Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Tata Letak Fasilitas Pabrik Pengolahan Kopi Menggunakan Systematic Layout Planning

View through CrossRef
Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis tata letak fasilitas pabrik kopimenggunakan Systematic Layout Planning (SLP). Penelitian dilakukan pada pabrik pengolahan kopi arabika PT. Ketiara Takengon Aceh Tengah. Evaluasi tata letak, dilakukan dengan membandingkan momen perpindahanbahan dan efesiensinya terhadap layout awal. Data yang digunakan adalah volume produksi per tahun, jumlah dan dimensi mesin, tipe kemasan, luas ruangan dan layout awal. Proses pengolahan kopi terdiri dari penimbangan, penggilingan, penjemuran, sortasi, cupping test, blending, dan pengemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi perpindahan bahan adalah 2.496 kali per tahun. Momen perpindahan proses pengolahan kopi pada PT. Ketiara berdasarkan layout awal adalahsebesar 596.818,56 m/tahun. Momen perpindahan berdasarkan layout alternatif A sebesar 512.628,48 m/tahun atau memiliki efesiensi 14,11%, sedangkan momen perpindahan berdasarkan layout alternatif B sebesar 291.233,28 m/tahun atau memiliki efesiensi sebesar 51,20 %. Dengan demikian pabrik pengolahan kopi PT. Ketiara direkomendasikan untuk menggunakan layout alternatif B.Analysis Facility’s Layout of Coffee Factory by Using Systematic Layout PlanningAbstract. This research aimed to analyze the facility layout of coffee factory by using Systematic Layout Planning (SLP). The study was conductedat coffee factory of PT. Ketiara located in Takengon, Central Aceh Regency. The layout analysis was done by evaluating the material handling moment and efficiency to the recent layout production.  The data used were production volume, number and dimension of machines, packaging types, area for facilities and recent layout.   The coffee processing consisted of weighing,milling, drying, sorting, cupping test, blending, and packaging. The material handling monent based on recent layout was 596,818.56 m/year. The material handling moment based on the first alternative layout (A) was 512,628.48 m/year or with eficiency of 14.11%, whereas  the handling moment based on the second alternative layout (B) was 291,233.28 m/year or with effeciency of 51.20%. Therefore, it is strongly recommended to PT. Ketiara to use  the second alternative layout (B).
Title: Analisis Tata Letak Fasilitas Pabrik Pengolahan Kopi Menggunakan Systematic Layout Planning
Description:
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan menganalisis tata letak fasilitas pabrik kopimenggunakan Systematic Layout Planning (SLP).
Penelitian dilakukan pada pabrik pengolahan kopi arabika PT.
Ketiara Takengon Aceh Tengah.
Evaluasi tata letak, dilakukan dengan membandingkan momen perpindahanbahan dan efesiensinya terhadap layout awal.
Data yang digunakan adalah volume produksi per tahun, jumlah dan dimensi mesin, tipe kemasan, luas ruangan dan layout awal.
Proses pengolahan kopi terdiri dari penimbangan, penggilingan, penjemuran, sortasi, cupping test, blending, dan pengemasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi perpindahan bahan adalah 2.
496 kali per tahun.
Momen perpindahan proses pengolahan kopi pada PT.
Ketiara berdasarkan layout awal adalahsebesar 596.
818,56 m/tahun.
Momen perpindahan berdasarkan layout alternatif A sebesar 512.
628,48 m/tahun atau memiliki efesiensi 14,11%, sedangkan momen perpindahan berdasarkan layout alternatif B sebesar 291.
233,28 m/tahun atau memiliki efesiensi sebesar 51,20 %.
Dengan demikian pabrik pengolahan kopi PT.
Ketiara direkomendasikan untuk menggunakan layout alternatif B.
Analysis Facility’s Layout of Coffee Factory by Using Systematic Layout PlanningAbstract.
This research aimed to analyze the facility layout of coffee factory by using Systematic Layout Planning (SLP).
The study was conductedat coffee factory of PT.
Ketiara located in Takengon, Central Aceh Regency.
The layout analysis was done by evaluating the material handling moment and efficiency to the recent layout production.
 The data used were production volume, number and dimension of machines, packaging types, area for facilities and recent layout.
   The coffee processing consisted of weighing,milling, drying, sorting, cupping test, blending, and packaging.
The material handling monent based on recent layout was 596,818.
56 m/year.
The material handling moment based on the first alternative layout (A) was 512,628.
48 m/year or with eficiency of 14.
11%, whereas  the handling moment based on the second alternative layout (B) was 291,233.
28 m/year or with effeciency of 51.
20%.
Therefore, it is strongly recommended to PT.
Ketiara to use  the second alternative layout (B).

Related Results

Perancangan Tata Letak Gudang Berdasarkan Volume Penyimpanan Bahan Baku dengan Metode Corelap (Studi Kasus: CV Sri Rezeki)
Perancangan Tata Letak Gudang Berdasarkan Volume Penyimpanan Bahan Baku dengan Metode Corelap (Studi Kasus: CV Sri Rezeki)
Abstract. The focus of this paper is on the storage of bread raw materials in warehouses. Based on the results of observations and interviews. In the current storage of raw materia...
Perancangan Tata Letak Fasilitas Metode CRAFT (Computerized Relative Allocation Facility Technique)
Perancangan Tata Letak Fasilitas Metode CRAFT (Computerized Relative Allocation Facility Technique)
Abstract. The layout of production facilities is a crucial factor in supporting the smooth operation of manufacturing processes. CV. XYZ faces issues related to inefficient facilit...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
Pretreatment Limbah Pengolahan Kopi Untuk Menghasilkan Biogas Pada Proses Anaerobik
Pretreatment Limbah Pengolahan Kopi Untuk Menghasilkan Biogas Pada Proses Anaerobik
Pada penelitian ini mempelajari proses pretreatment limbah pengolahan kopi untuk menghasilkan biogas pada proses anaerobik. Limbah cair pengolahan kopi merupakan limbah cair yang b...
PENERAPAN SOP PENGOLAHAN KOPI GULA AREN, KOPI DURIAN, DAN KOPI AVOCADO INSTAN DI UMKM KOPI LAMPUNG NUSANTARA
PENERAPAN SOP PENGOLAHAN KOPI GULA AREN, KOPI DURIAN, DAN KOPI AVOCADO INSTAN DI UMKM KOPI LAMPUNG NUSANTARA
Semakin banyak kedai kopi yang berkembang di Bandar Lampung membuat bisnis kopi menjadi lebih baik. Hal ini menyebabkan pasar kopi menjadi semakin bersaing, dan produsen kopi membu...
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Pengecoran Logam di UKM Logam
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Pengecoran Logam di UKM Logam
Tata letak fasilitas merupakan salah satu hal yang menunjang kelancaran kerja suatu perusahaan. Tata letak fasilitas yang baik dapat memperlancar proses produksi dan mencegah terja...
USULAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING
USULAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING
Perancangan tata letak fasilitas merupakan suatu hal yang penting dalam hal peningkatan produktifitas perusahaan. PT. Meprofarm merupakan perusahaan farmasi di Kota Bandung. Saat i...

Back to Top