Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Pergeseran Struktur Ekonomi Kabupaten Berau Sebelum dan Setelah Otonomi Daerah

View through CrossRef
Pembangunan ekonomi yang diringi dengan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dapat menyebabkan terjadinya perubahan pola struktur ekonomi di suatu wailayah. Perubahan pola ini terjadi karena kontribusi dari masing-masing sektor ekonomi mengalami pergesaran. Penelitian ini dilkakukan untuk menganalisis perubahan pola struktur ekonomi Kabupaten Berau sebelum dan setelah otonomi daerah dengan Provinsi Kalimantan Timur sebagai wilayah acuan serta menganalisis pergeseran yang terjadi antara pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan dan pertumbuhan ekonomi sektoral di tingkat wilayah acuan serta pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah PDRB Kabupaten Berau atas dasar harga konstan (ADHK) dan PDRB Kalimantan Timur atas dasar harga konstan (ADHK) sebelum otonomi daerah dari tahun 1993-2000 dan setelah otonomi daerah dari tahun 2000-2011.Metode penelitian yang digunakan adalah analisis shift share. Penulis menggunakan perhitungan sebelum dan setelah otonomi daerah dengan mengelompokkan tiga kelompok sektor yaitu sektor primer, sekunder dan tersier membandingkan dari tahun ketahun yang mana lebih dominan.Berdasarkan hasil kajian disimpulkan bahwa pola struktur ekonomi dalam penelitian ini yaitu sebelum otonomi daerah tahun  1993-2000 dan setelah otonomi daerah tahun 2000-2011 dapat dibagi menjadi 2 (dua) pola yaitu pola struktur ekonomi yang cendrung konstan dan pola struktur ekonomi yang berfluktuatif. Sektor ekonomi yang memiliki kecendrungan berpola fluktuatif terjadi sebelum otonomi daerah tahun 1993-2000 dimana pada tahun 1993-1995 sektor primer yang mendominasi dan pada tahun 1996-1997 sektor sekunder yang mendominasi pada tahun 1997-1998 sektor primer yang mendominasi pada tahun 1998-1999 kembali sektor tersier kembali yang mendominasi dan pada tahun 1999-2000 sektor primer yang mendominasi, sedangkan sektor ekonomi yang memiliki kecendrungan berpola konstan terjadi setelah otonomi daerah yaitu dari tahun 2000-2011 dimana sektor primer dominan disusul  tersier dan terakhir sektor sekunder.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi para pengambil kebijakan di Kabupaten Berau untuk dapat mencari solusi yang terbaik dalm pengembangan perekonomian Kabupaten Berau di masa yang kan datang.
Title: Analisis Pergeseran Struktur Ekonomi Kabupaten Berau Sebelum dan Setelah Otonomi Daerah
Description:
Pembangunan ekonomi yang diringi dengan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dapat menyebabkan terjadinya perubahan pola struktur ekonomi di suatu wailayah.
Perubahan pola ini terjadi karena kontribusi dari masing-masing sektor ekonomi mengalami pergesaran.
Penelitian ini dilkakukan untuk menganalisis perubahan pola struktur ekonomi Kabupaten Berau sebelum dan setelah otonomi daerah dengan Provinsi Kalimantan Timur sebagai wilayah acuan serta menganalisis pergeseran yang terjadi antara pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan dan pertumbuhan ekonomi sektoral di tingkat wilayah acuan serta pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah PDRB Kabupaten Berau atas dasar harga konstan (ADHK) dan PDRB Kalimantan Timur atas dasar harga konstan (ADHK) sebelum otonomi daerah dari tahun 1993-2000 dan setelah otonomi daerah dari tahun 2000-2011.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis shift share.
Penulis menggunakan perhitungan sebelum dan setelah otonomi daerah dengan mengelompokkan tiga kelompok sektor yaitu sektor primer, sekunder dan tersier membandingkan dari tahun ketahun yang mana lebih dominan.
Berdasarkan hasil kajian disimpulkan bahwa pola struktur ekonomi dalam penelitian ini yaitu sebelum otonomi daerah tahun  1993-2000 dan setelah otonomi daerah tahun 2000-2011 dapat dibagi menjadi 2 (dua) pola yaitu pola struktur ekonomi yang cendrung konstan dan pola struktur ekonomi yang berfluktuatif.
Sektor ekonomi yang memiliki kecendrungan berpola fluktuatif terjadi sebelum otonomi daerah tahun 1993-2000 dimana pada tahun 1993-1995 sektor primer yang mendominasi dan pada tahun 1996-1997 sektor sekunder yang mendominasi pada tahun 1997-1998 sektor primer yang mendominasi pada tahun 1998-1999 kembali sektor tersier kembali yang mendominasi dan pada tahun 1999-2000 sektor primer yang mendominasi, sedangkan sektor ekonomi yang memiliki kecendrungan berpola konstan terjadi setelah otonomi daerah yaitu dari tahun 2000-2011 dimana sektor primer dominan disusul  tersier dan terakhir sektor sekunder.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi para pengambil kebijakan di Kabupaten Berau untuk dapat mencari solusi yang terbaik dalm pengembangan perekonomian Kabupaten Berau di masa yang kan datang.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Menganalisis pengaruh tenaga kerja subsektor Kehutanan secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor Kehutanan di Kabupaten Berau. ...
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis  Pajak  Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19   Irlan Fery   Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
Analisis Bentuk dan Makna Kata Berafiks yang Berkategori Verbal pada Bahasa Berau
Analisis Bentuk dan Makna Kata Berafiks yang Berkategori Verbal pada Bahasa Berau
Penelitian ini difokuskan pada analisis bentuk dan makna kata berafiks yang berkategori verbal pada bahasa Berau, alasan pengambilan objek bahasa Berau karena bahasa Berau merupaka...
Kedudukan Otonomi Daerah sebagai Pondasi dalam Pembangunan Ekonomi
Kedudukan Otonomi Daerah sebagai Pondasi dalam Pembangunan Ekonomi
Pembangunan ekonomi merupakan upaya peningkatan pendapatan total dan pendapatan per kapita suatu negara dengan memperhatikan pertambahan penduduk, perubahan struktur ekonomi, dan p...
Pemahaman Konsep Hospitality Pada Pelaku Pariwisata di Kabupaten Berau
Pemahaman Konsep Hospitality Pada Pelaku Pariwisata di Kabupaten Berau
Abstract: As a tourist destination, Berau Regency has experienced a significant increase in tourist visits in recent years. Tourism development in Berau Regency still faces several...
Dampak Pemekaran Daerah Kabupaten/ Kota
Dampak Pemekaran Daerah Kabupaten/ Kota
Abstract The availability of regulatory opportunities for the expansion of autonomous regions, or the formation of new autonomous regions, is actually not a new thing in the...

Back to Top