Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Pasien dan Kadar Bilirubin Ikterus Neonatorum Sebelum-Sesudah Fototerapi

View through CrossRef
Abstract. The type of delivery that requires certain procedures such as cesarean section, vacuum extraction, and forceps extraction is one of the risk factors for neonatal jaundice. Hyperbilirubinemia that is not treated properly can cause kernicterus, or bilirubin encephalopathy. The purpose of this study was to explore patient characteristics and bilirubin levels in neonatal jaundice before and after phototherapy. The research method used a quantitative descriptive method with a cross-sectional study design. The accessible population in this study were patients diagnosed with neonatal jaundice in medical records at RSAI Bandung in 2023. The sample selection in this study will be carried out using a purposive sampling technique. The data analysis technique used in this study was univariate to calculate the proportion obtained in each variable that had been determined based on patient characteristics. The results of this study indicate that some of the most significant characteristics in the incidence of neonatal hyperbilirubinemia at Al-Islam Hospital Bandung in 2023 were the majority of male patients. Body weight varies greatly but the highest frequency with normal birth weight indicates that patients who experience neonatal hyperbilirubinemia on average do not experience LBW or low birth weight. The type of normal spontaneous labor contributes the largest frequency and is followed by babies with caesarean section delivery. Normal Gamelli Partus also contributes a lower frequency than normal spontaneous labor with caesarean section delivery babies. Based on descriptive analysis of patients who experienced neonatal hyperbilirubinemia at Al-Islam Hospital in 2023, all of them had a discharge outcome. Abstrak. Jenis persalinan yang memerlukan prosedur tertentu seperti sectio caesaria, vakum ekstraksi, dan forcep ekstraksi adalah salah satu faktor risiko untuk terjadinya ikterus neonatorum. Hiperbilirubinemia yang tidak diobati dengan benar dapat menyebabkan kernicterus, atau bilirubin encephalopathy.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi karakteristik pasien dan kadar bilirubin pada icterus neonatrum sebelum dan sesudah melaksanakan fototerapi. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian potong lintang (cross sectional). Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah pasien yang di diagnosis ikterus neonatorum dalam rekam medis di RSAI Bandung pada Tahun 2023.Pemilihan sampel pada penelitian ini akan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu secara univariat untuk menghitung proporsi yang di dapat pada masing-masing variabel yang telah ditentukan berdasarkan karakteristik pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Beberapa karakteristik yang paling signifikan dalam kejadian neonatal hyperbilirubinemia di Rumah Sakit Al-Islam Bandung tahun 2023 mayoritas pasien jenis kelamin laki-laki. Berat badan sangat bervariasi namun frekuensi yang paling banyak dengan berat badan lahir normal yang menunjukkan bahwa pasien yang mengalami neonatal hiperbilirubinemia rata-rata tidak mengalami BBLR atau berat badan lahir rendah. Jenis persalinan partus spontan normal menyumbang frekuensi terbesar dan disusul dengan bayi dengan persalinan section caesaria. Partus Gamelli Normal juga menyumbangkan frekuensi yang lebih sedikit daripada partus spontan normal dengan bayi persalinan section caesaria. Berdasarkan analisis deskriptif pada pasien yang mengalami neonatal hiperbilirubinemi di Rumah Sakit Al-Islam pada tahun 2023 seluruhnya memiliki outcome pulang.
Title: Karakteristik Pasien dan Kadar Bilirubin Ikterus Neonatorum Sebelum-Sesudah Fototerapi
Description:
Abstract.
The type of delivery that requires certain procedures such as cesarean section, vacuum extraction, and forceps extraction is one of the risk factors for neonatal jaundice.
Hyperbilirubinemia that is not treated properly can cause kernicterus, or bilirubin encephalopathy.
The purpose of this study was to explore patient characteristics and bilirubin levels in neonatal jaundice before and after phototherapy.
The research method used a quantitative descriptive method with a cross-sectional study design.
The accessible population in this study were patients diagnosed with neonatal jaundice in medical records at RSAI Bandung in 2023.
The sample selection in this study will be carried out using a purposive sampling technique.
The data analysis technique used in this study was univariate to calculate the proportion obtained in each variable that had been determined based on patient characteristics.
The results of this study indicate that some of the most significant characteristics in the incidence of neonatal hyperbilirubinemia at Al-Islam Hospital Bandung in 2023 were the majority of male patients.
Body weight varies greatly but the highest frequency with normal birth weight indicates that patients who experience neonatal hyperbilirubinemia on average do not experience LBW or low birth weight.
The type of normal spontaneous labor contributes the largest frequency and is followed by babies with caesarean section delivery.
Normal Gamelli Partus also contributes a lower frequency than normal spontaneous labor with caesarean section delivery babies.
Based on descriptive analysis of patients who experienced neonatal hyperbilirubinemia at Al-Islam Hospital in 2023, all of them had a discharge outcome.
Abstrak.
Jenis persalinan yang memerlukan prosedur tertentu seperti sectio caesaria, vakum ekstraksi, dan forcep ekstraksi adalah salah satu faktor risiko untuk terjadinya ikterus neonatorum.
Hiperbilirubinemia yang tidak diobati dengan benar dapat menyebabkan kernicterus, atau bilirubin encephalopathy.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi karakteristik pasien dan kadar bilirubin pada icterus neonatrum sebelum dan sesudah melaksanakan fototerapi.
Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian potong lintang (cross sectional).
Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah pasien yang di diagnosis ikterus neonatorum dalam rekam medis di RSAI Bandung pada Tahun 2023.
Pemilihan sampel pada penelitian ini akan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling.
Teknik Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu secara univariat untuk menghitung proporsi yang di dapat pada masing-masing variabel yang telah ditentukan berdasarkan karakteristik pasien.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Beberapa karakteristik yang paling signifikan dalam kejadian neonatal hyperbilirubinemia di Rumah Sakit Al-Islam Bandung tahun 2023 mayoritas pasien jenis kelamin laki-laki.
Berat badan sangat bervariasi namun frekuensi yang paling banyak dengan berat badan lahir normal yang menunjukkan bahwa pasien yang mengalami neonatal hiperbilirubinemia rata-rata tidak mengalami BBLR atau berat badan lahir rendah.
Jenis persalinan partus spontan normal menyumbang frekuensi terbesar dan disusul dengan bayi dengan persalinan section caesaria.
Partus Gamelli Normal juga menyumbangkan frekuensi yang lebih sedikit daripada partus spontan normal dengan bayi persalinan section caesaria.
Berdasarkan analisis deskriptif pada pasien yang mengalami neonatal hiperbilirubinemi di Rumah Sakit Al-Islam pada tahun 2023 seluruhnya memiliki outcome pulang.

