Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MAKNA REALISME MAGIS DALAM NOVEL JOURS DE COLÈRE DAN ’ENFANT MÉDUSE KARYA SYLVIE GERMAIN

View through CrossRef
AbstrakDalam sastra, realisme magis dianggap sebagai alat yang ampuh untuk menunjukkan perlawanan terhadap kolonialisme dan neokolonialisme, terutama di negara berkembang yang sebagian besar masyarakatnya digambarkan masih menderita akibat efek destruktif kolonialisme. Penelitian bertujuan mendeskripsikan makna realisme magis dalam novel Jours de Colère dan l’Enfant Méduse karya Sylvie Germain. Berbeda dengan definisi genre fantastique (Todorov, 1970), realisme magis hadir sebagai bagian wajar dan tak terpisahkan dari cerita yang realis (Chanady, 1985). Realisme magis yang ada dalam kedua novel ini ada pada mitos, legenda, dan dongeng yang tergambar dalam narasi, deskripsi, maupun tokoh-tokohnya. Sejalan dengan Eugene Arva (1995) yang mengungkapkan bahwa realisme magis adalah jalan untuk mengungkapkan trauma yang tidak bisa diungkapkan, tokoh-tokoh dalam kedua novel memiliki pengalaman traumatis baik yang disaksikan maupun yang dialami sendiri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analitis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hal-hal magis yang melekat pada tokoh-tokoh di kedua novel dapat diargumentasikan bermakna sebagai strategi untuk mengungkapkan berbagai kejadian ekstrem yang ada dalam novel seperti kekerasan seksual dan pembunuhan. Penggunaan realisme magis ini tidak berfungsi untuk membuat pembaca memahami, namun untuk merasakan peristiwa yang terjadi.Kata Kunci: realisme magis, le mal, fantasi, traumaAbstractThis paper is intended to reveal the meaning of magical realism in the novels of Sylvie Germain's Jours de Colère l’Enfant Méduse. In contrast to the definition of the genre fantastique (Todorov, 1970), magical realism is present as a reasonable and inseparable part of a realist story (Chanady, 1985). The magical realism that exists in these two novels lies in myths, legends, and fairy tale that are depicted in the narration, description, and characters. Eugene Arva (1995) revealed that magical realism is a way to express unexplained trauma, the characters in both novels have traumatic experiences both witnessed and experienced by themselves. By using a qualitative approach and analytical descriptive method, the results of this study indicate that the magical things inherent in the characters in both novels can be argued as a strategy to express extreme events experienced such as sexual violence and murder. The use of magic realism is not working to make the reader understand, but to feel the events that occurred.Keywords: Magical realism, evil, fantasy, trauma
Title: MAKNA REALISME MAGIS DALAM NOVEL JOURS DE COLÈRE DAN ’ENFANT MÉDUSE KARYA SYLVIE GERMAIN
Description:
AbstrakDalam sastra, realisme magis dianggap sebagai alat yang ampuh untuk menunjukkan perlawanan terhadap kolonialisme dan neokolonialisme, terutama di negara berkembang yang sebagian besar masyarakatnya digambarkan masih menderita akibat efek destruktif kolonialisme.
Penelitian bertujuan mendeskripsikan makna realisme magis dalam novel Jours de Colère dan l’Enfant Méduse karya Sylvie Germain.
Berbeda dengan definisi genre fantastique (Todorov, 1970), realisme magis hadir sebagai bagian wajar dan tak terpisahkan dari cerita yang realis (Chanady, 1985).
Realisme magis yang ada dalam kedua novel ini ada pada mitos, legenda, dan dongeng yang tergambar dalam narasi, deskripsi, maupun tokoh-tokohnya.
Sejalan dengan Eugene Arva (1995) yang mengungkapkan bahwa realisme magis adalah jalan untuk mengungkapkan trauma yang tidak bisa diungkapkan, tokoh-tokoh dalam kedua novel memiliki pengalaman traumatis baik yang disaksikan maupun yang dialami sendiri.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analitis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hal-hal magis yang melekat pada tokoh-tokoh di kedua novel dapat diargumentasikan bermakna sebagai strategi untuk mengungkapkan berbagai kejadian ekstrem yang ada dalam novel seperti kekerasan seksual dan pembunuhan.
Penggunaan realisme magis ini tidak berfungsi untuk membuat pembaca memahami, namun untuk merasakan peristiwa yang terjadi.
Kata Kunci: realisme magis, le mal, fantasi, traumaAbstractThis paper is intended to reveal the meaning of magical realism in the novels of Sylvie Germain's Jours de Colère l’Enfant Méduse.
In contrast to the definition of the genre fantastique (Todorov, 1970), magical realism is present as a reasonable and inseparable part of a realist story (Chanady, 1985).
The magical realism that exists in these two novels lies in myths, legends, and fairy tale that are depicted in the narration, description, and characters.
Eugene Arva (1995) revealed that magical realism is a way to express unexplained trauma, the characters in both novels have traumatic experiences both witnessed and experienced by themselves.
By using a qualitative approach and analytical descriptive method, the results of this study indicate that the magical things inherent in the characters in both novels can be argued as a strategy to express extreme events experienced such as sexual violence and murder.
The use of magic realism is not working to make the reader understand, but to feel the events that occurred.
Keywords: Magical realism, evil, fantasy, trauma.

