Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN PEMIJAHAN BERULANG TERHADAP KUALITAS TELUR KUDA LAUT (Hippocampus barbouri) DALAM WADAH TERKONTROL
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang perbedaan kualitas telur yang dihasilkan oleh induk kuda laut (H. barbouri) terhadappemijahan berulang di dalam wadah terkontrol. Hasilnya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perbenihan dan restocking. Indicator yang menunjukkan kualitas telur kuda laut antara lain diameter telur, jumlah telur matang dan komposisi kimia telur telah diamati selama penelitian berlangsung. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga terdapat 12 satuan percobaan, menggunakan 36 buah akuarium dan mengorbankan 36 induk betina dengan ukuran 12 – 13 cm. pengamatan diameter telur dilakukan setelah induk betina mencapai TKG akhir (sebelum induk betina mentransfer telurnya ke dalam kantung pengeraman jantan), dan setelah induk betina memijah (memeasukkan telurnya ke dalam kantung pengeraman jantan). Diameter telur yang diperoleh sebelum memijah berkisar 0.05 – 2.875 mm dan diameter telur yang diperoleh setelah memijah berkisar 0.05 – 1.25 mm. Jumlah telur yang dihitung adalah jumlah telur yang sudah matang dan telah mencapai TKG IV ditandai dengan terbentukny kuning telur, terkumpulnya butiran minyak yang massanya semakin besar dan nucleus tepat pada sentral Oosit. Jumlah telur matang diperoleh dengan kisaran 32 – 148 butir. Pengukuran komposisi kima telur dilakukan setelah induk mencapai TKG IV dengan cara membedah kuda laut betina sebanyak 3 ekor untuk diambil gonadnya kemudian disimpan dalam freezer, selanjutnya dilakukan analisis proksimat guna melihat berapa besar kandungan asam lemak yang dikandung telur induk kuda laut (H. barbouri) yang terbaik diperoleh pada pemijahan IV berdasarkan rata-rata diameter telur, jumlah telur matang dan kandungan asam lemaknya. Meskipun demikian perlakuan pemijahan berulang samapai empat kali belum cukup untuk menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap diameter telur, jumlah telur matang dan kandungan asam lemaktelur kuda laut (H. barbouri) dibuktikan dengan adanya fluktuasi pada setiap gambar yang diperoleh.Kata kunci : Pemijahan berulang, Diameter telur, Jumlah telur matang dan Kanduangan asam lemak.
Title: KAJIAN PEMIJAHAN BERULANG TERHADAP KUALITAS TELUR KUDA LAUT (Hippocampus barbouri) DALAM WADAH TERKONTROL
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang perbedaan kualitas telur yang dihasilkan oleh induk kuda laut (H.
barbouri) terhadappemijahan berulang di dalam wadah terkontrol.
Hasilnya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perbenihan dan restocking.
Indicator yang menunjukkan kualitas telur kuda laut antara lain diameter telur, jumlah telur matang dan komposisi kimia telur telah diamati selama penelitian berlangsung.
Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga terdapat 12 satuan percobaan, menggunakan 36 buah akuarium dan mengorbankan 36 induk betina dengan ukuran 12 – 13 cm.
pengamatan diameter telur dilakukan setelah induk betina mencapai TKG akhir (sebelum induk betina mentransfer telurnya ke dalam kantung pengeraman jantan), dan setelah induk betina memijah (memeasukkan telurnya ke dalam kantung pengeraman jantan).
Diameter telur yang diperoleh sebelum memijah berkisar 0.
05 – 2.
875 mm dan diameter telur yang diperoleh setelah memijah berkisar 0.
05 – 1.
25 mm.
Jumlah telur yang dihitung adalah jumlah telur yang sudah matang dan telah mencapai TKG IV ditandai dengan terbentukny kuning telur, terkumpulnya butiran minyak yang massanya semakin besar dan nucleus tepat pada sentral Oosit.
Jumlah telur matang diperoleh dengan kisaran 32 – 148 butir.
Pengukuran komposisi kima telur dilakukan setelah induk mencapai TKG IV dengan cara membedah kuda laut betina sebanyak 3 ekor untuk diambil gonadnya kemudian disimpan dalam freezer, selanjutnya dilakukan analisis proksimat guna melihat berapa besar kandungan asam lemak yang dikandung telur induk kuda laut (H.
barbouri) yang terbaik diperoleh pada pemijahan IV berdasarkan rata-rata diameter telur, jumlah telur matang dan kandungan asam lemaknya.
Meskipun demikian perlakuan pemijahan berulang samapai empat kali belum cukup untuk menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap diameter telur, jumlah telur matang dan kandungan asam lemaktelur kuda laut (H.
barbouri) dibuktikan dengan adanya fluktuasi pada setiap gambar yang diperoleh.
Kata kunci : Pemijahan berulang, Diameter telur, Jumlah telur matang dan Kanduangan asam lemak.
Related Results
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
Analisa Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Kuda-Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu Pembangunan Puskesmas Pintu Padang
Analisa Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Kuda-Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu Pembangunan Puskesmas Pintu Padang
: Material kuda-kuda yang paling sering dijumpai di kalangan masyarakat adalah kayu. Seiring dengan berkembangnya teknologi di bidang teknik sipil dan pesatnya pertumbuhan hunian y...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
Telur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung kaya akan gizi, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan yaitu sifatnya cepat rusak, mempunyai ...
KOMPARASI BIAYA PENGGUNAAN KAYU DAN BAJA RINGAN UNTUK KONTRUKSI KUDA-KUDA
KOMPARASI BIAYA PENGGUNAAN KAYU DAN BAJA RINGAN UNTUK KONTRUKSI KUDA-KUDA
Perencanaan gedung pada saat ini sangat dipengaruhi oleh banyak faktor namun semua ditujukan untuk mencapai suatu struktur yang kuat dan ekonomis. Termasuk dalam hal perencanaan st...
Alat Pembersih dan Penyortir Telur Bebek Berdasarkan Ukuran Menggunakan Internet of Things
Alat Pembersih dan Penyortir Telur Bebek Berdasarkan Ukuran Menggunakan Internet of Things
Proses pembersihan dan penyortiran telur bebek yang dilakukan di peternakan atau industri pengolahan telur asin secara manual ditemukan berbagai macam kendala seperti kesalahan dal...
Analisis Efisiensi Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan
Analisis Efisiensi Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan
Atap adalah bagian dari suatu bangunan yang berfungsi sebagai penutup seluruh ruangan yang ada dibawahnya dari pengaruh panas, hujan, angin, debu, termasuk juga untuk keperluan per...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
Olahraga Pacu Kuda sebagai Warisan Sejarah Budaya di Kota Bukittinggi Tahun (1889-1945)
Olahraga Pacu Kuda sebagai Warisan Sejarah Budaya di Kota Bukittinggi Tahun (1889-1945)
Peneltian ini bertujuan untuk mengkaji Olahraga Pacu Kuda Sebagai Warisan Sejarah Budaya Di Kota Bukittinggi. Bukittinggi merupakan sebuah kota yang terletak di Sumatera Barat yang...

