Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Variasi Konsentrasi Fiksasi NAOH Tanpa Pemanasan Pada Kualitas Preparat Awetan Pediculus humanus capitis
View through CrossRef
Pediculus humanus capitis dapat menyebabkan penyakit yang dinamakan Pedikulosis capitis, penyebarannya disebabkan oleh kurangnya higenitas pada rambut yang lembab. Larutan pengganti yang digunakan yaitu NaOH 10%, 15%, 20%, dan 25% karena NaOH merupakan senyawa klinis yang bersifat alkali atau basa kuat, senyawa ini dapat digunakan untuk menghilangkan atau membersihkan zat-zat dan kotoran yang melekat pada serat sisal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas variasi konsentrasi fiksasi NaOH 10%, 15%, 20%, dan 25% tanpa pemanasan pada kualitas preparat awetan Pediculus humanus capitis. Sampel pada penelitian ini berjumlah 24 preparat dengan dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah kruskal wallis, hasil dari uji kruskal wallis output dari SPSS diperoleh nilai p = 0,020 yang berarti nilai p < 0,05, sehingga pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh perendaman berbagai konsentrasi NaOH terhadap kualitas preparat awetan Pediculus humanus capitis tanpa pemanasan dengan konsentrasi paling efektif yaitu 10%.
Politeknik Kesehatan Tanjungkarang
Title: Efektivitas Variasi Konsentrasi Fiksasi NAOH Tanpa Pemanasan Pada Kualitas Preparat Awetan Pediculus humanus capitis
Description:
Pediculus humanus capitis dapat menyebabkan penyakit yang dinamakan Pedikulosis capitis, penyebarannya disebabkan oleh kurangnya higenitas pada rambut yang lembab.
Larutan pengganti yang digunakan yaitu NaOH 10%, 15%, 20%, dan 25% karena NaOH merupakan senyawa klinis yang bersifat alkali atau basa kuat, senyawa ini dapat digunakan untuk menghilangkan atau membersihkan zat-zat dan kotoran yang melekat pada serat sisal.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas variasi konsentrasi fiksasi NaOH 10%, 15%, 20%, dan 25% tanpa pemanasan pada kualitas preparat awetan Pediculus humanus capitis.
Sampel pada penelitian ini berjumlah 24 preparat dengan dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental.
Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah kruskal wallis, hasil dari uji kruskal wallis output dari SPSS diperoleh nilai p = 0,020 yang berarti nilai p < 0,05, sehingga pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh perendaman berbagai konsentrasi NaOH terhadap kualitas preparat awetan Pediculus humanus capitis tanpa pemanasan dengan konsentrasi paling efektif yaitu 10%.
.
Related Results
Perbandingan Penggunaan Pelarut Organik Xilene Dengan Toluena Pada Tahapan Clearing Terhadap Kualitas Preparat Aetan Aedes Albopictus (Stegomyia albopictus)
Perbandingan Penggunaan Pelarut Organik Xilene Dengan Toluena Pada Tahapan Clearing Terhadap Kualitas Preparat Aetan Aedes Albopictus (Stegomyia albopictus)
Pembuatan preparat awetan permanen meliputi proses fiksasi menggunakaan KOH 10%, dehidrasi, clearing dan mounting. Clearing bertujuan untuk menjadikan struktur morfologi sampel a...
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Urang Aring sebagai Insektisida Alami terhadap Mortalitas Kutu Kepala (Pediculus Humanus Capitis)
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Urang Aring sebagai Insektisida Alami terhadap Mortalitas Kutu Kepala (Pediculus Humanus Capitis)
Pediculosis capitis is a scalp disease caused by infection of lice-the species Pediculus humanus capitis, that is very common in primery school aged-children. Community efforts to...
Perbedaan Teknik dan Larutan Mounting Preparat Basah Dalam Pembuatan Preparat Awetan di Laboratorium Pendidikan
Perbedaan Teknik dan Larutan Mounting Preparat Basah Dalam Pembuatan Preparat Awetan di Laboratorium Pendidikan
Laboratorium pendidikan difokuskan untuk pelaksanaan praktikum dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya Parasitologi. Media pembelajaran dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna...
Air-Dried and Wet Fixation on Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Specimen
Air-Dried and Wet Fixation on Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Specimen
Kualitas pewarnaan Diff-Quick bergantung pada beberapa faktor diantaranya adalah metode fiksasi yaitu fiksasi kering dan fiksasi basah. Kedua metode tersebut memiliki kekurangannya...
PEDICULOSIS CAPITIS IN FEMALE STUDENTS’ LIFE AT PONDOK PESANTREN PPAI AN-NAHDLIYAH KABUPATEN MALANG
PEDICULOSIS CAPITIS IN FEMALE STUDENTS’ LIFE AT PONDOK PESANTREN PPAI AN-NAHDLIYAH KABUPATEN MALANG
Background: Islamic boarding school dormitory has a high population density. This has resulted in high-potential of Islamic boarding schools in transmitting Pediculosis. All age gr...
Effectiveness Of Starfruit (Averrhoa bilimbi L.) Extract Against Head Lice (Pediculus humanus capitis) Mortality
Effectiveness Of Starfruit (Averrhoa bilimbi L.) Extract Against Head Lice (Pediculus humanus capitis) Mortality
Background: Head lice (Pediculus humanus capitis) are parasites that suck human blood. The disease caused by head lice is called Pediculosis which still occurs in densely populated...
Effectiveness of 10% NaOH Fixation with Variations in Heating Temperature on The Quality of Preserved Preparations Pediculus humanus capitis
Effectiveness of 10% NaOH Fixation with Variations in Heating Temperature on The Quality of Preserved Preparations Pediculus humanus capitis
Preserved preparations are sample preparations that are useful for looking at the morphology of ectoparasites, one of which is head lice (Pediculus humanus capitis). Making preserv...
PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN WAKTU PENAHANAN TERHADAP KARAKTERISTIK ZEOLIT YANG DISINTESIS DARI LIMBAH GEOTHERMAL
PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN WAKTU PENAHANAN TERHADAP KARAKTERISTIK ZEOLIT YANG DISINTESIS DARI LIMBAH GEOTHERMAL
Abstract THE EFFECT OF CONCENTRATION OF NaOH AND HOLDING TIME ON CHARACTERISTIC OF ZEOLIT SINTHESIZED FROM GEOTHERMAL WASTE. Objective of this research is to investigate the effect...

