Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MODIFIKASIZEOLIT ALAM MORDENIT SEBAGAI KATALISATOR KETALISASI DAN ESTERIFIKASI

View through CrossRef
Abstract MODIFIED  MORDENITE NATURAL ZEOLITE AS CATALYST FOR KETALIZATION AND ESTERIFICATION. The aims of this research was studied of  modified mordenite natural zeolite from Bayah effect by acidity and heating to change zeolite characteristics in orde to prepare as catalyst for glycerol ketalization and  acetit acid esterification by some reaction temperature variation. Natural zeolite which modified by precise treatment will be  produced of natural zeolite that ready for use as catalyst and has good perfomance. The characterization results showed that the best condition for modified mordenite natural zeolite of  Bayah achieved at sulfuric acid concentration of 6 N and heating temperature of 200oC, by surface area reached of 157.110 m2/g and cation exchanged capacity of 2.11 meq/ml. Modernite natural zeolite of Bayah has good performance indication as a catalyst, by the highest glycerol conversion of  70.10% at 60°C for the ketalization reaction, and for the esterification reaction, mordenit natural zeolit of Bayah able to acetit acid conversion of 11.72% at 70°C.   Keywords: characterization; esterification; glycerol; modified; ketalization Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk untuk mempelajari pengaruh modifikasi dengan pengasaman dan pemanasan terhadap perubahan karakteristik zeolit alam mordenit dari Bayah guna persiapan sebagai katalisator pada reaksi ketalisasi gliserol dan esterifikasi asam asetat dengan beberapa variasi suhu reaksi. Zeolit alam yang termodifikasi dengan perlakuan yang tepat akan menghasilkan zeolit alam yang siap pakai, dan akan mampu menghasilkan performa yang baik. Hasil pengujian karakterisasi menunjukkan bahwa kondisi terbaik pada modifikasi zeolit alam mordenit Bayah dihasilkan pada konsentrasi pengasaman 6N H2SO4 dan suhu pengeringan 200oC dengan luas permukaan 157,110 m2/g dan kemampuan tukar kation sebesar 2,11 meq/ml. Zeolit alam mordenit Bayah menunjukkan performa yang baik sebagai katalisator dengan konversi gliserol tertinggi sebesar 70,10%  yang dicapai pada suhu 60oC pada reaksi ketalisasi, dan untuk reaksi esterifikasi,  zeolit alam mordenit Bayah mampu mengkonversi asam setat sebesar 11,72% pada suhu 70oC. Kata kunci: karakterisasi; esterifikasi; gliserol; modifikasi; ketalisasi
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: MODIFIKASIZEOLIT ALAM MORDENIT SEBAGAI KATALISATOR KETALISASI DAN ESTERIFIKASI
Description:
Abstract MODIFIED  MORDENITE NATURAL ZEOLITE AS CATALYST FOR KETALIZATION AND ESTERIFICATION.
The aims of this research was studied of  modified mordenite natural zeolite from Bayah effect by acidity and heating to change zeolite characteristics in orde to prepare as catalyst for glycerol ketalization and  acetit acid esterification by some reaction temperature variation.
Natural zeolite which modified by precise treatment will be  produced of natural zeolite that ready for use as catalyst and has good perfomance.
The characterization results showed that the best condition for modified mordenite natural zeolite of  Bayah achieved at sulfuric acid concentration of 6 N and heating temperature of 200oC, by surface area reached of 157.
110 m2/g and cation exchanged capacity of 2.
11 meq/ml.
Modernite natural zeolite of Bayah has good performance indication as a catalyst, by the highest glycerol conversion of  70.
10% at 60°C for the ketalization reaction, and for the esterification reaction, mordenit natural zeolit of Bayah able to acetit acid conversion of 11.
72% at 70°C.
  Keywords: characterization; esterification; glycerol; modified; ketalization Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk untuk mempelajari pengaruh modifikasi dengan pengasaman dan pemanasan terhadap perubahan karakteristik zeolit alam mordenit dari Bayah guna persiapan sebagai katalisator pada reaksi ketalisasi gliserol dan esterifikasi asam asetat dengan beberapa variasi suhu reaksi.
Zeolit alam yang termodifikasi dengan perlakuan yang tepat akan menghasilkan zeolit alam yang siap pakai, dan akan mampu menghasilkan performa yang baik.
Hasil pengujian karakterisasi menunjukkan bahwa kondisi terbaik pada modifikasi zeolit alam mordenit Bayah dihasilkan pada konsentrasi pengasaman 6N H2SO4 dan suhu pengeringan 200oC dengan luas permukaan 157,110 m2/g dan kemampuan tukar kation sebesar 2,11 meq/ml.
Zeolit alam mordenit Bayah menunjukkan performa yang baik sebagai katalisator dengan konversi gliserol tertinggi sebesar 70,10%  yang dicapai pada suhu 60oC pada reaksi ketalisasi, dan untuk reaksi esterifikasi,  zeolit alam mordenit Bayah mampu mengkonversi asam setat sebesar 11,72% pada suhu 70oC.
Kata kunci: karakterisasi; esterifikasi; gliserol; modifikasi; ketalisasi.

Related Results

Peningkatan Unjuk Kerja Katalisator Zeolit Alam Bayah pada Reaksi Ketalisasi Gliserol
Peningkatan Unjuk Kerja Katalisator Zeolit Alam Bayah pada Reaksi Ketalisasi Gliserol
Abstract IMPROVED PERFORMANCE OF BAYAH NATURAL ZEOLITE AS CATALYST ON   REACTION OF GLYCEROL KETALIZATION. The catalyst has an important role for the rates of chemical reactions ac...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pembelajaran di dalam kelas (indoor) menjadi salah satu model pembelajaran yangsudah lumrah di kalangan masyarakat dari zaman dulu hingga sekarang. Padahalpembelajaran bisa dilakuk...
Kinetika Reaksi Esterifikasi Asam Lemak Bebas dengan Metanol Menggunakan Katalis Asam Sulfat dan Adsorben Natrium Sulfat
Kinetika Reaksi Esterifikasi Asam Lemak Bebas dengan Metanol Menggunakan Katalis Asam Sulfat dan Adsorben Natrium Sulfat
Air sebagai produk samping harus segera dipisahkan karena akan menggeser kesetimbangan reaksi ke arah reaktan karena sifat reaksi esterifikasi adalah reversibel. Salah satu cara un...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Kajian Ekologi Lingkungan Dalam Upacara Ngelukat Gumi
Kajian Ekologi Lingkungan Dalam Upacara Ngelukat Gumi
Ekologi dalam upacara Ngelukat Gumi memiliki arti penting dalam konteks permbersihan atau penyucian alam semesta yang melibatkan aspek Bhuana Agung(alam makrokosmos) dan Bhuana Ali...

Back to Top