Javascript must be enabled to continue!
Perhitungan Beban Refrigerasi Terhadap Hasil Tangkapan Pada Km. Harapan Sri Jaya Juwana, Pati, Jawa Tengah
View through CrossRef
<p>Beban refrigerasi pada ruang pembekuan dan ruang palkah di KM. Harapan Sri Jaya terdiri dari beban produk dan beban non produk. Pada ruang pembekuan, beban kalor yang harus ditanggung berasal dari beban produk, beban infiltrasi dan beban transmisi. Pada ruang palkah beban kalor yang harus ditanggung berasal dari beban infiltrasi, beban transmisi dan beban internal. Beban keseluruhan yang harus ditanggung oleh ruang pembekuan dan ruang palkah adalah penjumlahan dari beban di ruang pembekuan dan ruang palkah. Besarnya beban tersebut adalah 56 kW. Faktor keamanan dalam perhitungan beban kalor adalah sebesar 15% sehingga besarnya beban kalor yang ada di ruang pembekuan dan ruang palkah adalah sebesar 56 kW + ( 15 % x 8,92 kW ) = 56 kW + 8,92 kW = 68.4 kW. Diketahui total beban kalor refrigerasi adalah sebesar 68,4 kW dan daya kompresor yang penulis ketahui pada spesifikasi yaitu 29,84 kW jika 3 kompresor dinyalakan secara bersamaan maka akan menghasilkan daya (29,84 kW x 3 = 89,52 kW). Dengan demikian dapat diketahui masing – masing kompresor menerima beban kalor sebesar 22,84 kW dimana (68,4 kW : 3 kompresor = 22,84 kW). Maka persentase dari perbandingan beban kalor refrigerasi terhadap daya motor penggerak kompresor adalah 76 %.</p>
Title: Perhitungan Beban Refrigerasi Terhadap Hasil Tangkapan Pada Km. Harapan Sri Jaya Juwana, Pati, Jawa Tengah
Description:
<p>Beban refrigerasi pada ruang pembekuan dan ruang palkah di KM.
Harapan Sri Jaya terdiri dari beban produk dan beban non produk.
Pada ruang pembekuan, beban kalor yang harus ditanggung berasal dari beban produk, beban infiltrasi dan beban transmisi.
Pada ruang palkah beban kalor yang harus ditanggung berasal dari beban infiltrasi, beban transmisi dan beban internal.
Beban keseluruhan yang harus ditanggung oleh ruang pembekuan dan ruang palkah adalah penjumlahan dari beban di ruang pembekuan dan ruang palkah.
Besarnya beban tersebut adalah 56 kW.
Faktor keamanan dalam perhitungan beban kalor adalah sebesar 15% sehingga besarnya beban kalor yang ada di ruang pembekuan dan ruang palkah adalah sebesar 56 kW + ( 15 % x 8,92 kW ) = 56 kW + 8,92 kW = 68.
4 kW.
Diketahui total beban kalor refrigerasi adalah sebesar 68,4 kW dan daya kompresor yang penulis ketahui pada spesifikasi yaitu 29,84 kW jika 3 kompresor dinyalakan secara bersamaan maka akan menghasilkan daya (29,84 kW x 3 = 89,52 kW).
Dengan demikian dapat diketahui masing – masing kompresor menerima beban kalor sebesar 22,84 kW dimana (68,4 kW : 3 kompresor = 22,84 kW).
Maka persentase dari perbandingan beban kalor refrigerasi terhadap daya motor penggerak kompresor adalah 76 %.
</p>.
Related Results
Pengaruh Konsentrasi Pati Dan Jenis Pelarut Pada Modifikasi Pati Menggunakan Metode Presipitasi Terhadap Sifat Fisik Pati Uwi Putih (Dioscorea Alata)
Pengaruh Konsentrasi Pati Dan Jenis Pelarut Pada Modifikasi Pati Menggunakan Metode Presipitasi Terhadap Sifat Fisik Pati Uwi Putih (Dioscorea Alata)
Uwi memiliki kandungan pati cukup tinggi dengan ukuran granula pati cukup besar berada pada kisaran 25-45μm. Ukuran granula pati diketahui berpengaruh terhadap aplikasi pati dal...
Analisis Potensi Ekspor Hasil Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Pati
Analisis Potensi Ekspor Hasil Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Pati
Kabupaten Pati merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki potensi besar dalam bidang pertanian. Slogan Pati Bumi Mina Tani sangat tepat diberikan untuk daerah ini men...
Pengaruh Kepemimpinan dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai
Pengaruh Kepemimpinan dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai
Abstract. Job satisfaction must be created optimally by the company so that every employee can work optimally and help the company achieve its goals. Among the factors that can aff...
KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI TAHUN 2021
KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI TAHUN 2021
Kebutuhan sarana dan prasarana pembelajaran pendidikan jasman adalah sangat vital artinya bahwa pendidikan jasmani harus meggunakan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan. Ma...
KARAKTERISTIK PERIKANAN JARING CUMI DI UTARA JAWA
KARAKTERISTIK PERIKANAN JARING CUMI DI UTARA JAWA
Saat ini, perikanan jaring cumi khusus di Pulau Jawa berkembang pesat, keberadaannya dapat dijumpai terutama di Pelabuhan Perikanan Jakarta (Muara Baru dan Muara Angke), Indramayu,...
Perbandingan Alat Tangkap dengan Menggunakan Bahan Jaring Insang Polyetlene dan Polyamide terhadap hasil tangkapan Rajungan di Perairan Pulau Saugi
Perbandingan Alat Tangkap dengan Menggunakan Bahan Jaring Insang Polyetlene dan Polyamide terhadap hasil tangkapan Rajungan di Perairan Pulau Saugi
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan komposisi hasil tangkapan pada bahan jaring yang berbeda untuk menangkap rajungan di Perairan Pulau Saugi, membandingkan struktur ukura...
Peran Komunitas Ruang Literasi Juwana Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Langgen Kecamatan Juwana
Peran Komunitas Ruang Literasi Juwana Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Langgen Kecamatan Juwana
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunitas Ruang Literasi Juwana dalam upaya melakukanpemberdayaan masyarakat Juwana untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahter...
Pengaruh Pengayakan Empulur Hasil Parutan (Ela) terhadap Kinerja Mesin Ekstraksi Pati Sagu Tipe Stirrer Rotary Blade
Pengaruh Pengayakan Empulur Hasil Parutan (Ela) terhadap Kinerja Mesin Ekstraksi Pati Sagu Tipe Stirrer Rotary Blade
Pada penelitian terdahulu telah dihasilkan mesin ekstraksi pati sagu tipe stirrer rotary blade yang berfungsi untuk mengekstraksi pati sagu. Mesin ekstraksi tersebut diproduksi ol...

