Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN KONTROL DIRI DALAM MEMPREDIKSI PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA AKHIR UNIVERSITAS NEGERI PADANG

View through CrossRef
Final-year students often encounter academic obstacles in completing their thesis, one of which is academic procrastination that may lead to delayed graduation. One internal factor presumed to influence academic procrastination is self-control. This study aimed to examine the role of self-control in predicting academic procrastination among final-year students at Universitas Negeri Padang. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 136 students in the ninth semester or above who were currently working on their thesis, selected through purposive sampling. Data were collected using Likert-based self-control and academic procrastination scales. Data analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software. The results showed that self-control had a negative and significant role in predicting academic procrastination, with a path coefficient of -0.691 and a p-value of 0.000 (<0.05). The R² value of 0.478 indicated that self-control explained 47.8% of the variance in academic procrastination. In addition, most respondents were categorized as having high academic procrastination and moderate self-control. These findings indicate that the higher the students’ self-control, the lower their tendency to engage in academic procrastination. Therefore, strengthening self-control through time management, self-regulation, and academic mentoring should be considered as an effort to reduce academic procrastination among final-year students. ABSTRAK Mahasiswa akhir kerap menghadapi hambatan akademik dalam proses penyelesaian skripsi, salah satunya berupa prokrastinasi akademik yang dapat berdampak pada keterlambatan kelulusan. Salah satu faktor internal yang diduga berperan terhadap prokrastinasi akademik adalah kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kontrol diri dalam memprediksi prokrastinasi akademik pada mahasiswa akhir Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 136 mahasiswa semester 9 ke atas yang sedang mengerjakan skripsi, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui skala kontrol diri dan skala prokrastinasi akademik berbasis Likert. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri berperan negatif dan signifikan dalam memprediksi prokrastinasi akademik dengan nilai koefisien jalur sebesar -0,691 dan p-value 0,000 (<0,05). Nilai R² sebesar 0,478 menunjukkan bahwa kontrol diri mampu menjelaskan 47,8% variasi prokrastinasi akademik. Selain itu, mayoritas responden berada pada kategori prokrastinasi akademik tinggi dan kontrol diri sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kontrol diri mahasiswa, semakin rendah kecenderungan melakukan prokrastinasi akademik. Oleh karena itu, penguatan kontrol diri melalui manajemen waktu, regulasi diri, dan pendampingan akademik perlu dipertimbangkan sebagai upaya menekan prokrastinasi akademik pada mahasiswa akhir.
Title: PERAN KONTROL DIRI DALAM MEMPREDIKSI PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA AKHIR UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Description:
Final-year students often encounter academic obstacles in completing their thesis, one of which is academic procrastination that may lead to delayed graduation.
One internal factor presumed to influence academic procrastination is self-control.
This study aimed to examine the role of self-control in predicting academic procrastination among final-year students at Universitas Negeri Padang.
The study employed a quantitative approach with a correlational design.
The sample consisted of 136 students in the ninth semester or above who were currently working on their thesis, selected through purposive sampling.
Data were collected using Likert-based self-control and academic procrastination scales.
Data analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software.
The results showed that self-control had a negative and significant role in predicting academic procrastination, with a path coefficient of -0.
691 and a p-value of 0.
000 (<0.
05).
The R² value of 0.
478 indicated that self-control explained 47.
8% of the variance in academic procrastination.
In addition, most respondents were categorized as having high academic procrastination and moderate self-control.
These findings indicate that the higher the students’ self-control, the lower their tendency to engage in academic procrastination.
Therefore, strengthening self-control through time management, self-regulation, and academic mentoring should be considered as an effort to reduce academic procrastination among final-year students.
ABSTRAK Mahasiswa akhir kerap menghadapi hambatan akademik dalam proses penyelesaian skripsi, salah satunya berupa prokrastinasi akademik yang dapat berdampak pada keterlambatan kelulusan.
Salah satu faktor internal yang diduga berperan terhadap prokrastinasi akademik adalah kontrol diri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kontrol diri dalam memprediksi prokrastinasi akademik pada mahasiswa akhir Universitas Negeri Padang.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional.
Sampel penelitian berjumlah 136 mahasiswa semester 9 ke atas yang sedang mengerjakan skripsi, dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan melalui skala kontrol diri dan skala prokrastinasi akademik berbasis Likert.
Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri berperan negatif dan signifikan dalam memprediksi prokrastinasi akademik dengan nilai koefisien jalur sebesar -0,691 dan p-value 0,000 (<0,05).
Nilai R² sebesar 0,478 menunjukkan bahwa kontrol diri mampu menjelaskan 47,8% variasi prokrastinasi akademik.
Selain itu, mayoritas responden berada pada kategori prokrastinasi akademik tinggi dan kontrol diri sedang.
Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kontrol diri mahasiswa, semakin rendah kecenderungan melakukan prokrastinasi akademik.
Oleh karena itu, penguatan kontrol diri melalui manajemen waktu, regulasi diri, dan pendampingan akademik perlu dipertimbangkan sebagai upaya menekan prokrastinasi akademik pada mahasiswa akhir.

