Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDI AWAL PEMBUATAN SERBUK TEMBAGA BERSTRUKTUR AMORF

View through CrossRef
Serbuk logam umumnya diproduksi dengan proses atomisasi (sentrifugal, gas, atau air),elektrolisis, atau kimia. Logam umumnya memiliki struktur kristal (crystalline), agar dapatdiperoleh serbuk logam berstruktur nonkristal atau amorf (amorphous) maka proses yang dipilihadalah reaksi kimia. Untuk memperoleh serbuk tembaga berstruktur amorf maka dilakukan reaksiantara larutan tembaga (II) sulfat (atau CuSO4) dengan logam seng (atau Zn) pada temperatur dankecepatan agitasi yang relatif tinggi. Sedangkan untuk meningkatkan kemurnian logam tembaga(atau Cu) yang dihasilkan digunakan gas inert selama berlangsungnya reaksi kimia tersebut.Karakterisasi terhadap serbuk logam yang dihasilkan dilakukan dengan analisis menggunakansinar x. Aplikasi logam amorf antara lain adalah sebagai material soft-magnetic dan aplikasi yangmembutuhkan material amorf yang ketangguhannya lebih tinggi dibandingkan material amorfyang lain seperti keramik. Ini merupakan penelitian awal pembuatan serbuk tembaga berstrukturamorf, sebab untuk bisa memperoleh logam yang nonkristal (metallic glass/glassy metal) adalahhal yang sulit, bahkan untuk memperoleh serbuk logam yang kemurniannya cukup tinggi pundengan proses ini bukanlah hal yang mudah.
Title: STUDI AWAL PEMBUATAN SERBUK TEMBAGA BERSTRUKTUR AMORF
Description:
Serbuk logam umumnya diproduksi dengan proses atomisasi (sentrifugal, gas, atau air),elektrolisis, atau kimia.
Logam umumnya memiliki struktur kristal (crystalline), agar dapatdiperoleh serbuk logam berstruktur nonkristal atau amorf (amorphous) maka proses yang dipilihadalah reaksi kimia.
Untuk memperoleh serbuk tembaga berstruktur amorf maka dilakukan reaksiantara larutan tembaga (II) sulfat (atau CuSO4) dengan logam seng (atau Zn) pada temperatur dankecepatan agitasi yang relatif tinggi.
Sedangkan untuk meningkatkan kemurnian logam tembaga(atau Cu) yang dihasilkan digunakan gas inert selama berlangsungnya reaksi kimia tersebut.
Karakterisasi terhadap serbuk logam yang dihasilkan dilakukan dengan analisis menggunakansinar x.
Aplikasi logam amorf antara lain adalah sebagai material soft-magnetic dan aplikasi yangmembutuhkan material amorf yang ketangguhannya lebih tinggi dibandingkan material amorfyang lain seperti keramik.
Ini merupakan penelitian awal pembuatan serbuk tembaga berstrukturamorf, sebab untuk bisa memperoleh logam yang nonkristal (metallic glass/glassy metal) adalahhal yang sulit, bahkan untuk memperoleh serbuk logam yang kemurniannya cukup tinggi pundengan proses ini bukanlah hal yang mudah.

Related Results

PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK GERGAJI KAYU SENGON TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PADA PAVING BLOCK
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK GERGAJI KAYU SENGON TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PADA PAVING BLOCK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu iApakah Ada Pengaruh Penambahan Serbuk Gergaji Kayu Sengon Terhadap Kuat Tekan Pada Paving Block Dan Seberapa Besar Daya Serap Air P...
Analisis Perubahan Jaringan Telekomunikasi Central Toka LIM4 Wilayah Jatinegara Dari Saluran Tembaga Menjadi Fiber Optik
Analisis Perubahan Jaringan Telekomunikasi Central Toka LIM4 Wilayah Jatinegara Dari Saluran Tembaga Menjadi Fiber Optik
Makalah Komprehensif Analisis Perubahan Jaringan Telekomunikasi Central Toka LIM 4 Wilayah Jatinegara Dari Saluran Tembaga Menjadi Fiber Optik bertujuan untuk menganalisis perubaha...
STABILITAS SERBUK PEWARNA ALAMI BERBASIS ANTOSIANIN BUAH NAGA MERAH APKIR TERVARIASI PELARUT ASAM DALAM BERBAGAI KONDISI EKSTERNA
STABILITAS SERBUK PEWARNA ALAMI BERBASIS ANTOSIANIN BUAH NAGA MERAH APKIR TERVARIASI PELARUT ASAM DALAM BERBAGAI KONDISI EKSTERNA
Antosianin merupakan pigmen berwarna merah, ungu, biru dalam buah naga merah kualitas apkir yang memiliki potensi sebagai sumber pewarna alami. Antosianin memiliki sifat lebih stab...
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya
Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas memiliki 54 pengrajin gula kelapa yang tergabung dalam 8 kelompok usaha skala mikro dan kecil (UMK). Sebagian pengrajin mengolah nira kelapa menjadi ...
Karakteristik Sifat Fisis Biobriket Limbah Tongkol Jagung dan Serbuk Kayu
Karakteristik Sifat Fisis Biobriket Limbah Tongkol Jagung dan Serbuk Kayu
Penelitian ini menggunakan bahan baku limbah tongkol jagung dan serbuk kayu.  Limbah tongkol jagung dan serbuk kayu jumlahnya cukup banyak sehingga mendukung dalam ketersediaan bah...
KARAKTERISASI ROTI BOLU MANIS BERBASIS MOCAF (Modified Cassava Flour) TERKOMPOSIT SERBUK DAUN KELOR SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN ALAMI
KARAKTERISASI ROTI BOLU MANIS BERBASIS MOCAF (Modified Cassava Flour) TERKOMPOSIT SERBUK DAUN KELOR SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN ALAMI
Roti bolu manis berbasis MOCAF terkomposit serbuk daun kelor merupakan salah satu inovasi produk pangan olahan non gluten. Penggunaan MOCAF sebagai bahan pengganti terigu aman untu...

Back to Top