Javascript must be enabled to continue!
Sistem Ekonomi Islam Kepemilikan (Al-Malikiyah)
View through CrossRef
Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab meningkatnya ketimpangan distribusi kekayaan dan maraknya praktik ekonomi yang tidak etis, yang menuntut pemahaman lebih dalam mengenai konsep kepemilikan dalam sistem ekonomi Islam. Konsep kepemilikan dalam Islam merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tatanan ekonomi yang adil dan berkeadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna, batasan, serta implementasi kepemilikan pribadi (al-malikiyah) dalam perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis isi. Penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an seperti QS Al-Baqarah: 188, QS Al-Hasyr: 7, dan QS Al-Isra: 26 dikaji secara mendalam, serta dikuatkan dengan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas etika kepemilikan, larangan riba, tanggung jawab sosial, dan distribusi harta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam mengakui kepemilikan pribadi namun bersifat terbatas dan tidak absolut. Pemilik harta dituntut untuk mengelola kekayaannya secara etis, tidak zalim, serta memperhatikan fungsi sosial harta. Prinsip distribusi kekayaan yang adil, perlindungan bagi kelompok rentan, dan larangan praktik ekonomi yang merugikan menjadi nilai utama dalam sistem kepemilikan Islam. Temuan ini memperkuat urgensi penerapan prinsip al-malikiyah dalam pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan.
Pustaka Digital Indonesia
Title: Sistem Ekonomi Islam Kepemilikan (Al-Malikiyah)
Description:
Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab meningkatnya ketimpangan distribusi kekayaan dan maraknya praktik ekonomi yang tidak etis, yang menuntut pemahaman lebih dalam mengenai konsep kepemilikan dalam sistem ekonomi Islam.
Konsep kepemilikan dalam Islam merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tatanan ekonomi yang adil dan berkeadilan sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna, batasan, serta implementasi kepemilikan pribadi (al-malikiyah) dalam perspektif ekonomi Islam.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis isi.
Penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an seperti QS Al-Baqarah: 188, QS Al-Hasyr: 7, dan QS Al-Isra: 26 dikaji secara mendalam, serta dikuatkan dengan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas etika kepemilikan, larangan riba, tanggung jawab sosial, dan distribusi harta.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam mengakui kepemilikan pribadi namun bersifat terbatas dan tidak absolut.
Pemilik harta dituntut untuk mengelola kekayaannya secara etis, tidak zalim, serta memperhatikan fungsi sosial harta.
Prinsip distribusi kekayaan yang adil, perlindungan bagi kelompok rentan, dan larangan praktik ekonomi yang merugikan menjadi nilai utama dalam sistem kepemilikan Islam.
Temuan ini memperkuat urgensi penerapan prinsip al-malikiyah dalam pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan.
Related Results
Pengaruh Struktur Kepemilikan Pada Profitabilitas Perusahaan Asuransi di Indonesia
Pengaruh Struktur Kepemilikan Pada Profitabilitas Perusahaan Asuransi di Indonesia
Abstract
This study aims to determine the effect of ownership structure on the profitability of insurance companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Ownership st...
Studi Komparatif Komprehensif Sistem Ekonomi Islam, Kapitalis dan Sosialis
Studi Komparatif Komprehensif Sistem Ekonomi Islam, Kapitalis dan Sosialis
Di tengah trend ekonomi Islam yang terus menggeliat, diperlukan adanya sebuah kajian mendalam mengenai sistem ini. Benarkah ia hanya sebuah kaidah norma agama? Atau hanya mengikut...
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, KEBIJAKAN HUTANG DAN PERTUMBUHAN ASET TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, KEBIJAKAN HUTANG DAN PERTUMBUHAN ASET TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan bukti praktis tentang dampak kebijakan dividen yang disebabkan oleh ekspansi aset, kebijakan utang, kepemilikan institusional, ke...
KRITIK ISLAM TERHADAP SISTEM EKONOMI KONTEMPORER
KRITIK ISLAM TERHADAP SISTEM EKONOMI KONTEMPORER
Masalah ekonomi adalah masalah yang tidah bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa tidak pernah puas dengan apa yang telah dimilikinya, sed...
KONSEP KEPEMILIKAN DALAM ISLAM Studi atas Pemikiran Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani
KONSEP KEPEMILIKAN DALAM ISLAM Studi atas Pemikiran Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani
Dalam perekonomian kapitalis, kepemilikan dibagi dalam dua bentuk yaitu kepemilikan swasta (private property) dan kepemilikan umum (public property). Namun kepemilikan tersebut tid...
PEMIKIRAN EKONOMI TAQIYUDDIN AN NABHANI
PEMIKIRAN EKONOMI TAQIYUDDIN AN NABHANI
Taqiyuddin an-Nabhani adalah seorang ulama, politikus dan tokoh berpengaruh yang berasal dari Palestina. Aktivitas politik merupakan aspek yang menonjol dalam kehidupannya. Hal ini...
Menggerak Potensi dan Memperkasa Ekonomi Ummah: Strategi ke Arah Pembangunan Ummah yang Gemilang
Menggerak Potensi dan Memperkasa Ekonomi Ummah: Strategi ke Arah Pembangunan Ummah yang Gemilang
<p><strong><em>ABSTRAKSI</em></strong><em>:</em><em> Tidak dinafikan bahawa umat Islam mempunyai banyak potensi ke arah memperkasa e...
Ekonomi syariah-03112220013-fika musfika
Ekonomi syariah-03112220013-fika musfika
PANDANGAN DASAR EKONOMI ISLAM Pandangan Dasar Ekonomi Islam menyatakan bahwa ekonomi Islam memandang bahwa kelangkaan (kelangkaan) bukanlah masalah yang asasi dari ekonomi manusia....

