Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Formulasi Dan Evaluasi Sifat Fisik Sediaan Krim Lulur Dari Ekstrak Bunga Rosella

View through CrossRef
Krim lulur merupakan sediaan kosmetik yang bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada kulit. Salah satu bahan alami yang dapat diformulasikan untuk krim lulur adalah bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dengan kandungan antioksidan yang mencegah radikal bebas. Tujuan; untuk mengetahui apakah ekstrak bunga rosella dapat diformulasikan sebagai sediaan krim lulur dengan konsentrasi 3%, 6% dan 9%.. Metode; secara eksperimental. Dengan melakukan evaluasi sifat fisik yaitu uji  organoleptik, uji pH, uji iritasi, uji daya sebar, uji stabilitas, uji tipe emulsi dan uji kesukaan. Hasil; Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan yang dibuat memenuhi evaluasi sifat fisik yaitu memiliki tekstur semi padat, warna formula F0 putih, FI ungu muda, FII ungu dan FIII ungu gelap. Setiap sediaan memiliki homogenitas yang baik, pH berkisar antara 4,6- 6,2.  Krim lulur tidak mengiritasi kulit, Memenuhi persyaratan uji daya sebar. Stabilitas sediaan yang baik, tipe emulsi miyak dalam air (m/a), sukarelawan hanya kurang suka pada sediaan FII (6%). Kesimpulan; ekstrak bunga rosella (hibiscus sabdariffa L.) dapat diformulasikan sebagai sediaan krim lulur dan tidak mengiritasi kulit.
Title: Formulasi Dan Evaluasi Sifat Fisik Sediaan Krim Lulur Dari Ekstrak Bunga Rosella
Description:
Krim lulur merupakan sediaan kosmetik yang bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada kulit.
Salah satu bahan alami yang dapat diformulasikan untuk krim lulur adalah bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.
) dengan kandungan antioksidan yang mencegah radikal bebas.
Tujuan; untuk mengetahui apakah ekstrak bunga rosella dapat diformulasikan sebagai sediaan krim lulur dengan konsentrasi 3%, 6% dan 9%.
Metode; secara eksperimental.
Dengan melakukan evaluasi sifat fisik yaitu uji  organoleptik, uji pH, uji iritasi, uji daya sebar, uji stabilitas, uji tipe emulsi dan uji kesukaan.
Hasil; Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan yang dibuat memenuhi evaluasi sifat fisik yaitu memiliki tekstur semi padat, warna formula F0 putih, FI ungu muda, FII ungu dan FIII ungu gelap.
Setiap sediaan memiliki homogenitas yang baik, pH berkisar antara 4,6- 6,2.
  Krim lulur tidak mengiritasi kulit, Memenuhi persyaratan uji daya sebar.
Stabilitas sediaan yang baik, tipe emulsi miyak dalam air (m/a), sukarelawan hanya kurang suka pada sediaan FII (6%).
Kesimpulan; ekstrak bunga rosella (hibiscus sabdariffa L.
) dapat diformulasikan sebagai sediaan krim lulur dan tidak mengiritasi kulit.

Related Results

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KRIM PELEMBAB DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH ARA (Ficus racemosa L.)
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KRIM PELEMBAB DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH ARA (Ficus racemosa L.)
Tumbuhan ara (Ficus racemosa L.) sangat memiliki khasiat sebagai antidiare, antiinflamasi, antioksidan dan lain sebagainya. Antioksidan dalam krim berfungsi sebagai pelembab untuk ...
PENGARUH PEMBERIAN “KOMBUCHA” TEH ROSELLA TERHADAP PROFIL DARAH MENCIT (Mus musculus L)
PENGARUH PEMBERIAN “KOMBUCHA” TEH ROSELLA TERHADAP PROFIL DARAH MENCIT (Mus musculus L)
“Kombucha” rosella tea is a functional fermented beverage product solution from the petals of rosella tea and sugar using a microbial starter “Kombucha” (Acetobacter xylinum and se...
PEMANFAATAN BERAS MERAH DAN ALPUKAT SEBAGAI LULUR UNTUK MELEMBABKAN KULIT BADAN
PEMANFAATAN BERAS MERAH DAN ALPUKAT SEBAGAI LULUR UNTUK MELEMBABKAN KULIT BADAN
ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk mengetahui (1) Proses pembuatan beras merah dan alpukat, (2) Teknik penggunaan lulur beras merah dan alpukat pada kulit ...
Formulasi dan uji sifat fisik lulur krim ekstrak etanol bunga kecombrang (Etlingera eliator (Jack) R.M. Smith)
Formulasi dan uji sifat fisik lulur krim ekstrak etanol bunga kecombrang (Etlingera eliator (Jack) R.M. Smith)
Tanaman kecombrang (Etlingera eliator (Jack) R.M. Smith), memiliki senyawa bioaktif polifenol, alkaloid, flavonoid, steroid, saponin dan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini, untuk...
Formulasi Sediaan Krim Ekstrak Wortel (Daucus carotaL.) dan Uji Aktivitasnya sebagai Tabir Surya secara In Vitro
Formulasi Sediaan Krim Ekstrak Wortel (Daucus carotaL.) dan Uji Aktivitasnya sebagai Tabir Surya secara In Vitro
Wortel memiliki kandungan β-karoten yang berpotensi sebagai tabir surya. Krim merupakan sediaan yang memberi rasa nyaman pada penggunaan kulit, sehingga dilakukan pengembangan form...
Uji Aktivitas Antioksidan Krim Luka Bakar Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata L.) Menggunakan Metode DPPH
Uji Aktivitas Antioksidan Krim Luka Bakar Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata L.) Menggunakan Metode DPPH
Daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata Lam. Pers) merupakan salah satu tumbuhan yang secara empiris mampu menyembuhkan luka bakar. Tumbuhan ini memiliki potensi antioksidan yang poten...

Back to Top