Javascript must be enabled to continue!
Geolokasi Nirkabel Graf Faktor RSS Mencapai Tingkat Akurasi MilimeterWave pada 6G
View through CrossRef
Artikel ini membahas teknik geolokasi nirkabel yang menggunakan factor graph (FG) atau graf faktor berbasis received signal strength (RSS). Pentingnya menurunkan suatu teori batas (bound) adalah untuk melihat efektivitas dan validitas dari sebuah teknik yang ditemukan serta untuk memperbesar peluang inovasi suatu teknologi. Di dalam artikel ini, Cramer-Rao lower bound (CRLB) didapatkan dari penurunan matriks Jacobian, yang terletak di dalam Fisher information matrix (FIM). Kemudian, formula tersebut, yang terletak di dalam function node (simpul fungsi) utama dari FG berbasis RSS (RSS-FG), memiliki informasi hubungan antara RSS dan koordinat target. Selain itu, artikel ini juga diperkaya dengan investigasi berbagai skenario luas grid monitoring spot sebagai teknik geolokasi RSS-FG dalam mencapai akurasi yang diharapkan oleh 6G, yaitu tingkat 1 cm di lingkungan milimeterWave (mmWave). Hasil simulasi menunjukkan bahwa CRLB yang telah diturunkan memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi, sehingga valid untuk menjadi bound bagi teknik geolokasi berbasis RSS-FG tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan nilai kurva root mean squared error (RMSE) yang paling rendah untuk CRLB. Teknik RSS-FG ini pun dapat mencapai akurasi 1 cm dan juga mencapai CRLB di sekitar signal-to-noise ratio (SNR) lebih besar atau sama dengan 20 dB untuk skenario luas grid m × 1 m. Temuan lainnya menunjukkan bahwa variasi frekuensi tidak begitu memengaruhi akurasi teknik RSS-FG. Artikel ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam dan jelas mengenai teknik geolokasi nirkabel berbasis FG dengan masukan ke sistem berupa hasil pengukuran RSS.
Title: Geolokasi Nirkabel Graf Faktor RSS Mencapai Tingkat Akurasi MilimeterWave pada 6G
Description:
Artikel ini membahas teknik geolokasi nirkabel yang menggunakan factor graph (FG) atau graf faktor berbasis received signal strength (RSS).
Pentingnya menurunkan suatu teori batas (bound) adalah untuk melihat efektivitas dan validitas dari sebuah teknik yang ditemukan serta untuk memperbesar peluang inovasi suatu teknologi.
Di dalam artikel ini, Cramer-Rao lower bound (CRLB) didapatkan dari penurunan matriks Jacobian, yang terletak di dalam Fisher information matrix (FIM).
Kemudian, formula tersebut, yang terletak di dalam function node (simpul fungsi) utama dari FG berbasis RSS (RSS-FG), memiliki informasi hubungan antara RSS dan koordinat target.
Selain itu, artikel ini juga diperkaya dengan investigasi berbagai skenario luas grid monitoring spot sebagai teknik geolokasi RSS-FG dalam mencapai akurasi yang diharapkan oleh 6G, yaitu tingkat 1 cm di lingkungan milimeterWave (mmWave).
Hasil simulasi menunjukkan bahwa CRLB yang telah diturunkan memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi, sehingga valid untuk menjadi bound bagi teknik geolokasi berbasis RSS-FG tersebut.
Hal ini ditunjukkan dengan nilai kurva root mean squared error (RMSE) yang paling rendah untuk CRLB.
Teknik RSS-FG ini pun dapat mencapai akurasi 1 cm dan juga mencapai CRLB di sekitar signal-to-noise ratio (SNR) lebih besar atau sama dengan 20 dB untuk skenario luas grid m × 1 m.
Temuan lainnya menunjukkan bahwa variasi frekuensi tidak begitu memengaruhi akurasi teknik RSS-FG.
Artikel ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam dan jelas mengenai teknik geolokasi nirkabel berbasis FG dengan masukan ke sistem berupa hasil pengukuran RSS.
Related Results
DIMENSI PARTISI PADA GRAF
DIMENSI PARTISI PADA GRAF
Diberikan sebuah graf terhubung . Simpul dikelompokkan ke dalam -partisi yaitu dengan . Representasi dari terhadap yaitu dengan dan merupakan simpul di . Jika re...
PELABELAN PRIME CORDIAL PADA GRAF MIDDLE
PELABELAN PRIME CORDIAL PADA GRAF MIDDLE
Pelabelan graf adalah pemetaan yang memasangkan unsur-unsur graf dengan suatu himpunan bilangan. Bilangan-bilangan tersebut disebut label. Ada banyak jenis pelabelan graf yang tela...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
BILANGAN KROMATIK BINTANG PADA GRAF YANG MEMUAT BINTANG DAN CYCLE
BILANGAN KROMATIK BINTANG PADA GRAF YANG MEMUAT BINTANG DAN CYCLE
Pewarnaan bintang merupakan salah satu jenis pewarnaan simpul pada suatu graf dengan pemberian warna pada setiap lintasan empat simpul tidak menggunakan dua warna. Jumlah warna min...
BILANGAN INDEPENDENT DOMINATION PADA BEBERAPA GRAF
BILANGAN INDEPENDENT DOMINATION PADA BEBERAPA GRAF
Suatu himpunan simpul dari graf dikatakan himpunan domination jika semua simpul yang tidak berada di himpunan tersebut bertetangga dengan sedikitnya satu simpul di himpunan terse...
BILANGAN B-KROMATIK PADA GRAF ORIGAMI, GRAF LINTANG, DAN GRAF TADPOLE
BILANGAN B-KROMATIK PADA GRAF ORIGAMI, GRAF LINTANG, DAN GRAF TADPOLE
Pewarnaan -colouring pada graf adalah pewarnaan simpul-simpul , sedemikian sehingga terdapat minimal satu simpul pada setiap kelas warna bertetangga dengan setidaknya satu simp...
Bilangan Terhubung Titik Pelangi pada Graf Garis dan Graf Tengah dari Hasil Operasi Comb Graf Bintang C<sub>3</sub> dan Graf Bintang S<sub>n</sub>
Bilangan Terhubung Titik Pelangi pada Graf Garis dan Graf Tengah dari Hasil Operasi Comb Graf Bintang C<sub>3</sub> dan Graf Bintang S<sub>n</sub>
Penelitian ini bertujuan menentukan bilangan terhubung titik pelangi (rainbow vertex connection number) pada graf garis dan graf tengah yang diperoleh dari hasil operasi comb antar...

