Javascript must be enabled to continue!
Tugas Metodologi Penelitian Analisis Jurnal
View through CrossRef
ABSTRAKLatar Belakang : Tuberculosis (TB) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis masuk kedalam saluran pernafasan dan menyerang paru-paru sehingga pada bagian alveolus terdapat bintil-bintil atau peradangan pada dinding alveolus akan mengecil. Prevalensi TB paru berdasarkan diagnose dokter menurut provinsi 2013-2018 Indonesia menduduki 0,4% dari seluruh jumlah populasi. Tujuan : untuk mengetahui penerapan batuk efektif dan fisioterapi dada dalam mengurangi ketidakefektifan bersihan jalan nafas pada klien tuberculosis. Metode : penelitian yang digunakan dengan menganalisis artikel dan dilakukan penelusuran melalui google scholar dengan menggunakan kata kunci “fisioterapi dada dan batuk efektif”, “fisioterapi dada dan batukefektif”+ “tuberculosis”, “penatalaksanaan batuk efektif dan fisioterapi dada”+ “tuberculosis”, “pengaruh batuk efektif dan fisioterapi dada”+ “tuberculosis”. Hasil : dari 5 jurnal didapatkan bahwa terjadi perubahan irama nafas, mampu mengeluarkan sekret, sesak nafas berkurang setelah dilakukan batuk efektif dan fisioterapi dada. Kesimpulan : penerapan batuk efektif dan fisioterapi dada pada pasien TB yang mengalami ketidakefektifan bersihan jalan nafas mampu mengurangi sesak nafas dan mengeluarkan spuntum dan disarankan klien bisa untuk melakukan batuk efektif dan fisioterapi dada secara mandiri.Kata ABSTRAKLatar Belakang: Pemberian kolostrum secara awal pada bayi baru lahir merupakan perlindungan yang terbaik. Beberapa hal yang dapat memengaruhi keberhasilan pemberian kolostrum dijam pertama kelahiran misalnya untuk ibu Sectio Caesarea. Sebagian ibu Sectio Caesarea tidak setuju untuk memberikannya pada hari pertama, meskipun ibu mengetahui tentang pentingnya pemberian ASI. Faktor yang memengaruhi ibu dalam memberikan kolostrum pada bayi yang paling utama adalah tingkat pengetahuan. Selain itu tingkat pendidikan ibu mempunyai pengaruh dalam pemberian kolostrum. Dukungan keluarga juga merupakan faktor eksternal yang paling besar pengaruhnya terhadap keberhasilan pemberian kolostrum. Tujuan: untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir oleh ibu post op sectio caesarea. Metode: jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, menggunakan cross sectional, sampel dalam penelitian ini 30 ibu post op caesarea. Hasil Penelitian: ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian kolostrum pada ibu post op caesarea (p:0,010), ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian kolostrum pada ibu post op caesarea (p=0,006), ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum pada ibu post op caesarea (p:0,02). Kesimpulan : ada hubungan signifikan tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir oleh ibu post op sectio caesarea.Kata ABSTRAKLatar Belakang : Congestive Heart Failure atau Gagal Jantung yaitu ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk melakukan metabolisme memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient dengan kata lain, diperlukan peningkatan tekanan yang abnormal pada jantung untuk memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan. Masalah utama pada klien dengan gagal jantung kongestif yaaitu ketidakefektifan pola nafas. Untuk mengatasi pola nafas dilakukan dengan pemberian terapi oksigen. Tujuan : mengetahui penerapan pemberian terapi oksigenasi dalam mengurangi ketidakefektifan pola nafas pada pasien Congestive Heart Failure (CHF) di Ruang ICU/ICCU RSUD DR. Soedirman Kebumen. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah dua orang klien yang mengalami gagal jantung kongestif dengan kriteria mengalami sesak nafas dan kesadaran composmentis. Hasil: menunjukkan bahwa ada perubahan pola nafas menjadi lebih baik, tidak mengalami sesak dan frekuensi pernafasan normal setelah diberikan terapi oksigenasi. Kesimpulan: masalah keperawatan ketidakefektifan pola nafas berhubungan dengan hiperventilasi dapat teratasi dengan terapi pemberian oksigen dan peningkatan oksigenKata
Title: Tugas Metodologi Penelitian Analisis Jurnal
Description:
ABSTRAKLatar Belakang : Tuberculosis (TB) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis masuk kedalam saluran pernafasan dan menyerang paru-paru sehingga pada bagian alveolus terdapat bintil-bintil atau peradangan pada dinding alveolus akan mengecil.
Prevalensi TB paru berdasarkan diagnose dokter menurut provinsi 2013-2018 Indonesia menduduki 0,4% dari seluruh jumlah populasi.
Tujuan : untuk mengetahui penerapan batuk efektif dan fisioterapi dada dalam mengurangi ketidakefektifan bersihan jalan nafas pada klien tuberculosis.
Metode : penelitian yang digunakan dengan menganalisis artikel dan dilakukan penelusuran melalui google scholar dengan menggunakan kata kunci “fisioterapi dada dan batuk efektif”, “fisioterapi dada dan batukefektif”+ “tuberculosis”, “penatalaksanaan batuk efektif dan fisioterapi dada”+ “tuberculosis”, “pengaruh batuk efektif dan fisioterapi dada”+ “tuberculosis”.
Hasil : dari 5 jurnal didapatkan bahwa terjadi perubahan irama nafas, mampu mengeluarkan sekret, sesak nafas berkurang setelah dilakukan batuk efektif dan fisioterapi dada.