Related Results

ASPEK REALISME MAGIS DALAM NOVEL CEBISAN MANTERA TERAKHIR
ASPEK REALISME MAGIS DALAM NOVEL CEBISAN MANTERA TERAKHIR
Abstract Magical realism, which combines reality and fantasy, has become a trend in the world of literature, sparking a new way of thinking while producing a literary work. Studies...
Realisme Magis dalam Crita Cekak Berjudul Kerisku Kasangsaranmu Karya Suparto Brata
Realisme Magis dalam Crita Cekak Berjudul Kerisku Kasangsaranmu Karya Suparto Brata
Literary works are considered the result of human reflection on the realist world. However, some literary works contain not only realist but also topics of magic, such as in the sh...
Kepercayaan Jawa dalam Bingkai Realisme Magis pada Novel Gong Nyai Gandrung karya Sekar Ayu Asmara
Kepercayaan Jawa dalam Bingkai Realisme Magis pada Novel Gong Nyai Gandrung karya Sekar Ayu Asmara
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik realisme magis dan kepercayaan Jawa dalam novel Gong Nyai Gandrung karya Sekar Ayu Asmara. Beragam ekspresi budaya di Indones...
Unsur Elemen tak Tereduksi (Irreducible Element) Realisme Magis Dalam Novel Bumi Karya Tere Liye
Unsur Elemen tak Tereduksi (Irreducible Element) Realisme Magis Dalam Novel Bumi Karya Tere Liye
Abstract: Magical realism is a theory by Wendy B. Faris that tells about a narrative that combines the elements of fantasy and reality. The term magical realism was created in 1925...
Karakteristik Realisme Magis Pada Novel dalam Kurung Karya Haditha
Karakteristik Realisme Magis Pada Novel dalam Kurung Karya Haditha
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik realisme magis pada novel Dalam Kurung karya Haditha serta menguraikan narasi realisme magis yang berkaitan dengan kont...
Elemen Realisme Magis dalam Skrip Monodrama Kuay Anwar Ridhwan
Elemen Realisme Magis dalam Skrip Monodrama Kuay Anwar Ridhwan
Monodrama Kuay merupakan sebuah karya yang digarap oleh Anwar Ridhwan yang terkandung dalam kumpulan drama Rumah Septuagenarian (2021). Karya ini diadaptasi daripada bahagian “Prol...
ELEMEN REALISME MAGIS YANG TIDAK DAPAT DIJELASKAN (THE IRREDUCIBLE ELEMENT) DALAM KUMPULAN CERPEN LARON (2010) OLEH JASNI MATLANI
ELEMEN REALISME MAGIS YANG TIDAK DAPAT DIJELASKAN (THE IRREDUCIBLE ELEMENT) DALAM KUMPULAN CERPEN LARON (2010) OLEH JASNI MATLANI
ABSTRAK Kajian ini bertujuan menganalisis ciri-ciri realisme magis yang terdapat dalam kumpulan cerpen Laron karya Jasni Matlani (2010) yang menghimpunkan 30 buah cerpen Jasn...
ELEMEN- ELEMEN REALISME MAGIS PADA NOVEL FUNICULI FUNICULA KARYA TOSHIKAZU KAWAGUCHI
ELEMEN- ELEMEN REALISME MAGIS PADA NOVEL FUNICULI FUNICULA KARYA TOSHIKAZU KAWAGUCHI
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan elemen-elemen realisme magis dalam novel Funiculi Funicula karya Toshikazu Kawaguchi. Penelitian ini menggunakan pendekatan k...

Back to Top