Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA PIPA KALOR FLEKSIBEL

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja pipa kalor fleksibel. Pipa kalor fleksibel dibuat denganpanjang 450 mm. Bagian evaporator terbuat dari tembaga dengan panjang 150 mm, diameter dalam 4 mm dandiameter luar 5 mm. Bagian kondensor terbuat dari tembaga dengan panjang 150 mm, diameter dalam 4 mmdan diameter luar 5 mm. Bagian adiabatik terbuat dari bahan elastis silicon dengan diameter dalam 5 mm dandiameter luar 8 mm. Struktur sumbu stainless steel mesh 100 dan stainless steel mesh 50. Fluida kerjamenggunakan air murni. Bagian dalam adiabatik ditambahkan pegas untuk menjaga struktur sumbu tidak rusakpada saat ditekuk. Evaorator dipanaskan menggunakan heater dengan daya sebesar 12 W. Pipa kalor ditekukdengan susut tekuk 0o, 45o, 90o, 135o dan 180o.Hasil yang didapat menunjukkan kinerja pipa kalor fleksibel meningkat dengan berkurangnya sudut tekuk yangditunjukkan dengan hasil perhitungan tahanan termal pipa kalor. Tahanan termal pipa kalor mempunyai nilaipaling kecil pada saat pipa tidak ditekuk dan paling besar pada saat pipa kalor ditekuk dengan sudut 180o.Kinerja pipa kalor mesh 100 lebih baik dibandingkan pipa kalor mesh 50. Ini menunjukkanbahwa kapasitasperpindahan panas pipa kalor dipengaruhi oleh sudut tekuk pipa kalor. Nilai tahanan termal mesh 50 palingkecil terjadi pada susut 0o sebesar 0.24 K/W dan terbesar pada sudut 180o sebesar 0.40 K/W. Nilai tahanantermal mesh 100 paling kecil juga sama terjadi pada susut 0o sebesar 0.15 K/W dan terbesar pada sudut 180osebesar 0.23 K/W.
Title: STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA PIPA KALOR FLEKSIBEL
Description:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja pipa kalor fleksibel.
Pipa kalor fleksibel dibuat denganpanjang 450 mm.
Bagian evaporator terbuat dari tembaga dengan panjang 150 mm, diameter dalam 4 mm dandiameter luar 5 mm.
Bagian kondensor terbuat dari tembaga dengan panjang 150 mm, diameter dalam 4 mmdan diameter luar 5 mm.
Bagian adiabatik terbuat dari bahan elastis silicon dengan diameter dalam 5 mm dandiameter luar 8 mm.
Struktur sumbu stainless steel mesh 100 dan stainless steel mesh 50.
Fluida kerjamenggunakan air murni.
Bagian dalam adiabatik ditambahkan pegas untuk menjaga struktur sumbu tidak rusakpada saat ditekuk.
Evaorator dipanaskan menggunakan heater dengan daya sebesar 12 W.
Pipa kalor ditekukdengan susut tekuk 0o, 45o, 90o, 135o dan 180o.
Hasil yang didapat menunjukkan kinerja pipa kalor fleksibel meningkat dengan berkurangnya sudut tekuk yangditunjukkan dengan hasil perhitungan tahanan termal pipa kalor.
Tahanan termal pipa kalor mempunyai nilaipaling kecil pada saat pipa tidak ditekuk dan paling besar pada saat pipa kalor ditekuk dengan sudut 180o.
Kinerja pipa kalor mesh 100 lebih baik dibandingkan pipa kalor mesh 50.
Ini menunjukkanbahwa kapasitasperpindahan panas pipa kalor dipengaruhi oleh sudut tekuk pipa kalor.
Nilai tahanan termal mesh 50 palingkecil terjadi pada susut 0o sebesar 0.
24 K/W dan terbesar pada sudut 180o sebesar 0.
40 K/W.
Nilai tahanantermal mesh 100 paling kecil juga sama terjadi pada susut 0o sebesar 0.
15 K/W dan terbesar pada sudut 180osebesar 0.
23 K/W.

Related Results

ANALISA FAKTOR GESEKAN ALAT PENUKAR KALOR PIPA KONSENTRIK SALURAN SILINDER SKALA LABORATORIUM
ANALISA FAKTOR GESEKAN ALAT PENUKAR KALOR PIPA KONSENTRIK SALURAN SILINDER SKALA LABORATORIUM
Alat penukar kalor adalah suatu alat untuk memindahkan kalor antara dua jenis fluida. Pada Pengujian ini, menggunakan pipa aluminium dengan diameter luar pipa dalam 25mm, diameter ...
Wu Man, the Pipa and Chinese Tradition in a Contemporary Global Context?
Wu Man, the Pipa and Chinese Tradition in a Contemporary Global Context?
In contrast to the idea that the modernization of playing styles has unleashed the expressive potential of the pipa, this article suggests, through the individual case study of Wu ...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM
PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM
PT Bukit Asam Tbk adalah perusahaan bisnis batubara yang cukup besar di Indonesia. Batubara tergolong sumber energi karena memiliki nilai kalor untuk terjadinya pembakaran. Oleh ka...
Pembuatan Dan Pengujian Alat Praktikum Penukar Kalor Tipe Double Pipe
Pembuatan Dan Pengujian Alat Praktikum Penukar Kalor Tipe Double Pipe
Perpindahan panas telah menjadi matakuliah dibeberapa program studi teknik diseluruh indonesia. Selain itu, matakuliah penukar kalor juga telah banyak dibuka sebagai matakuliah pil...
Simulasi dan Analisa Faktor Intensifikasi Tegangan pada Sambungan Jenis Elbow dan Tee Menggunakan Metode Elemen Hingga
Simulasi dan Analisa Faktor Intensifikasi Tegangan pada Sambungan Jenis Elbow dan Tee Menggunakan Metode Elemen Hingga
Pada sistem perpipaan, dua pipa dapat terhubung satu sama lain secara langsung, baik dari pipa ke pipa maupun pipa ke fitting. Fitting disini dapat berupa elbow atau percabangan/te...
KAJI EKSPERIMENTAL PEMANFAATAN KALOR BUANGAN KONDENSOR UNTUK KEBUTUHAN PENGERINGAN
KAJI EKSPERIMENTAL PEMANFAATAN KALOR BUANGAN KONDENSOR UNTUK KEBUTUHAN PENGERINGAN
Abstrak Kaji eksperimental pemanfaatan kalor buangan kondensor untuk kebutuhan pengeringan telah diteliti. Proses pendinginan dengan mesin refrigerasi siklus uap dimana kalor yang ...

Back to Top