Related Results

Efektivitas Fototerapi Ganda dan Fototerapi Tunggal dengan Tirai Pemantul Sinar pada Neonatus yang Mengalami Jaundice
Efektivitas Fototerapi Ganda dan Fototerapi Tunggal dengan Tirai Pemantul Sinar pada Neonatus yang Mengalami Jaundice
Latar belakang. Fototerapi telah dilakukan selama hampir 40 tahun, namun masih ada hal yang diperdebatkan tentang bukti bagaimana fototerapi paling efektif. Fototerapi dengan mengg...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KADAR BILIRUBIN PASCA FOTOTERAPI PADA BAYI DI RSIA FATMA BOJONEGORO.
KADAR BILIRUBIN PASCA FOTOTERAPI PADA BAYI DI RSIA FATMA BOJONEGORO.
Salah satu fenomena yang masih banyak dijumpai pada bayi baru lahir adalah terjadinya Hiperbilirubinemia. Fototerapi adalah salah satu penanganan untuk menghindari kondisi yang leb...
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
Abstrak: BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang bisa menyebabkan asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum merupakan suatu kondisi bayi yang tida...
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN IKTERIK PADA BAYI DI RUANG NICU RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN IKTERIK PADA BAYI DI RUANG NICU RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM
    ABSTRAK   Ikterus atau jaundice merupakan perubahan warna menjadi kuning yang terjadi pada neonatus atau bayi baru lahir pada sklera mata, mukosa dan kulit karena peningkat...
KARAKTERISTIK BAYI YANG MENGALAMI IKTERUS NEONATORUM DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI BUNDA SUHARNI KOTA BOGOR TAHUN 2020
KARAKTERISTIK BAYI YANG MENGALAMI IKTERUS NEONATORUM DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI BUNDA SUHARNI KOTA BOGOR TAHUN 2020
Ikterus adalah menguningnya seklera, kulit atau jaringan lain akibat penimbunan bilirubun dalam tubuh lebih dari 5 mg/dl dalam 24 jam. Kejadian bayi ikterus neonatorum diBidan Prak...
LITERATUR REVIEW : FAKTOR PENYEBAB ASFIKSIA NEONATORUM
LITERATUR REVIEW : FAKTOR PENYEBAB ASFIKSIA NEONATORUM
Latar belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator derajat kesehatan di suatu masyarakat. Salah satu kejadian intrapartum yang memiliki kontribusi besar dalam kematian b...
Hubungan Asfiksia Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Di RSUD Provinsi NTB
Hubungan Asfiksia Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Di RSUD Provinsi NTB
Ikterus neonatorum adalah keadaan klinis pada bayi yang ditandai dengan pewarnaan kuning pada kulit dan sklera akibat dari akumulasi produksi bilirubin tak terkonjugasi yang berleb...

Back to Top