Javascript must be enabled to continue!
KONTROL KIPAS ANGIN MENGGUNAKAN APLIKASI BLYNK BERBASIS ARDUINO NANO
View through CrossRef
Abstrak
Teknologi yang semakin berkembang memudahkan manusia untuk melakukan berbagai aktifitasnya. Dengan perkembangan teknologi, manusia semakin memiliki banyak pilihan untuk membantu mengatasi masalah yang dihadapinya, dimana salah satunya ialah memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam menyelesaikan masalah. Salah satunya sistem Kontrol Kipas angin yang dapat dikendalian melalui smartphone. Dengan menggunakan internet dimungkinkan penggunaan kipas angin menjadi lebih mudah dan efisien. Untuk itu penulis tertarik untuk membuat sebuah alat Kipas Angin Melalui Aplikasi Blynk berbasis Arduino Nano. Kontrol Kipas Angin melalui Aplikasi Blynk berbasis Arduino Nano ini menggunakan Arduino Nano ini sebagai komponen utama dan menggunakan software arduino IDE untuk menulis sekaligus mengunggahnya kedalam arduino Nano. Jika Arduino Nano membaca data berupa “LOW” maka arduino akan mengaktifkan relay 1, maka kipas angin akan bekerja pada kecepatan rendah. Sedangkan data yang terbaca “HIGH” maka Arduino Nano akan mengaktifkan relay 3, kemudian Kipas Angin akan bekerja pada kecepatan tinggi, begitu juga dengan data “Medium” dengan kecepatan sedang. Selain input dari aplikasi perangkat sistem juga menggunakan input push button sebagai pengganti akses secara manual.
Kata kunci: Kontrol Kipas Angin, Arduino Nano, NodeMcu ESP8266, Relay, Blynk
Abstract
The development of technology makes it easier for humans to carry out various activities. With the development of technology, humans increasingly have many options to help overcome the problems they face, one of which is to take advantage of technological sophistication in solving problems. One of them is the Fan Control system that can be controlled via a smartphone. By using the internet, it is possible to use the fan to be easier and more efficient. For this reason, the author is interested in making a fan tool through the Arduino Nano-based Blynk Application. Fan Control through the Arduino Nano-based Blynk Application uses this Arduino Nano as the main component and uses the Arduino IDE software to write and upload it to the Arduino Nano. If Arduino Nano reads data in the form of "LOW" then Arduino will activate relay 1, then the fan will work at low speed. While the data reads "HIGH" the Arduino Nano will activate relay 3, then the Fan will work at high speed, as well as "Medium" data at medium speed. In addition to input from device applications, the system also uses push button input as a substitute for manual access.
Keywords: Fan Control, Arduino Nano, NodeMcu ESP8266, Relay, Blynk
Universitas Bina Sarana Informatika
Title: KONTROL KIPAS ANGIN MENGGUNAKAN APLIKASI BLYNK BERBASIS ARDUINO NANO
Description:
Abstrak
Teknologi yang semakin berkembang memudahkan manusia untuk melakukan berbagai aktifitasnya.
Dengan perkembangan teknologi, manusia semakin memiliki banyak pilihan untuk membantu mengatasi masalah yang dihadapinya, dimana salah satunya ialah memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam menyelesaikan masalah.
Salah satunya sistem Kontrol Kipas angin yang dapat dikendalian melalui smartphone.
Dengan menggunakan internet dimungkinkan penggunaan kipas angin menjadi lebih mudah dan efisien.
Untuk itu penulis tertarik untuk membuat sebuah alat Kipas Angin Melalui Aplikasi Blynk berbasis Arduino Nano.
Kontrol Kipas Angin melalui Aplikasi Blynk berbasis Arduino Nano ini menggunakan Arduino Nano ini sebagai komponen utama dan menggunakan software arduino IDE untuk menulis sekaligus mengunggahnya kedalam arduino Nano.
Jika Arduino Nano membaca data berupa “LOW” maka arduino akan mengaktifkan relay 1, maka kipas angin akan bekerja pada kecepatan rendah.
Sedangkan data yang terbaca “HIGH” maka Arduino Nano akan mengaktifkan relay 3, kemudian Kipas Angin akan bekerja pada kecepatan tinggi, begitu juga dengan data “Medium” dengan kecepatan sedang.
