Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STRATEGI PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI GARAM

View through CrossRef
Potensi produksi garam dan permintaan akan garam di Jawa Timur cukup tinggi, sedangkan teknologi produksi petani garam rata-rata masih tradisional. Sebagian besar petani garam menggunakan teknologi tradisional, yang akibatnya adalah proses produksi membutuhkan waktu yang lama dan kualitas produk yang kurang bersih. Untuk mengatasinya, perlu digunakan teknologi yang lebih tinggi dan ditemukan strategi peningkatan kinerja anggota kelompok tani garam agar lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknologi yang diimplementasikan pada masing-masing kelompok tani dan menemukan strategi pemberdayaan kelompok tani garam dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksinya serta pengembangan usahanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menguji efektivitas tiga teknologi yang diterapkan pada tiga kelompok petani garam. Teknologi yang diterapkan adalah (1) teknologi geomembrane, (2) teknologi buka-tutup manual, dan (3) teknologi buka-tutup otomatis. Analisis data dengan menggunakan metode deskriptif dengan membandingkan efektivitas ketiga teknologi dan untuk mendapatkan strategi pemberdayaan yang efektif digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuantitas dan kualtas produksi garam pada setiap jenis teknologi meningkat dengan peningkatan yang berbeda-beda untuk setiap jenis teknologi yang diterapkan, serta meningkatnya kinerja anggota kelompok tani garam. Strategi pemberdayaan yang efektif untuk diterapkan adalah Strategi SO untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemampuan manajerial kelompok tani. Kata kunci: Kelompok Tani, Garam, Strategi Pemberdayaan. 
Title: STRATEGI PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI GARAM
Description:
Potensi produksi garam dan permintaan akan garam di Jawa Timur cukup tinggi, sedangkan teknologi produksi petani garam rata-rata masih tradisional.
Sebagian besar petani garam menggunakan teknologi tradisional, yang akibatnya adalah proses produksi membutuhkan waktu yang lama dan kualitas produk yang kurang bersih.
Untuk mengatasinya, perlu digunakan teknologi yang lebih tinggi dan ditemukan strategi peningkatan kinerja anggota kelompok tani garam agar lebih efektif dan efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknologi yang diimplementasikan pada masing-masing kelompok tani dan menemukan strategi pemberdayaan kelompok tani garam dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksinya serta pengembangan usahanya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menguji efektivitas tiga teknologi yang diterapkan pada tiga kelompok petani garam.
Teknologi yang diterapkan adalah (1) teknologi geomembrane, (2) teknologi buka-tutup manual, dan (3) teknologi buka-tutup otomatis.
Analisis data dengan menggunakan metode deskriptif dengan membandingkan efektivitas ketiga teknologi dan untuk mendapatkan strategi pemberdayaan yang efektif digunakan analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuantitas dan kualtas produksi garam pada setiap jenis teknologi meningkat dengan peningkatan yang berbeda-beda untuk setiap jenis teknologi yang diterapkan, serta meningkatnya kinerja anggota kelompok tani garam.
Strategi pemberdayaan yang efektif untuk diterapkan adalah Strategi SO untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemampuan manajerial kelompok tani.
 Kata kunci: Kelompok Tani, Garam, Strategi Pemberdayaan.
 .

Related Results

TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
Strategi Kebijakan Impor Garam Dalam Melindungi Produksi Garam Nasional
Strategi Kebijakan Impor Garam Dalam Melindungi Produksi Garam Nasional
AbstractThis study aims to analyze the salt import policy strategy in protecting national salt production. The method used in this research is research synthesis, in the form of a ...
PERANAN KETUA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT
PERANAN KETUA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT
Pembinaan kelompok tani oleh para petugas penyuluh telah banyak dilakukan namun tidak semuanya merata secara optimal, kebanyakan petani masih belum merasa manfaat yang dia dapatkan...
Peningkatan Keterampilan Masyarakat melalui Diversifikasi Garam menjadi Produk Garam Spa dan Garam Susu di Desa Bulu Cindea
Peningkatan Keterampilan Masyarakat melalui Diversifikasi Garam menjadi Produk Garam Spa dan Garam Susu di Desa Bulu Cindea
Latar Belakang: Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkep, merupakan salah satu penghasil garam terbesar di Sulawesi Selatan. Namun, masyarakat setempat hanya memproduksi garam mentah de...
Strategi Politik Pemanfaatan Kelompok Tani di Banyuasin Dalam Pileg 2019
Strategi Politik Pemanfaatan Kelompok Tani di Banyuasin Dalam Pileg 2019
    Nama : Yeni anggraini NIM : 1720404031Fakultas : Adab dan HumanioraProdi/Tahun : Politik Islam/2017 Judul Skripsi : Strategi Pemanfaatan Kelompok Tani Dalam Pemenan...
Rancang Bangun Mesin Pencucian Garam Dua Tingkat Skala Kecil
Rancang Bangun Mesin Pencucian Garam Dua Tingkat Skala Kecil
Kondisi perekonomian petani garam dan kualitas garam rakyat kerap kali membuat petani garam berada di posisi tawar yang lemah, sehingga harga jual garam di tingkat petani rendah. M...
KEDINAMISAN KELOMPOK TANI DAN FAKTOR YANG MEMENGARUHINYA
KEDINAMISAN KELOMPOK TANI DAN FAKTOR YANG MEMENGARUHINYA
Program pengembangan sektor pertanian di Indonesia mengharuskan pembentukan kelompok tani. Peraturan MenteriPertanian Nomor 82 Tahun 2013 tentang Pedoman Pembentukan Kelompok Tani ...

Back to Top