Javascript must be enabled to continue!
Rancang Bangun Alat Pencacah Daun dan Ranting Gambir
View through CrossRef
Tanaman Gambir merupakan tanaman perdu yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Ekstrak (getah) daun dan ranting gambir mengandung asam katechu tannat (tanin), katechin, pyrocatechol, florisin dan lilin fixed oil. Sumatera Barat merupakan penghasil gambir terbesar di Indonesia namun bila dilihat dari produktivitas per hektar masih rendah yaitu berkisar antara 300 sampai 400 kg gambir kering per hektar per tahun. Hal ini disebabkan pengolahan gambir yang masih tradisional. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan diatas adalah dengan dibuatnya alat pencacah daun dan ranting gambir. Alat pencacah daun dan ranting gambir ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam proses pengempaan karena daun dan ranting gambir sudah dicacah terlebih dahulu. Kapasitas alat pencacah ini adalah 53,83 kg/jam dan laju pengumpanan 63,6 kg/jam. Untuk analisa ekonomi teknik didapat total biaya tetap Rp.1.911.052/tahun, total biaya tidak tetap Rp. 91.088,8 / jam, biaya sewa alat Rp. 1.706,9 /jam dan BEP untuk pengoperasionalan alat 2.365,45 Kg/jam. Harga jual alat pencacah daun dan ranting gambir adalah Rp. 7.463.000 dengan laba 30%
Green Engineering Society
Title: Rancang Bangun Alat Pencacah Daun dan Ranting Gambir
Description:
Tanaman Gambir merupakan tanaman perdu yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
Ekstrak (getah) daun dan ranting gambir mengandung asam katechu tannat (tanin), katechin, pyrocatechol, florisin dan lilin fixed oil.
Sumatera Barat merupakan penghasil gambir terbesar di Indonesia namun bila dilihat dari produktivitas per hektar masih rendah yaitu berkisar antara 300 sampai 400 kg gambir kering per hektar per tahun.
Hal ini disebabkan pengolahan gambir yang masih tradisional.
Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan diatas adalah dengan dibuatnya alat pencacah daun dan ranting gambir.
Alat pencacah daun dan ranting gambir ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam proses pengempaan karena daun dan ranting gambir sudah dicacah terlebih dahulu.
Kapasitas alat pencacah ini adalah 53,83 kg/jam dan laju pengumpanan 63,6 kg/jam.
Untuk analisa ekonomi teknik didapat total biaya tetap Rp.
1.
911.
052/tahun, total biaya tidak tetap Rp.
91.
088,8 / jam, biaya sewa alat Rp.
1.
706,9 /jam dan BEP untuk pengoperasionalan alat 2.
365,45 Kg/jam.
Harga jual alat pencacah daun dan ranting gambir adalah Rp.
7.
463.
000 dengan laba 30%.
Related Results
Pengaruh Pemberian Infusa Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus, Lour) Terhadap Performa Broiler
Pengaruh Pemberian Infusa Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus, Lour) Terhadap Performa Broiler
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa daun bangun-bangun terhadap performa ayam pedaging. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAK) dengan 5 (lima) per...
Rancang Bangun Alat Pencacah Batang Pisang Menjadi Bahan Baku Pembuatan Pupuk Organik
Rancang Bangun Alat Pencacah Batang Pisang Menjadi Bahan Baku Pembuatan Pupuk Organik
Penelitian yang telah dilaksanakan adalah tentang “rancang bangun alat pencacah batang pisang menjadi bahan baku pembuatan pupuk organik. Tujuan penelitian ini adalah merancang ban...
PERSENTASE KARKAS BROILER DENGAN PEMBERIAN CAMPURAN LARUTAN TEPUNG GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB) DENGAN TEPUNG BUNGKIL KEDELAI DALAM AIR MINUM
PERSENTASE KARKAS BROILER DENGAN PEMBERIAN CAMPURAN LARUTAN TEPUNG GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB) DENGAN TEPUNG BUNGKIL KEDELAI DALAM AIR MINUM
Pemberian antibiotik pada ayam dapat meninggalkan residu pada karkasnya dan berpotensi menyebabkan resistensi pada konsumen yang terus-menerus terpapar. Tepung kedelai umumnya meng...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Pedagang Gambir Di Nagari Gunung Malintang Tahun 1998-2022
Pedagang Gambir Di Nagari Gunung Malintang Tahun 1998-2022
Nagari Gunuang Malintang merupaka salah satu daerah penghasil gambir yang ada di Kabupaten 50 Kota. Mayoritas masyarakat Gunuang Malintang bekerja sebagai petani gambir, dengan ada...
Program Kemitraan Masyakat Produksi dan Pemasaran Gambir (Uncaria gambir Roxb)
Program Kemitraan Masyakat Produksi dan Pemasaran Gambir (Uncaria gambir Roxb)
Gambir is a specific plant for Indonesia with the central area of West Sumatra Province. Gambir plant processed products are widely used for medicines, cosmetics and dyes. Gambir...
Manufacture of Gambir Leaf Press Impac System in Efforts to Increase Productivity of Gambir Farmers
Manufacture of Gambir Leaf Press Impac System in Efforts to Increase Productivity of Gambir Farmers
The Hipgampra farmer group has Gambir farming land. The problems that occur in this farmer group have not had a press tool, usually, this farmer group rents gambir leaf processing ...
PENINGKATAN PRODUKSI GAMBIR MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PRESS HIDROLIK PADA KELOMPOK TANI IM KITA DI DESA BOANGMANALU KABUPATEN PAKPAK BHARAT
PENINGKATAN PRODUKSI GAMBIR MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PRESS HIDROLIK PADA KELOMPOK TANI IM KITA DI DESA BOANGMANALU KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Tanaman gambir memiliki potensi ekonomi tinggi, terutama di daerah Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Namun, Kelompok Tani IM Kita di Desa Boangmanalu menghadapi kendala dalam proses p...

