Javascript must be enabled to continue!
Diagnosa Penyakit Bawang Merah Dengan Metode Forward Chaining Dan Backward Chaining
View through CrossRef
Penyakit tanaman merupakan musuh utama petani. Banyak petani yang gagal memanen atau berkurang hasil pertaniannya karena tidak mampu dengan tepat menangani penyakit yang menyerang tanamannya. Salah satu tanaman yang rentan terhadap penyakit adalah tanaman bawang merah. Untuk menangani secara tepat penyakit yang menyerang tanaman bawang merah tersebut, diperlukan seorang pakar/ahli pertanian. Sementara jumlah pakar pertanian terbatas dan tidak mampu menangani permasalahan petani yang jumlahnya cukup banyak dan pada waktu yang bersamaan, sehingga diperlukan suatu sistem yang mempunyai kemampuan seperti seorang pakar pertanian, yang mana di dalam sistem ini berisi pengetahuan keahlian seorang pakar pertanian mengenai penyakit, gejala dan penanganannya pada tanaman bawang merah. Dalam penelitian ini dirancang dan dibangun sistem pakar berbasis Web menggunakan basis aturan (rule based reasoning) dengan metode inferensi forward chaining dan backward chaining yang dimaksudkan untuk membantu para petani dalam mendiagnosa penyakit pada tanaman bawang merah, serta cara penanganannya. Pada penelitian ini metode forward chaining dan backward chaining akan dibandingkan sehingga akan didapatkan hasil metode manakah yang lebih sesuai untuk mendiagnosa sebuah penyakit. Dari hasil analisa perbandingan kedua metode tersebut, didapatkan hasil bahwa metode Forward Chaining lebih baik dan lebih efisien untuk mendiagnosa penyakit pada tanaman bawang merah.
Title: Diagnosa Penyakit Bawang Merah Dengan Metode Forward Chaining Dan Backward Chaining
Description:
Penyakit tanaman merupakan musuh utama petani.
Banyak petani yang gagal memanen atau berkurang hasil pertaniannya karena tidak mampu dengan tepat menangani penyakit yang menyerang tanamannya.
Salah satu tanaman yang rentan terhadap penyakit adalah tanaman bawang merah.
Untuk menangani secara tepat penyakit yang menyerang tanaman bawang merah tersebut, diperlukan seorang pakar/ahli pertanian.
Sementara jumlah pakar pertanian terbatas dan tidak mampu menangani permasalahan petani yang jumlahnya cukup banyak dan pada waktu yang bersamaan, sehingga diperlukan suatu sistem yang mempunyai kemampuan seperti seorang pakar pertanian, yang mana di dalam sistem ini berisi pengetahuan keahlian seorang pakar pertanian mengenai penyakit, gejala dan penanganannya pada tanaman bawang merah.
Dalam penelitian ini dirancang dan dibangun sistem pakar berbasis Web menggunakan basis aturan (rule based reasoning) dengan metode inferensi forward chaining dan backward chaining yang dimaksudkan untuk membantu para petani dalam mendiagnosa penyakit pada tanaman bawang merah, serta cara penanganannya.
Pada penelitian ini metode forward chaining dan backward chaining akan dibandingkan sehingga akan didapatkan hasil metode manakah yang lebih sesuai untuk mendiagnosa sebuah penyakit.
Dari hasil analisa perbandingan kedua metode tersebut, didapatkan hasil bahwa metode Forward Chaining lebih baik dan lebih efisien untuk mendiagnosa penyakit pada tanaman bawang merah.
Related Results
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan family dari Lilyceae yang berasal dari Asia Tengah, yaitu sekitar Bangladesh, India, dan Pakistan. Bawang merah merupakan salah satu ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BAWANG MERAH PROVINSI SUMATERA UTARA
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN SENTRA PRODUKSI BAWANG MERAH PROVINSI SUMATERA UTARA
<pre>Bawang merah memiliki peran strategis dalam perekonomian Provinsi Sumatera Utara. Bawang merah merupakan salah satu komoditas utama sebagai penyumbang inflasi. Namun dem...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
Optimalisasi Petani Bawang Merah Melalui Alat Pengolah Bawang Merah 3 in 1
Optimalisasi Petani Bawang Merah Melalui Alat Pengolah Bawang Merah 3 in 1
Desa Tegalrejo merupakan salah satu desa penghasil bawang merah di daerah Tulungagung, dengan adanya kelompok tani maka pertanian di desa tersebut terbilang maju dan modern. Suko T...
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Shallots are vegetable commodities that have long been superior and have been intensively cultivated by many farmers. They belong to the group of non-substituted spices that functi...
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH PORANG MELALUI MOISTURIZING EKSTRAK BAWANG MERAH
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH PORANG MELALUI MOISTURIZING EKSTRAK BAWANG MERAH
Perbanyakan tanaman porang dapat dilakukan dengan cara generatif menggunakan biji. Namun, kendala yang dihadapi perbanyakan secara generatif yaitu adanya masa dormansi pada benih p...
Identifikasi Penyakit Trotol pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) menggunakan Pengolahan Citra Digital dengan Metode Jarak
Identifikasi Penyakit Trotol pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) menggunakan Pengolahan Citra Digital dengan Metode Jarak
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan bahan baku industri pengolahan bawang goreng dan menjadi produk terbaik di Kota Palu. Dalam usaha penanaman, penyakit bawang merah me...

