Javascript must be enabled to continue!
PERUNDUNGAN VERBAL PERSPEKTIF HADIS: DITINJAU DARI GAYA BAHASA PENCERAMAH
View through CrossRef
Artikel ini membahas tentang persoalan sosial yang penting, yaitu: perundungan (bullying). Maksud dari perundungan (bullying) adalah suatu perbuatan mengancam, menakut-nakuti secara wujud tubuh atau kejiwaan spiritual terhadap seseorang yang disebabkan sikap superioritas seseorang, hingga merasa berhak atau berkuasa untuk mengintimidasi orang lain. Penelitian ini mengkaji perundungan ditinjau dari gaya bahasa (ucapan) penceramah dengan perspektif hadis Nabi. Bullying disini adalah jenis perundungan verbal. Studi ini berupaya untuk menemukan signifikansi perundungan dengan hadis, serta eksplorasi atas hadis Nabi, menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan analisis data secara kualitatif deskriptif-analitis. Hasil dari tulisan ini bahwa di dalam al-Qur’an dan hadis telah jelas terdapat suatu larangan untuk tidak menghina orang lain dengan hal yang tidak baik dan terdapat anjuran untuk menjaga lisan ketika sedang menyampaikan sesuatu. Dalam hal ini tindakan perundungan tidak sebatas kepada fisik atau psikis, melainkan tindakan perundungan secara verbal. Hal ini dianggap urgen karena tindakan perundungan secara verbal tidak hanya terjadi di dunia pendidikan, melainkan dari ucapan penceramah juga terdapat gaya bahasa yang digunakan tersebut bersifat merundung.
Title: PERUNDUNGAN VERBAL PERSPEKTIF HADIS: DITINJAU DARI GAYA BAHASA PENCERAMAH
Description:
Artikel ini membahas tentang persoalan sosial yang penting, yaitu: perundungan (bullying).
Maksud dari perundungan (bullying) adalah suatu perbuatan mengancam, menakut-nakuti secara wujud tubuh atau kejiwaan spiritual terhadap seseorang yang disebabkan sikap superioritas seseorang, hingga merasa berhak atau berkuasa untuk mengintimidasi orang lain.
Penelitian ini mengkaji perundungan ditinjau dari gaya bahasa (ucapan) penceramah dengan perspektif hadis Nabi.
Bullying disini adalah jenis perundungan verbal.
Studi ini berupaya untuk menemukan signifikansi perundungan dengan hadis, serta eksplorasi atas hadis Nabi, menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan analisis data secara kualitatif deskriptif-analitis.
Hasil dari tulisan ini bahwa di dalam al-Qur’an dan hadis telah jelas terdapat suatu larangan untuk tidak menghina orang lain dengan hal yang tidak baik dan terdapat anjuran untuk menjaga lisan ketika sedang menyampaikan sesuatu.
Dalam hal ini tindakan perundungan tidak sebatas kepada fisik atau psikis, melainkan tindakan perundungan secara verbal.
Hal ini dianggap urgen karena tindakan perundungan secara verbal tidak hanya terjadi di dunia pendidikan, melainkan dari ucapan penceramah juga terdapat gaya bahasa yang digunakan tersebut bersifat merundung.
Related Results
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
APA CARA-CARA TERBAIK MENCEGAH PERUNDUNGAN DI SEKOLAH
APA CARA-CARA TERBAIK MENCEGAH PERUNDUNGAN DI SEKOLAH
Semua 50 negara bagian di Amerika Serikat mewajibkan sekolah untuk memiliki kebijakan pencegahan perundungan. Tetapi kebijakan itu sendiri belumlah cukup. Meskipun ada kewajiban it...
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Hadis Nabi dalam hierarki sumber hukum Islam berada pada kedudukan kedua selepas al-Quran. Hadis berfungsi untuk menjelaskan, menafsirkan apa yang terkandung dalam al-Qur...
Edukasi pencegahan tindak perundungan (bullying) pada siswa sekolah dasar
Edukasi pencegahan tindak perundungan (bullying) pada siswa sekolah dasar
Penggunaan kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang secara verbal, fisik, atau psikologis dikenal sebagai perundungan. Perundungan sendiri dapat menyebabkan ganggua...
HISTORITAS PERKEMBANGAN HADIS (DARI PERIODE KLASIK HINGGA KONTEMPORER)
HISTORITAS PERKEMBANGAN HADIS (DARI PERIODE KLASIK HINGGA KONTEMPORER)
ABSTRACT
The history of the study of hadith from time to time experienced a very significant development, initially the study of hadith from oral to oral developed into writing, t...
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Peran Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asyari dalam Pengembangan Hadis di Indonesia
Sebagai negara yang penduduknya mayoritas Muslim, perkembangan hadis tentunya masuk ke Indonesia, menjadi menarik untuk dibahas karena sebagian besar penikmat ilmu hadis sendiri be...
PENGGUNAAN HADIS DALAM TAFSIR AL-MARAGHI
PENGGUNAAN HADIS DALAM TAFSIR AL-MARAGHI
"> Penafsiran Al-Quran telah berlangsung sejak zaman sahabat hingga zaman modern. Berbagai metodedan teori serta teknik penafsiran telah tumbuh berkembang. Seiring dengan mobili...

