Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

APLIKASI METODE OSMOSIS PADA PEMBUATAN SARI BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN TAMBAHAN PEWARNA BUNGA MEXICAN PETUNIA (Ruellia simplex)

View through CrossRef
Belimbing wuluh dapat dimanfaatkan menjadi sari buah dengan metode ekstraksi osmosis. Namun, warna sari buah belimbing wuluh kurang menarik sehingga perlu ditambahkan pewarna alami yang berasal dari bunga Mexican petunia yang mengandung antosianin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi buah : bunga dan lama osmosis untuk mendapatkan sari buah belimbing wuluh yang baik secara fisik, kimia dan organoleptik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor I yaitu proporsi buah:bunga (25:1); (25:2); (25:3) dan faktor II yaitu lama osmosis (6, 12, dan 18 jam) dengan 3 kali ulangan. Perlakuan terbaik dilakukan menggunakan metode pembobotan (Zeleny). Perlakuan terbaik ada pada sari buah belimbing wuluh dengan proporsi buah : bunga (25:1) dan lama osmosis 12 jam dengan vitamin C 16,35 mg/ml; antioksidan 57,99 ppm; total gula 9,63%; nilai kecerahan (L*) 48,0 dan nilai kemerahan 14,6. Hasil organoleptik untuk perlakuan terbaik adalah kesukaan warna 2,85 (agak suka); kesukaan rasa 3,075 (agak suka); tingkat kesukaan aroma 2,83 (agak suka); dan tingkat kesukaan kenampakan 2,95 (agak suka)
Title: APLIKASI METODE OSMOSIS PADA PEMBUATAN SARI BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN TAMBAHAN PEWARNA BUNGA MEXICAN PETUNIA (Ruellia simplex)
Description:
Belimbing wuluh dapat dimanfaatkan menjadi sari buah dengan metode ekstraksi osmosis.
Namun, warna sari buah belimbing wuluh kurang menarik sehingga perlu ditambahkan pewarna alami yang berasal dari bunga Mexican petunia yang mengandung antosianin.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi buah : bunga dan lama osmosis untuk mendapatkan sari buah belimbing wuluh yang baik secara fisik, kimia dan organoleptik.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial.
Faktor I yaitu proporsi buah:bunga (25:1); (25:2); (25:3) dan faktor II yaitu lama osmosis (6, 12, dan 18 jam) dengan 3 kali ulangan.
Perlakuan terbaik dilakukan menggunakan metode pembobotan (Zeleny).
Perlakuan terbaik ada pada sari buah belimbing wuluh dengan proporsi buah : bunga (25:1) dan lama osmosis 12 jam dengan vitamin C 16,35 mg/ml; antioksidan 57,99 ppm; total gula 9,63%; nilai kecerahan (L*) 48,0 dan nilai kemerahan 14,6.
Hasil organoleptik untuk perlakuan terbaik adalah kesukaan warna 2,85 (agak suka); kesukaan rasa 3,075 (agak suka); tingkat kesukaan aroma 2,83 (agak suka); dan tingkat kesukaan kenampakan 2,95 (agak suka).

Related Results

Pembuatan Obat Cream Jerawat Alami Berbahan Dasar Buah Belimbing Wuluh (Avverhoa bilimbi L.)
Pembuatan Obat Cream Jerawat Alami Berbahan Dasar Buah Belimbing Wuluh (Avverhoa bilimbi L.)
Pembuatan krim jerawat alami berbahan dasar belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) menarik perhatian karena belimbing wuluh mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan sa...
Efektivitas Perendaman Sari Belimbing Wuluh dan Sari Daun Pepaya Konsentrasi Berbeda terhadap Kualitas Fisikokimia Daging Kambing
Efektivitas Perendaman Sari Belimbing Wuluh dan Sari Daun Pepaya Konsentrasi Berbeda terhadap Kualitas Fisikokimia Daging Kambing
Daging kambing memiliki protein yang tinggi dan cukup untuk dikonsumsi, namun rentan pembusukan dan bau prengus. Alternatif yang digunakan untuk meningkatkan kualitas fisik dan kim...
Uji Organoleptik Minuman Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi.L)
Uji Organoleptik Minuman Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi.L)
 Abstrak. Belimbing wuluh merupakan tanaman yang sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan. Minuman sari buah adalah minuman yang dihasilkan dari pemerasan atau penghancuran buah seg...
Potensi Aktivitas Sitotoksik Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Pada Sel Kanker
Potensi Aktivitas Sitotoksik Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Pada Sel Kanker
Kemoterapi merupakan pengobatan yang efektif digunakan untuk terapi berbagai jenis sel kanker namun memiliki banyak efek samping. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan al...
PEMANFAATAN FLORA LOKAL BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) SEBAGAI KURMA UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN TUBUH
PEMANFAATAN FLORA LOKAL BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) SEBAGAI KURMA UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN TUBUH
Salah satu cara meningkatkan derajat kesehatan mandiri dengan memanfaatkan bahan alami seperti belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang kaya akan kandungan kimiawi. Inovasi yang ...

Back to Top