Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbedaan Teknik dan Larutan Mounting Preparat Basah Dalam Pembuatan Preparat Awetan di Laboratorium Pendidikan

View through CrossRef
Laboratorium pendidikan difokuskan untuk pelaksanaan praktikum dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya Parasitologi. Media pembelajaran dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pembelajaran. Media yang terkait dengan pembelajaran laboratorium adalah preparat. Preparat sediaan awetan yang digunakan saat ini sebagian besar masih diperoleh dari luar institusi, sehingga jumlahnya terbatas. Jumlah preparat yang terbatas ini diperburuk dengan waktu pemakaian yang lama dengan frekwensi penggunaan secara berulang-ulang. Kendala keterbatasan preparat menjadi masalah yang harus segera dicari solusinya, akan lebih mudah jika laboratorium pendidikan memiliki kemampuan untuk membuat preparat secara mandiri tanpa tergantung dari pihak luar. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan pembuatan preparat langsung basah feses dan jamur menjadi preparat awetan/kering, mengetahui potensi penggunaan larutan cat kuku (kutex) sebagai larutan mounting (mountant), sebagai alternatif larutan mounting dalam pembuatan preparat langsung basah feses dan jamur sehingga dapat bertahan lama, mengetahui perbedaan tehnik dan larutan mounting (mountant) dalam pembuatan preparat preparat langsung basah feses dan jamur sehingga dapat bertahan lama (12 Minggu). Jenis penelitian eksperimen dengan rancangan cross sectional.Hasil dari penelitian menunjukkan kualitas yang baik untuk preparat awetan telur cacing dan jamur menggunakan kaca penutup bulat (cover glass bulat) dan mountant larutan kutex (BK) karena telur cacing Trichuris trichiura dan jamur Aspergillus niger masih terlihat jelas dalam penyimpanan selama 12 minggu.
LPPM Universitas Muhammadiyah Semarang
Title: Perbedaan Teknik dan Larutan Mounting Preparat Basah Dalam Pembuatan Preparat Awetan di Laboratorium Pendidikan
Description:
Laboratorium pendidikan difokuskan untuk pelaksanaan praktikum dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya Parasitologi.
Media pembelajaran dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pembelajaran.
Media yang terkait dengan pembelajaran laboratorium adalah preparat.
Preparat sediaan awetan yang digunakan saat ini sebagian besar masih diperoleh dari luar institusi, sehingga jumlahnya terbatas.
Jumlah preparat yang terbatas ini diperburuk dengan waktu pemakaian yang lama dengan frekwensi penggunaan secara berulang-ulang.
Kendala keterbatasan preparat menjadi masalah yang harus segera dicari solusinya, akan lebih mudah jika laboratorium pendidikan memiliki kemampuan untuk membuat preparat secara mandiri tanpa tergantung dari pihak luar.
Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan pembuatan preparat langsung basah feses dan jamur menjadi preparat awetan/kering, mengetahui potensi penggunaan larutan cat kuku (kutex) sebagai larutan mounting (mountant), sebagai alternatif larutan mounting dalam pembuatan preparat langsung basah feses dan jamur sehingga dapat bertahan lama, mengetahui perbedaan tehnik dan larutan mounting (mountant) dalam pembuatan preparat preparat langsung basah feses dan jamur sehingga dapat bertahan lama (12 Minggu).
Jenis penelitian eksperimen dengan rancangan cross sectional.
Hasil dari penelitian menunjukkan kualitas yang baik untuk preparat awetan telur cacing dan jamur menggunakan kaca penutup bulat (cover glass bulat) dan mountant larutan kutex (BK) karena telur cacing Trichuris trichiura dan jamur Aspergillus niger masih terlihat jelas dalam penyimpanan selama 12 minggu.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI MELALUI PEMBIMBINGAN PEMBUATAN PREPARAT AWETAN
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI MELALUI PEMBIMBINGAN PEMBUATAN PREPARAT AWETAN
Pembuatan preparat awetan membutuhkan keterampilan khusus dalam mengikuti prosedur dan menggunakan alat atau bahan yang bersesuaian. Pembimbingan untuk kegiatan ini dievaluasi damp...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Pelatihan Pembuatan Spesimen Tumbuhan Dalam Blok Resin Untuk Media Pembelajaran Biologi Bagi Siswa
Pelatihan Pembuatan Spesimen Tumbuhan Dalam Blok Resin Untuk Media Pembelajaran Biologi Bagi Siswa
Spesimen awetan biologi di dalam blok resin merupakan salah satu alat peraga yang menarik dan bermanfaat untuk meningkatkan minat serta pemahaman siswa dalam pelajaran biologi. Nam...
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan laboratorium IPS di SMP. Pemanfaatan laboratorium dalam penelitian ini ditinjau dari; 1) kondisi laboratorium IPS di SMP, 2) manajem...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top