Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Ketangguhan Mental dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Aktif Berorganisasi
View through CrossRef
Students must be able to harmonize academic and non-academic processes, one of which is organizational activities. It is not uncommon for some students to experience the inability to coordinate academic obligations with active organizational activities, causing the adverse effects of academic procrastination. Therefore, students are expected to be able to foster mental toughness to maintain performance in conditions and circumstances. The study was conducted with the aim of knowing the relationship between mental toughness and academic procrastination in active organizational students. Using a correlational quantitative method using accidental sampling method and as many as 327 active organizational students of class 2020-2022 Syiah Kuala University became research samples by filling out the mental toughness questionnaire 18 (MTQ-18) and Tuckman Procrastination Scale (TPS) research instruments. The study showed a significant value (p) = 0.001 with a correlation coefficient of (r) = - 0.242 which means there is a negative relationship between mental toughness and academic procrastination, the lower the mental toughness, the higher the procrastination and vice versa the higher the mental toughness, the lower the academic procrastination. This study also provides implications in the form of suggestions that students can do to be able to balance college goals with organizational activities, one of which is by increasing enthusiasm for learning to reduce pressure and anxiety during the academic process so that it can also increase mental toughness in themselvesMahasiswa harus dapat menyelaraskan proses akademik maupun non-akademik salah satunya kegiatan organisasi. Tidak jarang bagi beberapa mahasiswa mengalami ketidakmampuan mengoordinasikan kewajiban akademik dengan kegiatan aktif organisasi sehingga menimbulkan dampak buruk prokrastinasi akademik. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan ketangguhan mental untuk mempertahankan kinerja dalam kondisi dan keadaan. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya hubungan ketangguhan mental dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa aktif berorganisasi. Menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan menggunakan metode sampling accidental dan sebanyak 327 mahasiswa aktif berorganisasi angkatan 2020-2022 Universitas Syiah Kuala menjadi sampel penelitian dengan mengisi instrumen penelitian Mental Toughness Questionnaire 18 dan Tuckman Procrastination Scale. Penelitian menunjukkan nilai signifikansi (p)=0.001 dengan koefisien korelasi sebesar (r)=-0.242 yang berarti terdapat hubungan negatif antara ketangguhan mental dengan prokrastinasi akademik, semakin rendah ketangguhan mental maka semakin tinggi prokrastinasi dan sebaliknya semakin tinggi ketangguhan mental maka semakin rendah prokrastinasi akademik. Penelitian ini juga memberikan implikasi berupa saran yang dapat dilakukan mahasiswa agar mampu menyeimbangkan tujuan berkuliah dengan kegiatan organisasi salah satunya dengan meningkatkan antusiasme belajar agar mengurangi tekanan dan kecemasan selama proses akademik berlangsung sehingga juga dapat meningkatkan ketangguhan mental pada diri sendiri.
LPPM Universitas Syiah Kuala
Title: Hubungan Ketangguhan Mental dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Aktif Berorganisasi
Description:
Students must be able to harmonize academic and non-academic processes, one of which is organizational activities.
It is not uncommon for some students to experience the inability to coordinate academic obligations with active organizational activities, causing the adverse effects of academic procrastination.
Therefore, students are expected to be able to foster mental toughness to maintain performance in conditions and circumstances.
The study was conducted with the aim of knowing the relationship between mental toughness and academic procrastination in active organizational students.
Using a correlational quantitative method using accidental sampling method and as many as 327 active organizational students of class 2020-2022 Syiah Kuala University became research samples by filling out the mental toughness questionnaire 18 (MTQ-18) and Tuckman Procrastination Scale (TPS) research instruments.
The study showed a significant value (p) = 0.
001 with a correlation coefficient of (r) = - 0.
242 which means there is a negative relationship between mental toughness and academic procrastination, the lower the mental toughness, the higher the procrastination and vice versa the higher the mental toughness, the lower the academic procrastination.
