Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RESEPSI KHALAYAK PADA PERSONAL BRANDING GANJAR PRANOWO DI YOUTUBE GANJAR PRANOWO

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerimaan audien terhadap personal branding Ganjar Pranowo di Youtube Ganjar Pranowo. Peneliti menggunakan teori analisis resepsi yang dicetuskan oleh Stuart Hall tetnag studi khalayak dalam memaknai pesan media dapat dibagi menjadi tiga posisi yaitu dominant hegemonic, negotiated dan oppositional. Peneliti berpedoman pada delapan konsep personal branding yang disampaikan oleh Peter Montoya yaitu Spesialisasi, Kepemimpinan, Kepribadian, Perbedaan, Visibilitas, Kesatuan, Keteguhan dan Niat Baik. Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam yang dilakukan pada sepuluh informan yang berasal dari jawa tengah dengan profesi dan latar belakang yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seluruh informan secara garis besar menerima dengan baik personal branding Ganjar Pranowo sebagai seorang Gubernur Jateng, Sembilan informan secara konsisten menempati posisi dominant hegemonic dan satu informan menempati posisi negotiated, tidak ditemukan sikap penolakan sehingga tidak ada informan yang masuk dalam posisi oppositional.
Title: RESEPSI KHALAYAK PADA PERSONAL BRANDING GANJAR PRANOWO DI YOUTUBE GANJAR PRANOWO
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerimaan audien terhadap personal branding Ganjar Pranowo di Youtube Ganjar Pranowo.
Peneliti menggunakan teori analisis resepsi yang dicetuskan oleh Stuart Hall tetnag studi khalayak dalam memaknai pesan media dapat dibagi menjadi tiga posisi yaitu dominant hegemonic, negotiated dan oppositional.
Peneliti berpedoman pada delapan konsep personal branding yang disampaikan oleh Peter Montoya yaitu Spesialisasi, Kepemimpinan, Kepribadian, Perbedaan, Visibilitas, Kesatuan, Keteguhan dan Niat Baik.
Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam yang dilakukan pada sepuluh informan yang berasal dari jawa tengah dengan profesi dan latar belakang yang berbeda.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seluruh informan secara garis besar menerima dengan baik personal branding Ganjar Pranowo sebagai seorang Gubernur Jateng, Sembilan informan secara konsisten menempati posisi dominant hegemonic dan satu informan menempati posisi negotiated, tidak ditemukan sikap penolakan sehingga tidak ada informan yang masuk dalam posisi oppositional.

Related Results

Ganjar Pranowo's Personal Branding on Social Media in the Ganjar Stalls Program
Ganjar Pranowo's Personal Branding on Social Media in the Ganjar Stalls Program
Social media is widely known by the public only for communicating between individuals, but currently social media is not only used as a means of communi...
Personal Political Branding: Strategi Kampanye Ganjar Pranowo Untuk Pilpres 2024 di Social Media Twitter
Personal Political Branding: Strategi Kampanye Ganjar Pranowo Untuk Pilpres 2024 di Social Media Twitter
In this digital age, social media has become a powerful platform to communicate and influence public opinion. A critical aspect of using social media is its ability to strengthen p...
Analisis Gaya Bahasa Ganjar Pranowo dalam Daftar Putar Ruang Ganjar
Analisis Gaya Bahasa Ganjar Pranowo dalam Daftar Putar Ruang Ganjar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk gaya bahasa yang digunakan oleh Ganjar Pranowo dalam daftar putar Ruang Ganjar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskrip...
ANALISIS RESEPSI PEMILIH PEMULA JAWA TIMUR TERHADAP PERSONAL BRANDING GANJAR PRANOWO DI INSTAGRAM
ANALISIS RESEPSI PEMILIH PEMULA JAWA TIMUR TERHADAP PERSONAL BRANDING GANJAR PRANOWO DI INSTAGRAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi pemilih pemula terhadap personal branding Ganjar Pranowo di Instagram berdasar pada perkembangan politik yang mengarah pada rana...
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Abstract. Personal Branding of a Flores Cantika model who still adheres to Sundanese as a cultural identity and dares to give an appearance that is more than what it is. Flores is ...
Living Qur’an di Media Sosial: Resepsi QS. Al-Mu’minun [23]: 18 dalam Film Animasi Riko The Series Episode “Main-main Sama Air?”
Living Qur’an di Media Sosial: Resepsi QS. Al-Mu’minun [23]: 18 dalam Film Animasi Riko The Series Episode “Main-main Sama Air?”
Artikel ini meneliti tentang resepsi al-Qur’an di media sosial, khususnya dalam satu episode film animasi Riko The Series “Main-main Sama Air?”. Film animasi Riko The Series ini ta...
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas men...
Personal Branding Content Creator Arif Muhammad (Analisis Visual pada Akun Youtube @Arif Muhammad)
Personal Branding Content Creator Arif Muhammad (Analisis Visual pada Akun Youtube @Arif Muhammad)
The emergence of more content creator, is the impact of social media development, especially youtube. Youtube became the most accessible platform on 2019. It requires content creat...

Back to Top