Javascript must be enabled to continue!
Tingkat Pengetahuan dan Kepedulian Masyarakat tentang Keamanan Penggunaan Kosmetik: Scoping Review
View through CrossRef
Kosmetovigilans adalah praktik penting untuk menjamin keamanan penggunaan kosmetik di masyarakat. Di Indonesia, peran ini diemban oleh lembaga seperti BPOM, tetapi efektivitasnya bergantung pada pengetahuan, perspektif, dan sikap masyarakat dalam melaporkan efek samping serta memilih produk yang aman. Scoping review ini bertujuan menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat tentang kosmetovigilans dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran masyarakat terhadap kosmetovigilans. Scoping review dilakukan dengan pencarian literatur dari PubMed, Science Direct, dan Google Scholar menggunakan kata kunci knowledge of cosmetovigilance, awareness of cosmetic safety, public understanding cosmetovigilance, Factors Influencing Public Awareness of Cosmetovigilance. Artikel yang dipilih adalah studi yang membahas pengetahuan atau kesadaran masyarakat tentang kosmetovigilans, studi dalam bahasa Inggris atau Indonesia, dan studi yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir. Review ini menunjukkan kesenjangan antara kesadaran dan tindakan konsumen terkait keamanan kosmetik di berbagai wilayah. Di India, sebanyak 95,11% responden menyadari efek samping kosmetik, namun hanya 68,43% memahami konsep ‘keamanan kosmetik’. Sementara itu, di Arab Saudi, 74% responden menggunakan tabir surya, tetapi hanya 16% yang melakukannya secara rutin. Selain itu, 16,1% wanita melaporkan efek samping kosmetik. Di Sri Lanka, banyak mahasiswa mengalami jerawat dan alergi akibat kosmetik yang tidak sesuai. Adapun di Portugal, sebanyak 93% konsumen tidak mengetahui kadar THC yang aman pada produk kosmetik berbasis cannabis. Data ini menunjukkan perlunya edukasi dan regulasi yang lebih baik di berbagai wilayah. Meskipun kosmetik bermanfaat, banyak konsumen kurang sadar akan resikonya. Edukasi, regulasi yang ketat, dan sistem pelaporan yang baik dibutuhkan untuk melindungi konsumen. Kolaborasi pemerintah, industri, dan masyarakat menjamin kosmetik berkualitas.
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Title: Tingkat Pengetahuan dan Kepedulian Masyarakat tentang Keamanan Penggunaan Kosmetik: Scoping Review
Description:
Kosmetovigilans adalah praktik penting untuk menjamin keamanan penggunaan kosmetik di masyarakat.
Di Indonesia, peran ini diemban oleh lembaga seperti BPOM, tetapi efektivitasnya bergantung pada pengetahuan, perspektif, dan sikap masyarakat dalam melaporkan efek samping serta memilih produk yang aman.
Scoping review ini bertujuan menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat tentang kosmetovigilans dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran masyarakat terhadap kosmetovigilans.
Scoping review dilakukan dengan pencarian literatur dari PubMed, Science Direct, dan Google Scholar menggunakan kata kunci knowledge of cosmetovigilance, awareness of cosmetic safety, public understanding cosmetovigilance, Factors Influencing Public Awareness of Cosmetovigilance.
Artikel yang dipilih adalah studi yang membahas pengetahuan atau kesadaran masyarakat tentang kosmetovigilans, studi dalam bahasa Inggris atau Indonesia, dan studi yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir.
Review ini menunjukkan kesenjangan antara kesadaran dan tindakan konsumen terkait keamanan kosmetik di berbagai wilayah.
Di India, sebanyak 95,11% responden menyadari efek samping kosmetik, namun hanya 68,43% memahami konsep ‘keamanan kosmetik’.
Sementara itu, di Arab Saudi, 74% responden menggunakan tabir surya, tetapi hanya 16% yang melakukannya secara rutin.
Selain itu, 16,1% wanita melaporkan efek samping kosmetik.
Di Sri Lanka, banyak mahasiswa mengalami jerawat dan alergi akibat kosmetik yang tidak sesuai.
Adapun di Portugal, sebanyak 93% konsumen tidak mengetahui kadar THC yang aman pada produk kosmetik berbasis cannabis.
Data ini menunjukkan perlunya edukasi dan regulasi yang lebih baik di berbagai wilayah.
Meskipun kosmetik bermanfaat, banyak konsumen kurang sadar akan resikonya.
Edukasi, regulasi yang ketat, dan sistem pelaporan yang baik dibutuhkan untuk melindungi konsumen.
Kolaborasi pemerintah, industri, dan masyarakat menjamin kosmetik berkualitas.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Peran Teknologi Nanoemulsi untuk Pengembangan Mutu Kosmetik dari Herbal Asli Indonesia
Peran Teknologi Nanoemulsi untuk Pengembangan Mutu Kosmetik dari Herbal Asli Indonesia
Indonesia merupakan negara dengan kekayaan herbal yang sangat melimpah, memiliki potensi kekayaan herbal terbesar di dunia setelah Brasil Akan tetapi pemanfaatannya masih terbatas....
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Pengaruh Labelisasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik: Studi Kasus Kota Pontianak
Analisis Pengaruh Labelisasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik: Studi Kasus Kota Pontianak
AbstractKeyakinan dan pemahaman konsumen terhadap kehalalan dan keharaman suatu produk menjadi pertimbangan utama dalam aktifitas konsumsi. Keputusan membeli Kosmetik berlabel hala...
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Kosmetik Berbasis Web
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Kosmetik Berbasis Web
Sistem informasi penjualan kosmetik berbasis web merupakan sistem informasi yang menawarkan produk kosmetik. Namun, banyak situs web yang hanya menjual kosmetik, tetapi tidak memen...
EDUKASI PENGGUNAAN KOSMETIK TRADISIONAL YANG AMAN DI KALANGAN REMAJA SMK
EDUKASI PENGGUNAAN KOSMETIK TRADISIONAL YANG AMAN DI KALANGAN REMAJA SMK
Kosmetik yang beredar di masyarakat dapat berupa kosmetik tradisional dan kosmetik berbahan senyawa kimia. Produk kosmetik ini digunakan untuk merawat dan melindungi kulit dari sen...
Tinjauan Kriminologis Pola Penjualan Kosmetik Illegal di Kota Bima
Tinjauan Kriminologis Pola Penjualan Kosmetik Illegal di Kota Bima
Penjualan kosmetik ilegal di Indonesia sangat berkembang pesat, lebih khususnya di Wilayah Kota Bima. Berbagai cara dilakukan para pelaku usaha untuk meraup banyak keuntungan, sal...

