Javascript must be enabled to continue!
PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI MELALUI ANALISA BIAYA KUALITAS (Studi Kasus pada Perusahaan Bahan Baku Makanan)
View through CrossRef
This article is about quality costs analysis to improve industrial competitiveness, through a study case at food ingredients industry. The purpose of this quality costs analysis is to know quality cost resources which are not efficient.
The first condition shows that 90% of total quality costs is used as prevention cost and 8% as internal failure cost. The final condition after analysis and improvement shows no more internal failure and the average quality costs is reduced by 9.66%.
Abstract in Bahasa Indonesia :
Artikel ini membahas tentang analisa biaya kualitas untuk peningkatan daya saing industri, studi kasus di sebuah industri bahan baku makanan. Tujuan dari analisa biaya kualitas adalah untuk mengetahui sumber-sumber biaya kualitas yang tidak effisien.
Kondisi awal perusahaan menunjukkan bahwa 90% dari total biaya kualitas digunakan sebagai biaya pencegahan, dan 8% sebagai biaya kegagalan internal. Kondisi akhir setelah dilakukan analisa dan perbaikan adalah tidak lagi ditemukan biaya kegagalan internal dan rata-rata biaya kualitas perusahaan secara umum menurun sebesar 9.66%.
Kata kunci: analisa biaya kualitas, industri bahan baku makanan.
Title: PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI MELALUI ANALISA BIAYA KUALITAS (Studi Kasus pada Perusahaan Bahan Baku Makanan)
Description:
This article is about quality costs analysis to improve industrial competitiveness, through a study case at food ingredients industry.
The purpose of this quality costs analysis is to know quality cost resources which are not efficient.
The first condition shows that 90% of total quality costs is used as prevention cost and 8% as internal failure cost.
The final condition after analysis and improvement shows no more internal failure and the average quality costs is reduced by 9.
66%.
Abstract in Bahasa Indonesia :
Artikel ini membahas tentang analisa biaya kualitas untuk peningkatan daya saing industri, studi kasus di sebuah industri bahan baku makanan.
Tujuan dari analisa biaya kualitas adalah untuk mengetahui sumber-sumber biaya kualitas yang tidak effisien.
Kondisi awal perusahaan menunjukkan bahwa 90% dari total biaya kualitas digunakan sebagai biaya pencegahan, dan 8% sebagai biaya kegagalan internal.
Kondisi akhir setelah dilakukan analisa dan perbaikan adalah tidak lagi ditemukan biaya kegagalan internal dan rata-rata biaya kualitas perusahaan secara umum menurun sebesar 9.
66%.
Kata kunci: analisa biaya kualitas, industri bahan baku makanan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENERAPAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI CHEMICAL PADA PT “X” DI SURABAYA
PENERAPAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI CHEMICAL PADA PT “X” DI SURABAYA
PT X adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi bahan kimia (Chemical) yang digunakan sebagai bahan pelumas untuk mesin dan peralatan pabrik. Selama ini, PT X dalam menghitung h...
ANALISIS BIAYA PRODUKSI DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS LABA PADA PT. FERDINAND MANDIRI
ANALISIS BIAYA PRODUKSI DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS LABA PADA PT. FERDINAND MANDIRI
Ferdinand Mandiri yang berkedudukan di wilayah Medan, Sumatera Utara adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri pengolahan sandal. Sebagian besar pemasarannya mel...
Analisis Persediaan Bahan Baku Produksi Snack Optimus dan CAVALLO Pada PT. SINAR TOBOALI
Analisis Persediaan Bahan Baku Produksi Snack Optimus dan CAVALLO Pada PT. SINAR TOBOALI
ABSTRAK
Persediaan bahan baku merupakan sumber daya yang penting bagi perusahaan untuk menunjang kegiatan produksi perusahaan demi memenuhi kebutuhan akan permintaan konsumen...
Studi Stabilitas Baku Pembanding Glukosamin Hidroklorida: Penerapan ISO 17034:2016 dalam Memastikan Kualitas dan Validitas Pengujian Farmasi
Studi Stabilitas Baku Pembanding Glukosamin Hidroklorida: Penerapan ISO 17034:2016 dalam Memastikan Kualitas dan Validitas Pengujian Farmasi
Baku pembanding sangat penting dalam pengawasan obat dan makanan untuk menjamin kualitas dan validitas hasil pengujian. Sesuai dengan ISO 17034:2016, PPPOMN sebagai produsen bahan ...
ANALISIS DAYA SAING INVESTASI ANTAR SEKTOR EKONOMI DI KABUPATEN KAMPAR
ANALISIS DAYA SAING INVESTASI ANTAR SEKTOR EKONOMI DI KABUPATEN KAMPAR
Peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dapat dicapai melalui kreativitas dan strategi pembangunan daerah yang mendorong berkembangnya kegiatan investasi. Oleh karena itu, daya sain...
Penerapan Model EOQ pada Persediaan Barang untuk Banyak Produk (Multi-Item)
Penerapan Model EOQ pada Persediaan Barang untuk Banyak Produk (Multi-Item)
Abstract. Control of the inventory of a raw material can assist a company's activities in regulating and ensuring the smoothness and sustainability of a production process that cou...
Analisis Biaya Dalam Perusahaan Dagang
Analisis Biaya Dalam Perusahaan Dagang
Latar Belakang Masalah:
Perusahaan dagang seringkali menghadapi tantangan dalam memahami dengan jelas margin keuntungan dari setiap produk atau layanan yang mereka tawarkan. Kura...

