Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Variabilitas KloroCHLOROPHYLL-A VARIABILITY IN RELATION TO LEMURU FISH (Sardinella lemuru) CATCHING SEASON IN THE BALI STRAITfil-a Kaitannya Dengan Musim Penangkapan Ikan Lemuru (Sardinella lemuru) di Selat Bali

View through CrossRef
Ikan lemuru (Sardinella lemuru) merupakan salah satu komoditas utama di perairan Selat Bali. Sebagai wilayah perairan yang dinamis, kondisi oseanografi di Selat Bali mempengaruhi tinggi rendahnya jumlah produksi ikan lemuru. Pada musim tertentu, keberadaan ikan lemuru dipengaruhi oleh adanya upwelling yang berakibat pada fluktuasi konsentrasi klorofil-a. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kaitan antara klorofil-a dengan musim penangkapan ikan lemuru di Selat Bali. Data yang digunakan merupakan data citra klorofil-a dan data hasil tangkap ikan lemuru dengan rentang sembilan tahun (2014 – 2022). Dilakukan visualisasi temporal dan spasial bagi data klorofil-a, sementara data hasil tangkap dikonversi menjadi nilai CPUE. Musim penangkapan bagi ikan lemuru dihitung menggunakan indeks musim. Musim barat merupakan periode dengan rata – rata CPUE tertinggi (5,219 – 6,244 kg/trip), sementara CPUE terendah terjadi pada musim timur (2700 – 5,590 kg/trip). Klorofil-a memiliki konsentrasi tinggi pada musim timur hingga musim peralihan II (1 – 1.5 mg/m3) dan cenderung lebih rendah pada musim barat (0.2 – 0.3 mg/m3). Histogram menunjukkan bahwa perolehan CPUE tertinggi terjadi ketika klorofil-a memiliki konsentrasi yang rendah yakni < 0.2 mg/m3. Analisis indeks musim penangkapan (IM) ikan Sardinella lemuru memperlihatkan periode musim penangkapan puncak yakni pada bulan Desember (158,49%) dan terendah pada bulan Mei 49.39%. Musim penangkapan terjadi ketika klorofil-a berada pada konsentrasi yang rendah.
Title: Variabilitas KloroCHLOROPHYLL-A VARIABILITY IN RELATION TO LEMURU FISH (Sardinella lemuru) CATCHING SEASON IN THE BALI STRAITfil-a Kaitannya Dengan Musim Penangkapan Ikan Lemuru (Sardinella lemuru) di Selat Bali
Description:
Ikan lemuru (Sardinella lemuru) merupakan salah satu komoditas utama di perairan Selat Bali.
Sebagai wilayah perairan yang dinamis, kondisi oseanografi di Selat Bali mempengaruhi tinggi rendahnya jumlah produksi ikan lemuru.
Pada musim tertentu, keberadaan ikan lemuru dipengaruhi oleh adanya upwelling yang berakibat pada fluktuasi konsentrasi klorofil-a.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kaitan antara klorofil-a dengan musim penangkapan ikan lemuru di Selat Bali.
Data yang digunakan merupakan data citra klorofil-a dan data hasil tangkap ikan lemuru dengan rentang sembilan tahun (2014 – 2022).
Dilakukan visualisasi temporal dan spasial bagi data klorofil-a, sementara data hasil tangkap dikonversi menjadi nilai CPUE.
Musim penangkapan bagi ikan lemuru dihitung menggunakan indeks musim.
Musim barat merupakan periode dengan rata – rata CPUE tertinggi (5,219 – 6,244 kg/trip), sementara CPUE terendah terjadi pada musim timur (2700 – 5,590 kg/trip).
Klorofil-a memiliki konsentrasi tinggi pada musim timur hingga musim peralihan II (1 – 1.
5 mg/m3) dan cenderung lebih rendah pada musim barat (0.
2 – 0.
3 mg/m3).
Histogram menunjukkan bahwa perolehan CPUE tertinggi terjadi ketika klorofil-a memiliki konsentrasi yang rendah yakni < 0.
2 mg/m3.
Analisis indeks musim penangkapan (IM) ikan Sardinella lemuru memperlihatkan periode musim penangkapan puncak yakni pada bulan Desember (158,49%) dan terendah pada bulan Mei 49.
39%.
Musim penangkapan terjadi ketika klorofil-a berada pada konsentrasi yang rendah.

Related Results

PENGELOLAAN DAN PROFITABILITAS USAHA PENANGKAPAN LEMURU (SARDINELLA LEMURU BLEEKER,1853) DI SELAT BALI
PENGELOLAAN DAN PROFITABILITAS USAHA PENANGKAPAN LEMURU (SARDINELLA LEMURU BLEEKER,1853) DI SELAT BALI
Penangkapan lemuru (Sardinella lemuru Bleeker,1853) di Selat Bali telah dilakukan jauh sebelum diperkenalkannya purse seine dua kapal (slerek) yang mempunyai hasil tangkapan mengge...
KETERKAITAN MUSIM HUJAN DAN MUSIM ANGIN DENGAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN LEMURU YANG BERBASIS DI PPN PENGAMBENGAN
KETERKAITAN MUSIM HUJAN DAN MUSIM ANGIN DENGAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN LEMURU YANG BERBASIS DI PPN PENGAMBENGAN
Musim penangkapan ikan seringkali dikaitkan dengan kondisi iklim dan cuaca seperti hujan dan musim angin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara musim hujan...
MODEL PEMILIHAN UNIT PENANGKAPAN IKAN PELAGIS BERBASIS TEKNOLOGI DAN EKONOMI DI KOTA AMBON
MODEL PEMILIHAN UNIT PENANGKAPAN IKAN PELAGIS BERBASIS TEKNOLOGI DAN EKONOMI DI KOTA AMBON
Penangkapan ikan pelagis di Kota Ambon oleh nelayan masih berlangsung hingga saat ini dengan menggunakan 7 (tujuh) jenis alat penangkap ikan. Pada umumnya faktor teknologi penangka...
Dinamika Daerah Penangkapan Ikan Pelagis di Kota Ambon
Dinamika Daerah Penangkapan Ikan Pelagis di Kota Ambon
Perairan Kota Ambon dan sekitarnya dimanfaatkan oleh nelayan sebagai daerah penangkapan ikan (DPI) pelagis. Aktifitas pemanfaatannya terindikasi dinamis sebab terjadi perubahan dan...
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Ilegal Fishing
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Ilegal Fishing
Abstract. This study aims to determine law enforcement for perpetrators of illegal fishing and legal accountability for foreign fishermen who fish illegally in Indonesian waters. T...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...

Back to Top