Related Results

PENERAPAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI DAPAT MENGURANGI KEBIASAAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
PENERAPAN TEKNIK MANAJEMEN DIRI DAPAT MENGURANGI KEBIASAAN PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
Penelitian ini dilakukan di STKIP Muhammadiyah Enrekang  dengan jumlah 8 orang. Masalah dalam penelitian ini adalah Mahasiswa yang memiliki prilaku prokrastinasi akademik. Peneliti...
Bimbingan dan Konseling untuk Perilaku Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
Bimbingan dan Konseling untuk Perilaku Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa
Prokrastinasi akademik merupakan tantangan signifikan dalam proses pembelajaran mahasiswa, yang dapat berdampak negatif pada aktivitas akademik dan kesejahteraan psikologis. Peneli...
Hubungan Konsep Diri Dengan Prokrastinasi Akademik Siswa
Hubungan Konsep Diri Dengan Prokrastinasi Akademik Siswa
This research explores the relationship between self-concept and academic procrastination in Class Self-concept, as an individual's view of themselves, can also influence the level...
Pengaruh Prokrastinasi Akademik terhadap Stres Akademik dengan Dukungan Keluarga sebagai Moderator
Pengaruh Prokrastinasi Akademik terhadap Stres Akademik dengan Dukungan Keluarga sebagai Moderator
Abstract. University students face various factors that can lead to academic stress, such as frustration, conflict, pressure, change, and self-control. There is a connection betwee...
Hubungan Prokrastinasi Akademik dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu
Hubungan Prokrastinasi Akademik dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu
Mahasiswa pekerja paruh waktu memiliki kerentanan psikologis yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa non-pekerja karena harus menjalankan peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja...
Conscientiousness dan Self-Regulated Learning Terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Jurusan Sistem Komputer
Conscientiousness dan Self-Regulated Learning Terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Jurusan Sistem Komputer
Prokrastinasi akademik yang dialami oleh mahasiswa salah satunya disebabkan oleh rasa lelah atau rasa bosan pada proses pembelajaran. Di sisi lain, mahasiswa membutuhkan kemampuan ...
Deskripsi Prokrastinasi Akademik Pada Siswa Kelas 9 SMP Negeri 27 Palembang
Deskripsi Prokrastinasi Akademik Pada Siswa Kelas 9 SMP Negeri 27 Palembang
Prokrastinasi akademik adalah kebiasaan menunda tugas-tugas akademik yang harus diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan. Gambaran prokrastinasi akademik pada siswa kelas 9 d...
Tantangan Digital: Prokrastinasi Akademik dan Penggunaan Smartphone pada Remaja SMA
Tantangan Digital: Prokrastinasi Akademik dan Penggunaan Smartphone pada Remaja SMA
Di era digitalisasi saat ini, remaja SMA memiliki fasilitas internet yang memadai terutama dalam penggunaan smartphone. Remaja SMA khususnya memiliki kecenderungan menggunakan smar...

Back to Top