Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ISU KESEHATAN DALAM BINGKAI WANITA TANI

View through CrossRef
Pertanian sejatinya tidak hanya menjadi ladang monopoli pihak laki-laki. Wanita juga memiliki andil yang besar dalam pembangunan pertanian. Wanita tani bahkan memiliki peran ganda, selain bekerja di sawah mereka juga harus mengerjakan pekerjaan rumah. Tingginya beban kerja menjadikan wanita tani rentan terkena masalah kesehatan. Sehingga, tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan wanita tani baik fisik maupun psikis. Paper ini adalah sebuah review yang bersifat deskriptis dengan merujuk pada data-data sekunder atas permasalahan kesehatan yang dialami wanita tani atas aktivitas yang dilakukan. Wanita tani, selain bekerja di sektor domestik mereka juga harus bekerja di ranah on farm. Sekedar untuk membantu suami atau demi mencari tambahan penghasilan. Bahkan wanita tani harus bekerja mulai dari pembibitan hingga pemasaran hasil pertaniannya. Beban ganda yang dirasakan wanita tani tentu sangat berpengaruh terhadap kesehatannya, baik secara fisik maupun psikis. Namun, meskipun rentan terkena penyakit masih banyak wanita tani yang tidak memperdulikan hal itu. Tidak banyak pula sosialisasi maupun penyuluhan yang menyentuh ranah ini, sehingga kepedulian wanita tani juga rendah. Ketika kondisi sudah parah barulah mereka berobat, padahal penghasilan mereka juga rendh sehingga menjadkan wanita tani semakin susah. Berdasarkan kondisi ini tentu butuh adanya suatu program untuk meningkatkan kesadaran wanita tani akan pentingnya memakai alat pelindung diri dan prosedur bekerja yang baik agar kesehatannya bisa terjaga.Kata kunci:  Beban Ganda, Gender, Kesehatan, Wanita Tani
Title: ISU KESEHATAN DALAM BINGKAI WANITA TANI
Description:
Pertanian sejatinya tidak hanya menjadi ladang monopoli pihak laki-laki.
Wanita juga memiliki andil yang besar dalam pembangunan pertanian.
Wanita tani bahkan memiliki peran ganda, selain bekerja di sawah mereka juga harus mengerjakan pekerjaan rumah.
Tingginya beban kerja menjadikan wanita tani rentan terkena masalah kesehatan.
Sehingga, tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan wanita tani baik fisik maupun psikis.
Paper ini adalah sebuah review yang bersifat deskriptis dengan merujuk pada data-data sekunder atas permasalahan kesehatan yang dialami wanita tani atas aktivitas yang dilakukan.
Wanita tani, selain bekerja di sektor domestik mereka juga harus bekerja di ranah on farm.
Sekedar untuk membantu suami atau demi mencari tambahan penghasilan.
Bahkan wanita tani harus bekerja mulai dari pembibitan hingga pemasaran hasil pertaniannya.
Beban ganda yang dirasakan wanita tani tentu sangat berpengaruh terhadap kesehatannya, baik secara fisik maupun psikis.
Namun, meskipun rentan terkena penyakit masih banyak wanita tani yang tidak memperdulikan hal itu.
Tidak banyak pula sosialisasi maupun penyuluhan yang menyentuh ranah ini, sehingga kepedulian wanita tani juga rendah.
Ketika kondisi sudah parah barulah mereka berobat, padahal penghasilan mereka juga rendh sehingga menjadkan wanita tani semakin susah.
Berdasarkan kondisi ini tentu butuh adanya suatu program untuk meningkatkan kesadaran wanita tani akan pentingnya memakai alat pelindung diri dan prosedur bekerja yang baik agar kesehatannya bisa terjaga.
Kata kunci:  Beban Ganda, Gender, Kesehatan, Wanita Tani.

Related Results

TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
Pengaruh Motivasi Anggota Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Di Kabupaten Sukoharjo
Pengaruh Motivasi Anggota Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Di Kabupaten Sukoharjo
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh motivasi anggota kelompok wanita tani terhadap kinerja kelompok wanita tani di Kabupaten Sukoharjo. Metode dasar p...
KONTRIBUSI WANITA TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA TANJUNG KECAMATAN KALIDAWIR KABUPATEN TULUNGAGUNG
KONTRIBUSI WANITA TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA TANJUNG KECAMATAN KALIDAWIR KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK Wanita tani adalah sosok wanita pedesaan baik yang dewasa maupun muda. Mereka adalah istri dari petani atau anggota keluarga tani yang terlibat secara langsung atau tidak ...
AKTIVITAS PARTISIPATIF PEREMPUAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA
AKTIVITAS PARTISIPATIF PEREMPUAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai aktivitas partisipatif Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur dalam mendorong kemandirian masyarakat di Desa Beratwetan Ke...
Internalisasi Agama dalam Program Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Mekar Janti Sebagai Bentuk Transformasi Ekonomi Lokal
Internalisasi Agama dalam Program Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Mekar Janti Sebagai Bentuk Transformasi Ekonomi Lokal
 Tulisan ini mengkaji tentang model pemberdayaan yang ada di Kelompok wanita tani Mekar Janti. Kelompok wanita tani Mekar Janti dinilai penulis memiliki potensi dan juga masih terd...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PERANAN KETUA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT
PERANAN KETUA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT
Pembinaan kelompok tani oleh para petugas penyuluh telah banyak dilakukan namun tidak semuanya merata secara optimal, kebanyakan petani masih belum merasa manfaat yang dia dapatkan...

Back to Top