Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Penanggulangan Loss Circulation Pada Pemboran Sumur X05 Lapangan YZ
View through CrossRef
Pada setiap pemboran untuk mencapai tujuan pasti tidak berjalan dengan lancar ada beberapa problem pemboran contoh pipa bor terjepit, dinding bor runtuh, semburan liar dan hilang lumpur. Dan yang terjadi pada lapangan YZ terjadi permasalahan Loss Circulation adalah hilang sebagian atau semua dari fluida pemboran ke dalam formasi pada pemboran sumur X05 terjadi permasalahan hilang lumpur Ketika pemboran menembus formasi minas dengan lithologi batuan sandstone. Penyebab terjadinya hilang lumpur ini karena formasi nya yaitu formasi permeable atau lunak dan juga pengaruh terhadap tekanan formasi nya sehingga terjadi hilang lumpur pada kedalaman 720 ft untuk propertis sumur yang masih dangkal. Pada sumur X05 agar tidak terjadinya hilang lumpur untuk pemboran selanjutnya maka dilakukan penanggulangan Loss Circulation dengan menggunakan Loss Circulation Material (LCM) CaCO3 adalah bahan untuk penyumbatan bila terjadi hilang lumpur pada saat pemboran dan sumur X05 setiap zona loss secara keseluruhan telah dilakukan dengan baik untuk penyumbatan menggunakan LCM CaCO3. Dan selanjutnya pemboran pada sumur X-05 bisa berjalan sesuai dengan problem yang sudah dilakukan dan akan dilakukan pemboran sesuai dengan kedalaman untuk mencapai target yang diinginkan.
Politeknik Energi dan Mineral Akamigas
Title: Evaluasi Penanggulangan Loss Circulation Pada Pemboran Sumur X05 Lapangan YZ
Description:
Pada setiap pemboran untuk mencapai tujuan pasti tidak berjalan dengan lancar ada beberapa problem pemboran contoh pipa bor terjepit, dinding bor runtuh, semburan liar dan hilang lumpur.
Dan yang terjadi pada lapangan YZ terjadi permasalahan Loss Circulation adalah hilang sebagian atau semua dari fluida pemboran ke dalam formasi pada pemboran sumur X05 terjadi permasalahan hilang lumpur Ketika pemboran menembus formasi minas dengan lithologi batuan sandstone.
Penyebab terjadinya hilang lumpur ini karena formasi nya yaitu formasi permeable atau lunak dan juga pengaruh terhadap tekanan formasi nya sehingga terjadi hilang lumpur pada kedalaman 720 ft untuk propertis sumur yang masih dangkal.
Pada sumur X05 agar tidak terjadinya hilang lumpur untuk pemboran selanjutnya maka dilakukan penanggulangan Loss Circulation dengan menggunakan Loss Circulation Material (LCM) CaCO3 adalah bahan untuk penyumbatan bila terjadi hilang lumpur pada saat pemboran dan sumur X05 setiap zona loss secara keseluruhan telah dilakukan dengan baik untuk penyumbatan menggunakan LCM CaCO3.
Dan selanjutnya pemboran pada sumur X-05 bisa berjalan sesuai dengan problem yang sudah dilakukan dan akan dilakukan pemboran sesuai dengan kedalaman untuk mencapai target yang diinginkan.
Related Results
Penggunaan Tepung Tapioka Sebagai Pengganti Bentonit Pada Lumpur Pemboran Berbahan Dasar Air
Penggunaan Tepung Tapioka Sebagai Pengganti Bentonit Pada Lumpur Pemboran Berbahan Dasar Air
Fluida pemboran merupakan salah satu aspek yang berperan penting dalam keberhasilan dari operasi pemboran. Lumpur pemboran secara umum berfungsi antara lain sebagai pengangkat serb...
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar
Sumur gali adalah sumber mata air yang paling sering digunakan masyarakat perdesaan atau perkotaan. Terlebih pada masyarakat perdesaan air sumur gali memiliki manfaat sebagai keper...
Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022)
Analisis Kualiatas Mikrobiologi Air Sumur Sekitar Kandang Ternak Ayam (Studi di Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun 2022)
Kandang ternak ayam yang berdekatan dengan sumur menimbulkan risiko terjadinya pencemaran air. Pencemaran air sumur dapat terjadi akibat kondisi fisik sumur yang buruk. Penelitian ...
EVALUASI PEMBORAN PENYEDIAAN LUBANG LEDAK DI PIT WARUTE PT BUKIT INTAN INDOPERKASA
EVALUASI PEMBORAN PENYEDIAAN LUBANG LEDAK DI PIT WARUTE PT BUKIT INTAN INDOPERKASA
Kegiatan pembongkaran overburden menggunakan metode peledakan. Sebelum operasi peledakan dilakukan kegiatan pemboran untuk penyediaan lubang ledak dengan geometri dan pola pemboran...
Dry Lab – Laboratorium Virtual Untuk Anlisa Rekayasa Lumpur Pemboran
Dry Lab – Laboratorium Virtual Untuk Anlisa Rekayasa Lumpur Pemboran
Abstract
Dry Lab is a virtual laboratory design. We called also as a laboratory of the future. Dry Lab was designed because of the increasingly advanced computerized especially Art...
PERBANDINGAN HASIL PERFORMA BIT PDC UKURAN 8-1/2” PADA SUMUR EJ 11,EB 10,EB 11, DAN EB 12 PADA LAPANGAN “FA” CEKUNGAN ARJUNA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPECIFIC ENERGY DAN COST PER FOOT
PERBANDINGAN HASIL PERFORMA BIT PDC UKURAN 8-1/2” PADA SUMUR EJ 11,EB 10,EB 11, DAN EB 12 PADA LAPANGAN “FA” CEKUNGAN ARJUNA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPECIFIC ENERGY DAN COST PER FOOT
Pemilihan bit yaitu menjadi suatu hal yang penting dalam melakukan operasi pemboran agar dapat diharapkan memberikan laju penembusan yang baik serta mendapatkan hasil yang optimum ...
OPTIMASI DELIVERABILITAS SUMUR-SUMUR GEOTHERMAL DI DALAM CLUSTER C DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SKENARIO PENURUNAN PRODUKSI
OPTIMASI DELIVERABILITAS SUMUR-SUMUR GEOTHERMAL DI DALAM CLUSTER C DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SKENARIO PENURUNAN PRODUKSI
Uji sumur adalah uji aliran fluida di dalam sumur untuk mendapatkan data dan informasi properti sumur. Uji sumur dilakukan sebelum eksploitasi reservoir, juga setelah suatu periode...
Evaluasi Lifting Efficiency Pompa Angguk Pada Sumur RFD Di Lapangan YM
Evaluasi Lifting Efficiency Pompa Angguk Pada Sumur RFD Di Lapangan YM
Pompa SRP atau Sucker Rod Pump merupakan salah satu artificial lift yang digunakan untuk meningkatkan suatu sumur dengan tahap primary recovery. Dengan kerja pompa yang sangat bera...

