Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBEDAAN SHELTER TERHADAP TINGKAT PENETASAN TELUR IKAN LELE SANGKURIANG Clarias gariepinus

View through CrossRef
Ketersediaan telur merupakan salah satu ukuran keberhasilan budidaya ikan, cara yang dilakukan untuk meningkatakan keberhasilan proses penetasan telur adalah dengan pengadaan substrat tempat meletakkan telur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat penetasan telur ikan lele sangkuriang C. gariepinus terhadap penggunaan shelter yang berbeda. Sedangkan kegunaan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi yang berguna bagi pembudidaya dalam meningkatkan produktifitas pemijahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2016 di Balai Benih Ikan (BBI), Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu shelter ijuk, shelter alang-alang dan shelter sabut kelapa masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam, bila terjadi perbedaan diantara perlakuan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perlakuan shelter terhadap daya tetas telur berbeda sangat nyata (p<0.01). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa persentase daya tetas telur ikan lele sangkuriang pada perlakuan shelter ijuk (78±3) adalah yang terbaik, diikuti perlakuan shelter sabut kelapa (74±1) dan terendah pada perlakuan shelter alang-alang (63±1). Kualitas air selama penelitian terbilang optimal dengan kisaran suhu 25-27̊C dan pH 7-7,5.
Center for Open Science
Title: PERBEDAAN SHELTER TERHADAP TINGKAT PENETASAN TELUR IKAN LELE SANGKURIANG Clarias gariepinus
Description:
Ketersediaan telur merupakan salah satu ukuran keberhasilan budidaya ikan, cara yang dilakukan untuk meningkatakan keberhasilan proses penetasan telur adalah dengan pengadaan substrat tempat meletakkan telur.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat penetasan telur ikan lele sangkuriang C.
gariepinus terhadap penggunaan shelter yang berbeda.
Sedangkan kegunaan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi yang berguna bagi pembudidaya dalam meningkatkan produktifitas pemijahan.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2016 di Balai Benih Ikan (BBI), Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai.
Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu shelter ijuk, shelter alang-alang dan shelter sabut kelapa masing-masing diulang sebanyak tiga kali.
Analisis data menggunakan analisis sidik ragam, bila terjadi perbedaan diantara perlakuan dilanjutkan dengan uji LSD.
Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perlakuan shelter terhadap daya tetas telur berbeda sangat nyata (p<0.
01).
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa persentase daya tetas telur ikan lele sangkuriang pada perlakuan shelter ijuk (78±3) adalah yang terbaik, diikuti perlakuan shelter sabut kelapa (74±1) dan terendah pada perlakuan shelter alang-alang (63±1).
Kualitas air selama penelitian terbilang optimal dengan kisaran suhu 25-27̊C dan pH 7-7,5.

Related Results

ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
Pengaruh Pemberian Pakan Alami Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)
Pengaruh Pemberian Pakan Alami Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami terhadap pertumbuhan ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. ...

Back to Top