAN
UD Tenant Berkah Lestari adalah Usaha Mikro Kecil Menengah yang bergerak dibidang agroindustri hasil perkebunan komoditas kopi. Usaha Kopi yang dijalankan oleh UD Tenant ini melaku...
Deteksi Bubuk Kopi Luwak Murni dan Bubuk Kopi Luwak Campuran Dengan Teknologi Hidung Elektronik
Deteksi Bubuk Kopi Luwak Murni dan Bubuk Kopi Luwak Campuran Dengan Teknologi Hidung Elektronik
Abstrak. Kopi luwak merupakan kopi yang berasal dari hasil konsumsi hewan luwak (musang) yang  telah mengalami fermentasi di dalam pencernaan luwak selam 12 jam. Kopi luwak merupak...
Pengaruh Perbedaan Spesies Luwak Terhadap Kadar Kofein Dari Kopi Luwak Jenis Robusta
Pengaruh Perbedaan Spesies Luwak Terhadap Kadar Kofein Dari Kopi Luwak Jenis Robusta
<p><span>The influence of different species of civet on caffeine content of Robusta civet coffee ( Coffea Robusta) had been done. The Civet species used are </span&g...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PRODUK TOPIKAL ANTI JERAWAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) SECARA IN VIVO
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PRODUK TOPIKAL ANTI JERAWAT TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) SECARA IN VIVO
Jerawat merupakan penyakit kulit yang dapat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus epidermidis. Bakteri ini secara alami terdapat di dalam folikel dan berkontribusi terhadap perkem...
KOPI DI PRIANGAN ABAD XVIII-XIX
KOPI DI PRIANGAN ABAD XVIII-XIX
AbstrakSejak 20 Juli 1818 Keresidenan Priangan terdiri atas Cianjur,  Bandung, Sumedang, Limbangan, dan Sukapura. Daerah tersebut sebagai penghasil kopi.   Kopi pada saat itu merup...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Kopi merupakan salah satu tanaman yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat umumnya. Kopi merupakan tanaman yang memiliki kandungan kafein dengan salah satu manfaatnya untuk mening...

Back to Top