Selain input dari aplikasi perangkat sistem juga menggunakan input push button sebagai pengganti akses secara manual.
Kata kunci: Kontrol Kipas Angin, Arduino Nano, NodeMcu ESP8266, Relay, Blynk
Abstract
The development of technology makes it easier for humans to carry out various activities.
With the development of technology, humans increasingly have many options to help overcome the problems they face, one of which is to take advantage of technological sophistication in solving problems.
One of them is the Fan Control system that can be controlled via a smartphone.
By using the internet, it is possible to use the fan to be easier and more efficient.
For this reason, the author is interested in making a fan tool through the Arduino Nano-based Blynk Application.
Fan Control through the Arduino Nano-based Blynk Application uses this Arduino Nano as the main component and uses the Arduino IDE software to write and upload it to the Arduino Nano.
If Arduino Nano reads data in the form of "LOW" then Arduino will activate relay 1, then the fan will work at low speed.
While the data reads "HIGH" the Arduino Nano will activate relay 3, then the Fan will work at high speed, as well as "Medium" data at medium speed.
In addition to input from device applications, the system also uses push button input as a substitute for manual access.
Keywords: Fan Control, Arduino Nano, NodeMcu ESP8266, Relay, Blynk.
Related Results
Contribution to the system architecture design for electromagnetic nano-network communications
Contribution to the system architecture design for electromagnetic nano-network communications
(English) A nano-network is a communication network at the nano-scale between nano-devices. Nanodevices face certain challenges in functionalities, because of limitations in their ...
Penerapan Metode Backpropagation untuk Pengaturan Kecepatan Kipas Angin
Penerapan Metode Backpropagation untuk Pengaturan Kecepatan Kipas Angin
Pada saat ini perkembangan teknologi sangat berkembang dengan maju dan pesat. Teknologi yang berkembang akan menghasilkan jenis-jenis elektronik untuk memudahkan manusia dalam meny...
Model Sistem Pengendalian Level Kecepatan Motor Kipas Angin dengan Metode Object Detection
Model Sistem Pengendalian Level Kecepatan Motor Kipas Angin dengan Metode Object Detection
Kipas angin adalah perangkat yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk memberikan kenyamanan termal di dalam ruangan. Namun, penggunaan kipas angin yang konvensional se...
Kajian Pola Angin Permukaan di Bandara Supadio Pontianak
Kajian Pola Angin Permukaan di Bandara Supadio Pontianak
Telah dilakukan sebuah kajian tentang pola angin permukaan yang ada di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola arah angin permu...
Perancangan Kipas Angin Otomatis Menggunakan Sensor Suhu Dan Suara Berbasis Mikrokontroler
Perancangan Kipas Angin Otomatis Menggunakan Sensor Suhu Dan Suara Berbasis Mikrokontroler
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan manusia akan hal yang instan semakin meningkat pula. Khususnya untuk mengontrol peralatan elektronik tanpa har...
Implementasi Modul ESP32 Sebagai Pengendali Kipas Angin Otomatis Berbasis Jaringan WiFi
Implementasi Modul ESP32 Sebagai Pengendali Kipas Angin Otomatis Berbasis Jaringan WiFi
Kipas angin konvensional masih menjadi perangkat yang banyak digunakan masyarakat, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia. Di sisi lain kipas angin konvensional masih bergant...
Preparation and characterization of nanocomposites based on polylactide manufactured by reactive extrusion-calendering : thermal, rheological, mechanical and fracture properties
Preparation and characterization of nanocomposites based on polylactide manufactured by reactive extrusion-calendering : thermal, rheological, mechanical and fracture properties
PLA nanocomposites sheets that is rnodified with multi-functional epoxide reactive agent (Joncryi4300F, BASF, Germany) were manufacturad using reactive extrusion in a pilot plant. ...
MEKANISME ANGIN SIKLON DAN ANGIN ANTISIKLON DAN DAMPAKNYA PADA LINGKUNGAN
MEKANISME ANGIN SIKLON DAN ANGIN ANTISIKLON DAN DAMPAKNYA PADA LINGKUNGAN
Angin siklon dan angin antisiklon merupakan sumber energi dengan mekanisme yang melibatkan banyak tahapan dan dapat mempengaruhi kecepatan angin dan arah angin, angin terbentuk kar...

