Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Semiotika Penafsiran Kemabruran dalam Ibadah Umroh dan Haji

View through CrossRef
Ibadah haji termasuk ibadah mahdhah dan merupakan ibadah wajib sebagai penyempurna ibadah dalam Islam. Perintah haji terdapat dalam pedoman umat Islam yang menyatakan bahwa haji wajib bagi yang mampu, baik dari segi fisik maupun biaya. Perintah haji ini hanya diwajibkan sekali seumur hidup bagi orang yang mampu. Ibadah umroh memiliki kesamaan dengan ibadah haji, namun hukum pelaksanaannya menurut mazhab Hanafi dan Maliki adalah sunnah muakkad, sedangkan menurut mazhab Syafi’i dan Hanbali, umroh adalah wajib dilakukan sekali seumur hidup sebagai penyempurna ibadah haji dan boleh dilaksanakan kapan saja. Penelitian ini berfokus pada haji yang mabrur dengan tujuan untuk mengetahui kemabruran seseorang setelah melaksanakan haji di tanah suci Mekkah. Metode penulisan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka. Data yang diperoleh akan dianalisis secara mendalam untuk menjadi dasar dalam mengetahui kemabruran seseorang yang telah menunaikan ibadah haji.
Title: Semiotika Penafsiran Kemabruran dalam Ibadah Umroh dan Haji
Description:
Ibadah haji termasuk ibadah mahdhah dan merupakan ibadah wajib sebagai penyempurna ibadah dalam Islam.
Perintah haji terdapat dalam pedoman umat Islam yang menyatakan bahwa haji wajib bagi yang mampu, baik dari segi fisik maupun biaya.
Perintah haji ini hanya diwajibkan sekali seumur hidup bagi orang yang mampu.
Ibadah umroh memiliki kesamaan dengan ibadah haji, namun hukum pelaksanaannya menurut mazhab Hanafi dan Maliki adalah sunnah muakkad, sedangkan menurut mazhab Syafi’i dan Hanbali, umroh adalah wajib dilakukan sekali seumur hidup sebagai penyempurna ibadah haji dan boleh dilaksanakan kapan saja.
Penelitian ini berfokus pada haji yang mabrur dengan tujuan untuk mengetahui kemabruran seseorang setelah melaksanakan haji di tanah suci Mekkah.
Metode penulisan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka.
Data yang diperoleh akan dianalisis secara mendalam untuk menjadi dasar dalam mengetahui kemabruran seseorang yang telah menunaikan ibadah haji.

Related Results

KEBIJAKAN PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PENIPUAN YANG DILAKUKAN TRAVEL UMROH DI MASA YANG AKAN DATANG
KEBIJAKAN PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PENIPUAN YANG DILAKUKAN TRAVEL UMROH DI MASA YANG AKAN DATANG
Saat ini marak penipuan ibadah umroh.Penipuan saat ini tidak terlepas daribanyaknya golongan masyarakat kelas tertentu yang berangkat umroh.Dulu kasuspenipuan terkait keberangkatan...
SISTEM INFORMASI PELAYANAN HAJI REGULER BERBASIS DIGITAL
SISTEM INFORMASI PELAYANAN HAJI REGULER BERBASIS DIGITAL
Haji merupakan salah satu dari kelima aspek rukun Islam, yang mana tidak sempurna Islam seseorang yang mampu menunaikan haji sampai ia berhaji. Haji pada hakekatnya merupakan aktif...
PELAKSANAAN BADAL HAJI SEBAGAI PROFIT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (The Implementation of The Badal Hajj As Profit In Terms Of Islamic Law)
PELAKSANAAN BADAL HAJI SEBAGAI PROFIT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (The Implementation of The Badal Hajj As Profit In Terms Of Islamic Law)
Badal haji merupakan ibadah haji yang dilakukan seorang muslim untuk menggantikan pelaksanaan ibadah haji orang lain. Badal haji identik dengan upah karena ibadah haji yang diganti...
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Haji reguler, haji plus, dan haji furoda adalah jenis-jenis program haji yang berbeda dengan fitur dan ketentuan masing-masing: Haji Reguler: Program ini merupakan haji yang dilaku...

Back to Top