Javascript must be enabled to continue!
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI MEDITASI METODE KITAB SUCI METODE IGNATIUS LOYOLA DAN METODE TERESIA AVILA BAGI CALON GURU AGAMA KATOLIK
View through CrossRef
Peran guru dalam pendidikan karakter sangat penting. Melalui pendidikan karakter, guru diharapkan menjadi pribadi yang membuka alam dan pikir serta jiwa, mampu mencerahkan, memupuk nilai-nilai keteladanan, nilai-nilai perilaku, nilai-nilai kasih sayang, nilai-nilai moralitas, serta nilai-nilai kebhinekaan. Mengingat guru menjadi kunci sukses pendidikan karakter, maka perlu dipikirkan bagaimana menyiapkan atau mendidik calon guru yang berkarakter unggul. Melalui Program Penguatan Pendidikan Karakter, terdapat 5 nilai karakter yang bersumber dari Pancasila yang dapat dikembangkan dalam pendidikan calon guru agama katolik, yaitu nilai karakter religius, nasionalisme, integritas, mandiri dan gotong-royong. Pendidikan karakter bagi calon guru, khususnya guru agama katolik tidak cukup hanya melalui pembiasaan. Perlu upaya internalisasi juga, salah satunya melalui kegiatan meditasi. Terdapat tiga metode meditasi yang sering digunakan dalam pembinaan calon guru agama katolik, yaitu metode kitab suci, metode Ignatius Loyola dan metode Teresia Avila. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan responden adalah mahasiswa calon guru agama katolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang paling banyak digunakan dalam kegiatan meditasi adalah metode kitab suci. Penelitian juga menunjukkan bahwa kegiatan meditasi dapat mengembangkan karakter religius, nasionalisme, integritas, mandiri dan gotong-royong bagi calon guru agama katolik.
Title: PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI MEDITASI METODE KITAB SUCI METODE IGNATIUS LOYOLA DAN METODE TERESIA AVILA BAGI CALON GURU AGAMA KATOLIK
Description:
Peran guru dalam pendidikan karakter sangat penting.
Melalui pendidikan karakter, guru diharapkan menjadi pribadi yang membuka alam dan pikir serta jiwa, mampu mencerahkan, memupuk nilai-nilai keteladanan, nilai-nilai perilaku, nilai-nilai kasih sayang, nilai-nilai moralitas, serta nilai-nilai kebhinekaan.
Mengingat guru menjadi kunci sukses pendidikan karakter, maka perlu dipikirkan bagaimana menyiapkan atau mendidik calon guru yang berkarakter unggul.
Melalui Program Penguatan Pendidikan Karakter, terdapat 5 nilai karakter yang bersumber dari Pancasila yang dapat dikembangkan dalam pendidikan calon guru agama katolik, yaitu nilai karakter religius, nasionalisme, integritas, mandiri dan gotong-royong.
Pendidikan karakter bagi calon guru, khususnya guru agama katolik tidak cukup hanya melalui pembiasaan.
Perlu upaya internalisasi juga, salah satunya melalui kegiatan meditasi.
Terdapat tiga metode meditasi yang sering digunakan dalam pembinaan calon guru agama katolik, yaitu metode kitab suci, metode Ignatius Loyola dan metode Teresia Avila.
Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan responden adalah mahasiswa calon guru agama katolik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang paling banyak digunakan dalam kegiatan meditasi adalah metode kitab suci.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kegiatan meditasi dapat mengembangkan karakter religius, nasionalisme, integritas, mandiri dan gotong-royong bagi calon guru agama katolik.
Related Results
Harmonisasi Keragaman dalam Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut
Harmonisasi Keragaman dalam Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keharmonisan dalam keragaman komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut. Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut memiliki an...
Harmonisasi Keragaman dalam Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut
Harmonisasi Keragaman dalam Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keharmonisan dalam keragaman komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut. Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut memiliki an...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
Penetapan Kanon Kitab Suci Perjanjian Lama dalam Gereja Katolik merupakan sebuah proses panjang dan kompleks yang bertujuan untuk menentukan kitab-kitab mana yang secara sah diakui...
MEDITASI UNTUK MENGATASI KECEMASAN PADA IBU HAMIL
MEDITASI UNTUK MENGATASI KECEMASAN PADA IBU HAMIL
Seorang ibu pada masa kehamilan akan mengalami perubahan-perubahan baik fisik maupun psikologi seperti kecemasan. Upaya tradisional komplementer yang dilakukan dalam mengatasi kece...
Meditasi Untuk Mengatasi Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Meditasi Untuk Mengatasi Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Stres adalah suatu kondisi yang dirasakan mahaiswa tingkat akhir dalam proses pengerjaan skripsi yang menjadi salah satu syarat kelulusan yang wajib ditempuh untuk mendapatkan gela...
Teori dan Praktik Vipassanā Bhāvanā
Teori dan Praktik Vipassanā Bhāvanā
Meditasi Vipassāna Bhāvāna merupakan praktik meditasi yang sangat penting dalam ajaran Buddha, namun seringkali disalahpahami. Artikel ini bertujuan untuk mengklarifikasi konsep da...
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
AbstractAnalysis of Poetry Themed Guru Sekumpul by Guru Abdul Hakim and Guru Akhmad Syairazi: Heuristics and Hermeneutics. This research aims to describe the results of heuristic a...

