Javascript must be enabled to continue!
Sistem Diagnosis Penyakit pada Kambing Menggunakan Metode Forward Chaining
View through CrossRef
Kambing adalah binatang pemamah biak dan pemakan rumput. Dalam membudidayakan kambing, para pemilik kambing rata-rata mempunyai pengetahuan yang kurang dalam hal penyakit yang menyerang kambing peliharaan mereka.Sistem pakar mulai digunakan untuk membantu seorang pakar atau ahli dalam mendiagnosis penyakit pada kambing berdasarkan gejala yang ada. Tujuan dan manfaat dari Diagnosis penyakit kambing antara lain adalah mempermudah dan mempercepat mengetahui jenis penyakit yang menyerang kambing. Untuk mengetahui diagnosis penyakit kambing, peneliti membuat sistem pakar dengan menerapkan metode forward chaining.Diagnosis penyakit kambing menggunakan metode Forward Chaining.Pada penelitian ini jenis penyakit yang dapat didiagnosis sebanyak 16 penyakit.Pengujian yang digunakan yaitu pengujian akurasi dengan data uji sebanyak 16 penyakit dengan tingkat akurasi sebesar 100%. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan berdasarkan permasalahan yang telah diselesaikan melalui pembuatan sistem pakar ini adalah sistem pakar untuk menentukan penyakit kambing dirancang dengan rule base dan metode forward chaining. Jumlah rule yang digunakan sebanyak 16 rule dengan 43 jenis pertanyaan sesuai dengan jumlah gejala.
Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang
Title: Sistem Diagnosis Penyakit pada Kambing Menggunakan Metode Forward Chaining
Description:
Kambing adalah binatang pemamah biak dan pemakan rumput.
Dalam membudidayakan kambing, para pemilik kambing rata-rata mempunyai pengetahuan yang kurang dalam hal penyakit yang menyerang kambing peliharaan mereka.
Sistem pakar mulai digunakan untuk membantu seorang pakar atau ahli dalam mendiagnosis penyakit pada kambing berdasarkan gejala yang ada.
Tujuan dan manfaat dari Diagnosis penyakit kambing antara lain adalah mempermudah dan mempercepat mengetahui jenis penyakit yang menyerang kambing.
Untuk mengetahui diagnosis penyakit kambing, peneliti membuat sistem pakar dengan menerapkan metode forward chaining.
Diagnosis penyakit kambing menggunakan metode Forward Chaining.
Pada penelitian ini jenis penyakit yang dapat didiagnosis sebanyak 16 penyakit.
Pengujian yang digunakan yaitu pengujian akurasi dengan data uji sebanyak 16 penyakit dengan tingkat akurasi sebesar 100%.
Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan berdasarkan permasalahan yang telah diselesaikan melalui pembuatan sistem pakar ini adalah sistem pakar untuk menentukan penyakit kambing dirancang dengan rule base dan metode forward chaining.
Jumlah rule yang digunakan sebanyak 16 rule dengan 43 jenis pertanyaan sesuai dengan jumlah gejala.
Related Results
IDENTIFIKASI MORTALITAS PRASAPIH ANAK KAMBING DI KECAMATAN KOTO VII
IDENTIFIKASI MORTALITAS PRASAPIH ANAK KAMBING DI KECAMATAN KOTO VII
Kambing merupakan salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang telah dikenal secara luas di Indonesia. Ternak kambing di Indonesia memiliki potensi produktivitas cukup tinggi seba...
Prevalensi Penyakit Mastitis pada Ternak Kambing di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat
Prevalensi Penyakit Mastitis pada Ternak Kambing di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat
Kabupaten Majene menjadi penghasil kambing terbesar di Provinsi Sulawesi Barat. Sistem pemeliharaan kambing yang ada di Kabupaten Majene dilakukan secara tradisional dan semi inten...
Diagnosa Penyakit Bawang Merah Dengan Metode Forward Chaining Dan Backward Chaining
Diagnosa Penyakit Bawang Merah Dengan Metode Forward Chaining Dan Backward Chaining
Penyakit tanaman merupakan musuh utama petani. Banyak petani yang gagal memanen atau berkurang hasil pertaniannya karena tidak mampu dengan tepat menangani penyakit yang menyerang ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Perbedaan Jenis Kelamin dan Kastrasi Pada Kambing Kacang terhadap Perubahan Lingkar dan Lebar Dada yang Dihasilkan
Pengaruh Perbedaan Jenis Kelamin dan Kastrasi Pada Kambing Kacang terhadap Perubahan Lingkar dan Lebar Dada yang Dihasilkan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan lingkar dada dan lebar dada yang dihasilkan Kambing Kacang berdasarkan perbedaan jenis kelamin dan kastrasi. Penelitian berlangs...
Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene
Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene
Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan pengusulan pembetukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan pada tahun 2016 untuk dapat mengo...
Perilaku Voluntary Feed Intake Kambing yang Dilepas di Perkebunan Lada pada Sistem Integrasi Lada-Kambing
Perilaku Voluntary Feed Intake Kambing yang Dilepas di Perkebunan Lada pada Sistem Integrasi Lada-Kambing
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku voluntary feed intake kambing yang dilepas di perkebunan lada. Model perilaku makan kambing dapat digunakan sebagai dasar unt...
Implementasi Sistem Pakar Forward Chaining pada Deteksi Penyakit Tanaman Selada
Implementasi Sistem Pakar Forward Chaining pada Deteksi Penyakit Tanaman Selada
Penelitian ini membahas implementasi Sistem Pakar menggunakan algoritma Forward Chaining untuk mendeteksi penyakit pada tanaman selada. Metode penelitian mengadopsi model Software ...