This study also provides implications in the form of suggestions that students can do to be able to balance college goals with organizational activities, one of which is by increasing enthusiasm for learning to reduce pressure and anxiety during the academic process so that it can also increase mental toughness in themselvesMahasiswa harus dapat menyelaraskan proses akademik maupun non-akademik salah satunya kegiatan organisasi.
Tidak jarang bagi beberapa mahasiswa mengalami ketidakmampuan mengoordinasikan kewajiban akademik dengan kegiatan aktif organisasi sehingga menimbulkan dampak buruk prokrastinasi akademik.
Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan ketangguhan mental untuk mempertahankan kinerja dalam kondisi dan keadaan.
Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya hubungan ketangguhan mental dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa aktif berorganisasi.
Menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan menggunakan metode sampling accidental dan sebanyak 327 mahasiswa aktif berorganisasi angkatan 2020-2022 Universitas Syiah Kuala menjadi sampel penelitian dengan mengisi instrumen penelitian Mental Toughness Questionnaire 18 dan Tuckman Procrastination Scale.
Penelitian menunjukkan nilai signifikansi (p)=0.
001 dengan koefisien korelasi sebesar (r)=-0.
242 yang berarti terdapat hubungan negatif antara ketangguhan mental dengan prokrastinasi akademik, semakin rendah ketangguhan mental maka semakin tinggi prokrastinasi dan sebaliknya semakin tinggi ketangguhan mental maka semakin rendah prokrastinasi akademik.
Penelitian ini juga memberikan implikasi berupa saran yang dapat dilakukan mahasiswa agar mampu menyeimbangkan tujuan berkuliah dengan kegiatan organisasi salah satunya dengan meningkatkan antusiasme belajar agar mengurangi tekanan dan kecemasan selama proses akademik berlangsung sehingga juga dapat meningkatkan ketangguhan mental pada diri sendiri.
Related Results
PENERAPAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI DAPAT MENGURANGI KEBIASAAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
PENERAPAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI DAPAT MENGURANGI KEBIASAAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
Penelitian ini dilakukan di STKIP Muhammadiyah Enrekang dengan jumlah 8 orang. Masalah dalam penelitian ini adalah Mahasiswa yang memiliki prilaku prokrastinasi akademik. Peneliti...
Bimbingan dan Konseling untuk Perilaku Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
Bimbingan dan Konseling untuk Perilaku Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
Prokrastinasi akademik merupakan tantangan signifikan dalam proses pembelajaran mahasiswa, yang dapat berdampak negatif pada aktivitas akademik dan kesejahteraan psikologis. Peneli...
Hubungan Konsep Diri Dengan Prokrastinasi Akademik Siswa
Hubungan Konsep Diri Dengan Prokrastinasi Akademik Siswa
This research explores the relationship between self-concept and academic procrastination in Class Self-concept, as an individual's view of themselves, can also influence the level...
The effect of hypnotherapy and mental toughness on concentration when competing for futsal athletes
The effect of hypnotherapy and mental toughness on concentration when competing for futsal athletes
The purpose of this study was to determine the difference in the effect of the type of hypnosis and the level of mental toughness on the concentration of futsal athletes. This rese...
PERAN KONTROL DIRI DALAM MEMPREDIKSI PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA AKHIR UNIVERSITAS NEGERI PADANG
PERAN KONTROL DIRI DALAM MEMPREDIKSI PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA AKHIR UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Final-year students often encounter academic obstacles in completing their thesis, one of which is academic procrastination that may lead to delayed graduation. One internal factor...
Hubungan Prokrastinasi Akademik dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu
Hubungan Prokrastinasi Akademik dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu
Mahasiswa pekerja paruh waktu memiliki kerentanan psikologis yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa non-pekerja karena harus menjalankan peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja...
Pengaruh Prokrastinasi Akademik terhadap Stres Akademik dengan Dukungan Keluarga sebagai Moderator
Pengaruh Prokrastinasi Akademik terhadap Stres Akademik dengan Dukungan Keluarga sebagai Moderator
Abstract. University students face various factors that can lead to academic stress, such as frustration, conflict, pressure, change, and self-control. There is a connection betwee...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

