Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Komputasi Dinamika Fluida Sayap Pesawat Terbang Tanpa Awak terhadap Tabrakan Burung

View through CrossRef
Tabrakan burung merupakan ancaman yang memengaruhi integritas struktur pesawat terbang, tidak terkecuali pesawat terbang tanpa awak (PTTA). Tabrakan burung menyebabkan perubahan pada bentuk sayap, termasuk airfoil, yang memengaruhi kinerja aerodinamis dan keamanan terbang. Produsen harus melakukan berbagai pengujian sebelum PTTA diizinkan untuk penggunaan komersial, salah satunya kekuatan struktur. Simulasi numerik tabrakan burung merupakan bagian penting dari desain komponen PTTA untuk mengurangi biaya pengujian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons struktur dan kinerja aerodinamis airfoil sayap PTTA akibat tabrakan burung. Geometri sayap yang mengalami deformasi untuk studi komputasi dinamika fluida diperoleh dari simulasi tabrakan burung menggunakan metode elemen hingga. Geometri sayap yang mengalami deformasi dianalisis menggunakan perangkat lunak komputasi dinamika fluida untuk memperoleh distribusi tekanan di sekitar airfoil, koefisien tekanan, gaya angkat, dan gaya hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat tekanan tinggi positif pada ujung depan airfoil yang mengalami deformasi. Koefisien gaya angkat sayap yang mengalami deformasi lebih rendah daripada sayap yang tidak mengalami deformasi dengan perubahan sudut serang. Berbeda dengan koefisien gaya angkat, koefisien gaya hambat sayap yang mengalami deformasi memiliki nilai lebih besar daripada sayap yang tidak mengalami deformasi dengan perubahan sudut serang, karena terganggunya distribusi tekanan.
Title: Studi Komputasi Dinamika Fluida Sayap Pesawat Terbang Tanpa Awak terhadap Tabrakan Burung
Description:
Tabrakan burung merupakan ancaman yang memengaruhi integritas struktur pesawat terbang, tidak terkecuali pesawat terbang tanpa awak (PTTA).
Tabrakan burung menyebabkan perubahan pada bentuk sayap, termasuk airfoil, yang memengaruhi kinerja aerodinamis dan keamanan terbang.
Produsen harus melakukan berbagai pengujian sebelum PTTA diizinkan untuk penggunaan komersial, salah satunya kekuatan struktur.
Simulasi numerik tabrakan burung merupakan bagian penting dari desain komponen PTTA untuk mengurangi biaya pengujian.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons struktur dan kinerja aerodinamis airfoil sayap PTTA akibat tabrakan burung.
Geometri sayap yang mengalami deformasi untuk studi komputasi dinamika fluida diperoleh dari simulasi tabrakan burung menggunakan metode elemen hingga.
Geometri sayap yang mengalami deformasi dianalisis menggunakan perangkat lunak komputasi dinamika fluida untuk memperoleh distribusi tekanan di sekitar airfoil, koefisien tekanan, gaya angkat, dan gaya hambat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat tekanan tinggi positif pada ujung depan airfoil yang mengalami deformasi.
Koefisien gaya angkat sayap yang mengalami deformasi lebih rendah daripada sayap yang tidak mengalami deformasi dengan perubahan sudut serang.
Berbeda dengan koefisien gaya angkat, koefisien gaya hambat sayap yang mengalami deformasi memiliki nilai lebih besar daripada sayap yang tidak mengalami deformasi dengan perubahan sudut serang, karena terganggunya distribusi tekanan.

Related Results

4. ANALISIS CFD PERFORMA AERODINAMIKA MODEL SAYAP X PADA PESAWAT TERBANG RADIO CONTROLLED UNTUK AEROMODELLING TARUNA AAU
4. ANALISIS CFD PERFORMA AERODINAMIKA MODEL SAYAP X PADA PESAWAT TERBANG RADIO CONTROLLED UNTUK AEROMODELLING TARUNA AAU
Pesawat terbang radio controlled yang digunakan pada kegiatan aeromodellingTaruna AAU sejatinya adalah sebuah model dari pesawat terbang yang sebenarnya. Prosespembuatannya juga me...
Kajian Penerapan Peraturan Batas Usia Pesawat Udara terhadap Operasional Lapan Surveillance Aircraft–01
Kajian Penerapan Peraturan Batas Usia Pesawat Udara terhadap Operasional Lapan Surveillance Aircraft–01
Banyak penyebab terjadinya kecelakaan pesawat yaitu salah satunya adalah kegagalan pesawat dalam beroperasi dengan normal yang dikarenakan usia pesawat yang sudah tua. Penetapan pe...
Identifikasi Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak Sayap Tetap
Identifikasi Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak Sayap Tetap
Penelitian mengenai pesawat udara tanpa awak berkembang pesat beberapa tahun belakangan. Salah satunya dalam topik identifikasi sistem dan pemodelan sistem, yang merupakan hal pent...
KARAKTERISASI TEBAL LAPISAN BATAS FLUIDA NANO ZrO2 DI PERMUKAAN PEMANAS PADA PROSES KONVEKSI ALAMIAH
KARAKTERISASI TEBAL LAPISAN BATAS FLUIDA NANO ZrO2 DI PERMUKAAN PEMANAS PADA PROSES KONVEKSI ALAMIAH
ABSTRAK KARAKTERISASI Tebal Lapisan Batas Fluida Nano ZrO2 di permukaan pemanas pada Proses Konveksi Alamiah. Pendinginan sistem sangat dipengaruhi oleh proses perpindahan panas ko...
Analisis Bird Strike Pada Bagian Struktur Sayap Pesawat UAV JATAYU-01 dengan Variasi Kecepatan dan Material
Analisis Bird Strike Pada Bagian Struktur Sayap Pesawat UAV JATAYU-01 dengan Variasi Kecepatan dan Material
Keselamatan penerbangan merupakan aspek krusial dalam sistem transportasi udara, termasuk pada operasional pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) yang kini semakin luas d...
Internalisasi Budaya Terbang Bandhung di Kota Pasuruan
Internalisasi Budaya Terbang Bandhung di Kota Pasuruan
Kesenian Terbang Bandung merupakan kesenian yang berasal dari kota pasuruan, kesenian dengan alat music Kedincong, Terbang der, rebana, kontran, jidor, music ini dimainkan dengan 2...
Proses Pemugaran Istana Sayap (2003-2016)
Proses Pemugaran Istana Sayap (2003-2016)
Istana Sayap merupakan peninggalan Kerajaan Pelalawan yang terletak di Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan dan Kabupaten Pelalawan. Pada penelitian ini membahas proses pemugar...

Back to Top