Kesimpulan : penerapan batuk efektif dan fisioterapi dada pada pasien TB yang mengalami ketidakefektifan bersihan jalan nafas mampu mengurangi sesak nafas dan mengeluarkan spuntum dan disarankan klien bisa untuk melakukan batuk efektif dan fisioterapi dada secara mandiri.
Kata ABSTRAKLatar Belakang: Pemberian kolostrum secara awal pada bayi baru lahir merupakan perlindungan yang terbaik.
Beberapa hal yang dapat memengaruhi keberhasilan pemberian kolostrum dijam pertama kelahiran misalnya untuk ibu Sectio Caesarea.
Sebagian ibu Sectio Caesarea tidak setuju untuk memberikannya pada hari pertama, meskipun ibu mengetahui tentang pentingnya pemberian ASI.
Faktor yang memengaruhi ibu dalam memberikan kolostrum pada bayi yang paling utama adalah tingkat pengetahuan.
Selain itu tingkat pendidikan ibu mempunyai pengaruh dalam pemberian kolostrum.
Dukungan keluarga juga merupakan faktor eksternal yang paling besar pengaruhnya terhadap keberhasilan pemberian kolostrum.
Tujuan: untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir oleh ibu post op sectio caesarea.
Metode: jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, menggunakan cross sectional, sampel dalam penelitian ini 30 ibu post op caesarea.
Hasil Penelitian: ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian kolostrum pada ibu post op caesarea (p:0,010), ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian kolostrum pada ibu post op caesarea (p=0,006), ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum pada ibu post op caesarea (p:0,02).
Kesimpulan : ada hubungan signifikan tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir oleh ibu post op sectio caesarea.
Kata ABSTRAKLatar Belakang : Congestive Heart Failure atau Gagal Jantung yaitu ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk melakukan metabolisme memenuhi kebutuhan jaringan terhadap oksigen dan nutrient dengan kata lain, diperlukan peningkatan tekanan yang abnormal pada jantung untuk memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan.
Masalah utama pada klien dengan gagal jantung kongestif yaaitu ketidakefektifan pola nafas.
Untuk mengatasi pola nafas dilakukan dengan pemberian terapi oksigen.
Tujuan : mengetahui penerapan pemberian terapi oksigenasi dalam mengurangi ketidakefektifan pola nafas pada pasien Congestive Heart Failure (CHF) di Ruang ICU/ICCU RSUD DR.
Soedirman Kebumen.
Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan metode pendekatan studi kasus.
Subyek dalam penelitian ini adalah dua orang klien yang mengalami gagal jantung kongestif dengan kriteria mengalami sesak nafas dan kesadaran composmentis.
Hasil: menunjukkan bahwa ada perubahan pola nafas menjadi lebih baik, tidak mengalami sesak dan frekuensi pernafasan normal setelah diberikan terapi oksigenasi.
Kesimpulan: masalah keperawatan ketidakefektifan pola nafas berhubungan dengan hiperventilasi dapat teratasi dengan terapi pemberian oksigen dan peningkatan oksigenKata.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kompetensi Dosen dan Mahasiswa dalam Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika: Usaha Mempertajam Kualitas Penelitian Pendidikan Matematika
Kompetensi Dosen dan Mahasiswa dalam Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika: Usaha Mempertajam Kualitas Penelitian Pendidikan Matematika
Kompentensi mahasiswa dalam penelitian tugas akhir dan kompetensi dosen dalam membimbing riset adalah salah satu hal yang perlu dipertajam. Penelitian ini bertujuan menganalisis ko...
Pengaruh Agile Methodology dalam Strategi Digitalisasi Di PT. Satoru Prima Internasional
Pengaruh Agile Methodology dalam Strategi Digitalisasi Di PT. Satoru Prima Internasional
Digitalisasi telah menjadi faktor penting bagi perusahaan untuk berkembang di tengah perubahan yang cepat di era digital. Metodologi tangkas telah menjadi terkenal sebagai pendekat...
ANALISIS BUKU TEKS SISWA MATA PELAJARAN FIKIH DALAM PERSPEKTIF KEBUTUHAN PSIKOLOGI
ANALISIS BUKU TEKS SISWA MATA PELAJARAN FIKIH DALAM PERSPEKTIF KEBUTUHAN PSIKOLOGI
Tercapainya tugas-tugas perkembangan peserta didik merupakan kebutuhan mutlak yang harus terpenuhi. Namun terkadang proses pembelajaran yang ia dapat di madrasah tidak membantunya ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERANCANGAN APLIKASI REKAP PENGUMPULAN TUGAS SISWA/I BERBASIS WEB DI SMA BPPI BALEENDAH
PERANCANGAN APLIKASI REKAP PENGUMPULAN TUGAS SISWA/I BERBASIS WEB DI SMA BPPI BALEENDAH
Perancangan sebuah aplikasi berbasis web untuk memfasilitasi pengumpulan dan rekapitulasi tugas siswa. Tugas-tugas siswa merupakan komponen krusial dalam proses pendidikan namun se...
ANALISIS TUGAS PERKEMBANGAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
ANALISIS TUGAS PERKEMBANGAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Mahasiswa merupakan masa memasuki masa dewasa yang pada umum berada pada rentang usia 18-25 tahun, pada masa tersebut mahasiswa memiliki tanggung jawab terhadap masa perkembanganny...
ANALISIS DAN PENERAPAN TOPIC MODELING PADA JUDUL TUGAS AKHIR MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE LATENT DIRICHLET ALLOCATION (LDA)
ANALISIS DAN PENERAPAN TOPIC MODELING PADA JUDUL TUGAS AKHIR MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE LATENT DIRICHLET ALLOCATION (LDA)
Tugas akhir menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa program studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana. Penentuan judul tugas akhir di p...

